LensaDaily - Layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dalam format digital untuk mempermudah masyarakat diluncurkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam aplikasi 'Digital Korlantas Polri'. Proses mendapatkan SIM digital juga terbilang sederhana dan dapat dilakukan dengan cepat.Hadirnya SIM digital menjadi solusi bagi pengendara yang sering khawatir ketika lupa membawa SIM fisik saat berkendara. Dengan memanfaatkan teknologi smartphone, informasi terkait legalitas berkendara kini dapat diakses langsung melalui perangkat seluler.Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo mengatakan, masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi Digital Korlantas. Aplikasi tersedia di App Store untuk pengguna iPhone dan Play Store bagi pengguna Android.Setelah aplikasi terpasang, pengguna cukup melakukan proses registrasi yang relatif singkat. Tahap awal mencakup verifikasi identitas untuk memastikan keamanan akun sebelum data SIM disinkronkan ke dalam sistem.“Jika sudah install, selanjutnya pilih SIM. Lalu, masukkan nomor SIM. Kemudian, tinggal tunggu verifikasi,” ujar Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo.Verifikasi dilakukan secara otomatis melalui basis data terintegrasi milik Korlantas Polri. Jika data yang dimasukkan sesuai dengan identitas pemilik, maka SIM digital akan langsung aktif dan tersimpan di akun aplikasi pengguna.Menurut Brigjen Pol Wibowo, aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna menyimpan lebih dari satu jenis SIM. Dengan demikian, pemilik beberapa kategori SIM dapat mengintegrasikan seluruh dokumen mereka ke dalam satu aplikasi.Fitur ini memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat yang memiliki lebih dari satu izin mengemudi, seperti SIM A untuk kendaraan roda empat dan SIM C untuk sepeda motor.Selain memudahkan akses, penggunaan SIM digital diharapkan dapat mengurangi kendala yang sering dialami pengendara, seperti kehilangan atau lupa membawa SIM fisik. Kehadiran layanan ini sekaligus menunjukkan adaptasi Polri terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kepraktisan dan efisiensi.“Jika ada petugas kepolisian yang ingin memeriksa SIM, tinggal tunjukkan saja SIM digital di aplikasi Digital Korlantas,” pungkasnya.Karena telah memiliki dasar hukum yang sah, masyarakat tidak perlu khawatir saat menunjukkan SIM digital ketika dilakukan pemeriksaan di jalan. Cukup membuka aplikasi Digital Korlantas, petugas dapat langsung memeriksa dan memvalidasi keaslian dokumen elektronik tersebut dengan mudah.
15 Juni 2026Tag: aplikasi
LensaDaily - Inovasi digital dilakukan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing melalui Yamaha Motor On (Y-ON) yang kini menjadi “Digital Hub” terbaru Yamaha untuk mengintegrasikan berbagai layanan digital dalam satu aplikasi. Melalui aplikasi ini, pengendara skutik Yamaha dapat mengakses berbagai informasi penting mengenai kendaraan secara lebih praktis hanya melalui smartphone.Bukan menjadi sekedar aplikasi biasa, Y-ON memberikan pengalaman berkendara menjadi semakin praktis dan modern seperti dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan mulai dari reminder servis berkala, notifikasi penggantian oli, monitoring konsumsi bahan bakar, lokasi parkir terakhir, hingga fitur terbaru Share Riding Log yang mampu merekam seluruh aktivitas perjalanan harian secara lengkap.Mulai dari rute serta jarak tempuh selama 1 hari penuh dan dapat langsung dibagikan ke media sosial melalui smartphone dengan mudah dan format yang tersedia. Kehadiran fitur tersebut membuat setiap perjalanan terasa lebih memorable karena seluruh aktivitas berkendara dapat tersimpan secara digital.Hal tersebut dibuktikan langsung oleh Zainal Abidin, salah satu pengendara NMAX “TURBO” yang sudah menggunakan aplikasi Y-ON dan kali ini dibuktikan lewat aktivitas MAXi Tour Boemi Nusantara Etape 3, Jakarta – Lampung (8-11/5). Menurutnya, fitur Share Riding Log menjadi salah satu fitur favorit yang tersedia di aplikasi Y-ON.“Aplikasi Y-ON ini benar-benar worth it untuk pemilik motor Yamaha karena semua informasi penting tentang motor ada di sini, seperti reminder servis dan jadwal penggantian oli itu penting serta fitur terbaru Share Riding Log juga jadi favorit saya karena seluruh perjalanan langsung otomatis terekam lengkap mulai dari rute sampai jarak tempuh, jadi pengalaman riding terasa lebih spesial dan bisa langsung dibagikan ke media sosial,” ungkap Zainal Abidin, anggota Journalist Max Community (JMC).Selain fitur Share Riding Log yang menjadi favorit, aplikasi Y-ON juga menghadirkan fitur terbaru berupa informasi maintenance kendaraan yang memungkinkan pengguna mengetahui kondisi motor sekaligus mengatur pengingat servis maupun penggantian oli berdasarkan waktu dan jarak tempuh tertentu.Kehadiran fitur tersebut tentunya sangat membantu para pengguna skutik Yamaha, khususnya sebelum melakukan perjalanan jarak jauh karena kondisi kendaraan dapat dipantau secara cepat lewat aplikasi Y-ON. Hal tersebut juga dirasakan langsung oleh Zainal yang mendapatkan notifikasi penggantian oli motornya sudah memasuki batas kilometer penggunaan saat sebelum berangkat perjalanan jarak jauh.