icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Filter

Tipe Artikel

Kemenangan Perdana David Nascimento, Garuda Muda Kalahkan Malaysia 3-0 di Garuda Championship Series

LensaDaily - Kemenangan telak diraih Timnas Indonesia U-17 atas Malaysia U-17 pada laga kedua Garuda Championship Series dengan kemenangan meyakinkan 3-0  di Stadion Manahan, Solo, Selasa 7 Juli 2026 malam. Tiga gol Garuda Muda di laga tersebut dicetak oleh Haikal Kamil, Dhamar Try Kusuma, dan I Dewa Gede Majesta.Hasil ini menjadi respons positif setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada pertemuan sebelumnya, Sabtu 4 Juli 2026. Pada pertandingan kali ini, kedua pelatih juga melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain sejak menit pertama.Sejak awal pertandingan, Indonesia langsung tampil agresif. Keunggulan berhasil dibuka pada menit ke-11 melalui Haikal yang memaksimalkan umpan tarik dari Chico Jericho untuk menaklukkan penjaga gawang Malaysia.Garuda Muda terus menekan setelah gol pertama. Sejumlah peluang sempat tercipta sebelum akhirnya Dhamar menggandakan keunggulan pada menit ke-21. Berawal dari umpan panjang ke lini depan, Dhamar berhasil lolos dari kawalan pemain bertahan lawan dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 2-0.Menjelang turun minum, Indonesia kembali menambah keunggulan. Tembakan Chico yang membentur tiang dimanfaatkan dengan baik oleh Majesta yang menyambar bola rebound menjadi gol pada menit ke-43. Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Memasuki babak kedua, Malaysia berupaya bangkit dengan meningkatkan intensitas tekanan. Meski demikian, lini pertahanan Indonesia mampu tampil disiplin dalam meredam setiap serangan lawan. Di sisi lain, kiper Malaysia, juga beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang tambahan dari Garuda Muda.Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia tetap mempertahankan keunggulan 3-0 sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan perdana bagi pelatih Timnas Indonesia U-17 David Nascimento dan jajaran stafnya.***

08 Juli 2026

ASEAN Championship 2026: Tergabung di Grup A, 50 Pemain Disiapkan

LensaDaily - Sebanyak 50 pemain disiapkan untuk ASEAN Championship Hyundai Cup 2026. Daftar wider squad ini menjadi gambaran para pemain yang masih akan menjalani sejumlah fase seleksi dan evaluasi selama pemusatan latihan.Komposisi skuad kali ini memadukan para pemain berpengalaman dengan talenta muda potensial. Kehadiran nama-nama senior diharapkan dapat memberikan pengalaman dan kepemimpinan, sementara para pemain muda berkesempatan menunjukkan kualitasnya untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad akhir ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang dan diikuti oleh 11 negara Asia Tenggara.Grup AIndonesiaVietnamSingapuraKambojaTimor LesteJadwal Timnas Indonesia27 Juli 𝓿𝓼 Kamboja31 Juli 𝓿𝓼 Timor-Leste3 Agustus 𝓿𝓼 Vietnam7 Agustus 𝓿𝓼 SingapuraSetelah rangkaian Training Camp di Bali berakhir, tim pelatih akan mengerucutkan daftar ini menjadi skuad final yang akan diumumkan melalui Garuda Calling.Berikut daftar 50 pemain wider squad Timnas Indonesia:Cahya SupriadiNadeo ArgawinataMuhamad RiyandiTeja Paku AlamJustin HubnerBrian FatariDony Tri PamungkasMathew BakerMuhammad FerarriRizky RidhoSaddil RamdaniSandy WalshShayne PattynamaWahyu PrasetyoYakob SayuriYance SayuriDion MarkxFajar FathurrahmanHokky CarakaKakang RudiantoKomang TeguhTim GeypensPratama ArhanJordi AmatMarc KlokRayhan HannanThom HayeMarselino FerdinanAdam AlisArkhan FikriEgy Maulana VikriIvar JennerRicky KambuayaToni FirmansyahVictor DethanWitan SulaemanKadek AgungEliano ReijndersJens RavenMauro ZijlstraMitchell BakerEka Pratama RizkyArkhan KakaEksel RuntukahuRafael StruickRahmat ArjunaRamadhan SanantaTaufik RustamRagnar OratmangoenBeckham Putra

07 Juli 2026

Debut David Nascimento, Timnas U-17 Tahan Imbang Malaysia

LensaDaily - Timnas Indonesia U-17 mengakhiri laga uji tanding kontra Malaysia dengan skor 1-1 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu 4 Juli 2026 malam. Pertandingan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Garuda Muda untuk membangun kekompakan tim dan mengasah performa di bawah arahan kepala pelatih anyar, David Nascimento.Sejak menit awal, Indonesia tampil menekan dan berupaya mengendalikan permainan. Peluang pertama pun lahir pada menit ke-28 saat Dolvi Solossa melakukan penetrasi dari sisi kiri sebelum mengirim umpan ke depan gawang. Namun, bola belum mampu disambut rekan setimnya.Tiga menit berselang, Garuda Muda nyaris memecah kebuntuan. Chico Jericho berhasil melewati satu pemain bertahan Malaysia sebelum melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Sayangnya, bola masih membentur tiang gawang.Indonesia kembali memperoleh kesempatan emas pada menit ke-35 melalui Dzaky Muhammad. Berada dalam posisi yang cukup terbuka, sepakan Dzaky masih belum mampu menaklukkan kiper Malaysia. Menjelang turun minum, Dolvi kembali mencoba peruntungannya lewat tendangan dari luar kotak penalti yang masih dapat diblok lini pertahanan lawan.Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil agresif. Ichiro Akbar mengancam melalui sepakan dari luar kotak penalti pada menit ke-62, disusul sundulan Dhamar Try Kusuma dua menit kemudian yang masih berhasil diamankan kiper Malaysia.Upaya Garuda Muda akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Tembakan Chico yang ditepis kiper menghasilkan bola muntah yang langsung disambar Dhamar Try Kusuma untuk membawa Indonesia unggul 1-0.Malaysia kemudian meningkatkan intensitas serangan pada menit-menit akhir. Pada pengujung masa tambahan waktu, tim tamu berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok untuk mencetak gol penyeimbang sehingga laga ditutup dengan skor 1-1.Garuda Muda masih akan kembali menghadapi Malaysia pada laga uji tanding kedua dalam rangkaian Garuda Championship Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026 di Stadion Manahan, Solo pukul 20.00 WIB malam. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi tim untuk menunjukkan perkembangan permainan dan meningkatkan kesiapan.***

05 Juli 2026

Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery Disetujui DPR

LensaDaily - Rekomendasi kewarganegaraan bagi dua calon pemain naturalisasi, yakni Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery disetujui secara resmi oleh Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, di Gedung DPR RI.Mengutip pssi.go.id Rabu 17 Juni 2026, Rapat Kerja tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut didampingi oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.Menanggapi persetujuan tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran anggota DPR RI. Ia menegaskan, pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama demi memajukan sepak bola Tanah Air."Kami dari PSSI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, masukan, serta kepercayaan yang senantiasa diberikan oleh pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI. Ini wujud nyata sinergi yang luar biasa antara pemerintah, wakil rakyat, dan federasi dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional. Kami sangat menghargai setiap catatan dari dewan dan akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang," ujar Erick Thohir.Dalam kesimpulannya, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menekankan pentingnya proses yang selektif dan berkelanjutan dalam kebijakan naturalisasi olahragawan."Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Sdr. Mitchell Lee Baker dan Sdr. Luke Anthony Vickery. Naturalisasi terhadap olahragawan harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis, komitmen olahragawan naturalisasi, kriteria yang jelas dan transparan, pembibitan dan pembinaan jangka panjang, dukungan bagi regenerasi pemain, dan evaluasi yang berkelanjutan," kata Lalu Hadrian Irfani.Erick menilai kedua pemain tersebut diperlukan untuk memperkuat kedalaman skuad timnas. "Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional. Mereka berkeinginan menjadi warga negara Indonesia (WNI) karena ingin berkontribusi dalam memperkuat timnas Indonesia," tambahnya.Sebelumnya, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery telah mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Jakarta pada 26–30 Mei sebagai bagian dari proyeksi skuad Piala AFF 2026, serta turut serta pada periode 1–9 Juni dalam momen FIFA Matchday Juni 2026. Kehadiran kedua pemain muda berbakat ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Garuda.Kedua pemain ini diproyeksikan untuk menjalani debut resmi bersama Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada periode 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.Sebagai informasi, Luke Anthony Vickery merupakan pemain kelahiran Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005, dan saat ini memperkuat klub Macarthur FC yang berlaga di kasta tertinggi Liga Australia. Sementara itu, Mitchell Lee Baker adalah pemain kelahiran 11 Desember 2006 yang kini bermain dan menimba ilmu di Georgetown University, Amerika Serikat.

17 Juni 2026

Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Raih Perunggu Usai Menang Tipis 1-0 dari Kamboja

LensaDaily - Timnas Indonesia U-19 menangi laga perebutan posisi ketiga Piala AFF U-19, usai taklukkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Sabtu 13 Juni 2026. Gol tunggal dicetak Muhammad Al Gazani.Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dan Garuda Muda mendominasi jalannya laga. Anak asuh Nova Arianto langsung mengambil inisiatif serangan. Berbagai peluang berhasil diciptakan melalui kedua sisi lapangan, namun rapatnya pertahanan Kamboja membuat sejumlah upaya Garuda Muda belum membuahkan hasil.Beberapa tembakan dari luar kotak penalti juga belum mampu mengubah kedudukan. Kiper Kamboja tampil cukup sigap mengamankan peluang yang tercipta sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan tekanan dan bermain lebih agresif. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.Berawal dari eksekusi sepak pojok yang dilepaskan Isfandyar, Muhammad Al Gazani berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan keras yang tidak mampu dijangkau kiper Kamboja. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Indonesia dan membuat Stadion Utama Sumut bergemuruh.Tertinggal satu gol, Kamboja berupaya membalas melalui serangan balik cepat. Sejumlah peluang sempat tercipta pada menit-menit akhir pertandingan, namun kiper Indonesia Dafa Al Gasemi tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan penting.Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan. Hasil tersebut memastikan Indonesia meraih posisi ketiga sekaligus membawa pulang medali perunggu Piala AFF U-19 2026.Gubernur Sumut Bobby Nasution yang hadir langsung menyaksikan pertandingan menyampaikan apresiasi atas perjuangan para pemain Indonesia. Ia juga menyatakan kebanggaannya karena Sumut mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola tingkat ASEAN tersebut.β€œSelamat kepada Timnas Indonesia U-19 atas hasil yang membanggakan ini. Semangat juang yang ditunjukkan para pemain hari ini patut diacungi jempol. Sebagai tuan rumah, kami juga merasa bangga dapat menyelenggarakan ajang ini dengan baik dan lancar hingga babak penentuan. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk perkembangan sepak bola tanah air ke depannya,” ujar Bobby Nasution.

14 Juni 2026