“Seminggu sebelum berangkat touring, saya dapat notifikasi untuk melakukan servis berkala dan ganti oli karena kilometernya memang sudah mendekati batas dan untuk NMAX “TURBO” kesayangan saya selalu pakai Yamalube “TURBO” Matic karena performanya memang bagus banget untuk harian atau perjalanan jauh seperti Jakarta – Lampung - Jakarta kemarin dan sampai sekarang motor masih terasa ringan, tarikan bawahnya masih enak, bahkan mesin tetap stabil meski dipakai full gaspol di jalur lintas kota selama 4 hari,” tambah Zainal Abidin.Hadir sebagai oli dengan kualitas tertinggi untuk lini skutik MAXi Yamaha, Yamalube “TURBO” Matic memang dikembangkan khusus untuk mendukung performa mesin skutik MAXi Yamaha agar tetap optimal dalam berbagai kondisi berkendara, termasuk perjalanan jarak jauh dengan durasi penggunaan yang panjang.Melalui pengembangan teknologi digital seperti aplikasi Y-ON hingga inovasi produk pendukung kendaraan seperti Yamalube Turbo Matic, Yamaha terus berupaya menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin praktis, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan para pengendara skutik Yamaha masa kini.“Melalui kehadiran aplikasi Y-ON, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih modern dan berkesan bagi seluruh pengguna Yamaha, khususnya para pengguna skutik MAXi Yamaha yang memiliki mobilitas tinggi dan hobi melakukan perjalanan jarak jauh dan Yamaha akan terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen, tidak hanya melalui produk sepeda motor tetapi juga layanan digital dan produk pendukung berkualitas yang mampu menunjang aktivitas berkendara sehari-hari seperti Yamalube Turbo Matic,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA, & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
23 Mei 2026LensaDaily - Solusi digital banking terintegrasi diluncurkan PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga”; IDX: BNGA) dengan memperkenalkan OCTOBIZ, untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola transaksi bisnis domestik serta internasional secara lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi. Kehadiran platform tersebut semakin memperkuat kapabilitas digital Perseroan dalam membantu mewujudkan berbagai aspirasi nasabah bisnis yang terus berkembang, sejalan dengan purpose CIMB Niaga Advancing Customers & Society.Transformasi ini hadirkan beragam fitur inovatif dan tampilan antarmuka (user interface) yang intuitif, sehingga OCTOBIZ semakin nyaman digunakan nasabah melalui website maupun aplikasi mobile.Seiring meningkatnya kompleksitas transaksi bisnis, pelaku usaha saat ini tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi, namun juga membutuhkan platform yang mendukung transparansi arus kas, pengelolaan manajemen keuangan yang lebih kuat, serta kecepatan dalam pengambilan keputusan.Di sisi lain, kebutuhan akan sistem yang lebih user friendly sekaligus tetap aman juga semakin penting. Karena itu, OCTOBIZ dapat menjadi solusi yang relevan atas beragam tantangan yang dihadapi pelaku bisnis tersebut. Direktur Business Banking CIMB Niaga Rusly Johannes menyatakan, OCTOBIZ merupakan evolusi terbaru dari BizChannel@CIMB, layanan digital CIMB Niaga yang selama ini menjadi andalan bagi pelaku bisnis dari berbagai skala, baik kecil, menengah, maupun besar.Transformasi ini bukan sekadar mengubah nama, lebih dari itu juga membawa beragam fitur inovatif dan tampilan antarmuka (user interface) yang intuitif, sehingga membuat OCTOBIZ semakin nyaman digunakan baik melalui website maupun aplikasi mobile. “Digitalisasi pengelolaan keuangan bisnis menjadi langkah penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar Rusly pada acara Press Launch OCTOBIZ di Jakarta, Senin 6 April 2026.Melalui tagline ‘Pintar Atur Bisnis Pakai OCTOBIZ’, CIMB Niaga menghadirkan platform ini sebagai pendamping setia sekaligus solusi komprehensif bagi nasabah bisnis dalam mengelola seluruh kebutuhan perbankan usahanya secara lebih cerdas dan produktif."OCTOBIZ juga senantiasa dapat diandalkan sebagai solusi perbankan yang mendukung pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” sebut Rusly.Fitur Inovatif Dukung Pertumbuhan Bisnis OCTOBIZ dirancang sebagai platform terintegrasi yang memungkinkan pelaku usaha mengelola seluruh kebutuhan keuangan bisnis dalam satu dashboard. Dengan fitur lengkap, nasabah dapat mengatur cash flow secara terintegrasi.Termasuk melihat nilai aset dan liabilitas secara real-time, melakukan transaksi domestik maupun internasional termasuk transfer cross currency tanpa konversi ganda, menjalankan transaksi payroll dalam jumlah besar, membayar pajak dan tagihan rutin, mengelola likuiditas melalui penempatan deposito secara online, hingga pengelolaan supply chain financing yang bisa dilakukan dalam satu platform. Untuk memastikan keamanan transaksi, OCTOBIZ dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis, mulai dari enkripsi data, autentikasi pengguna, hingga pemantauan transaksi secara real-time. Platform ini juga dapat diakses melalui website maupun aplikasi mobile dengan dukungan login biometrik, sehingga memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan optimal bagi nasabah. Sejak dilakukan soft launching pada Februari 2026, OCTOBIZ telah digunakan oleh lebih dari 20 ribu perusahaan. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan pelaku usaha terhadap solusi digital yang mampu mendukung pengelolaan bisnis secara lebih efisien dan terintegrasi. “Melalui OCTOBIZ, CIMB Niaga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan solusi digital yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membantu meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan. Kami berharap, dukungan yang kami sediakan untuk nasabah bisnis ini dapat membantu mengoptimalkan pengelolaan usaha nasabah secara berkelanjutan,” pungkas Rusly.
06 April 2026LensaDaily - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat agar tetap berhati hati menjaga keamanan rekeningnya, terutama terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal. Mendekati periode libur lebaran ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital cenderung meningkat.Dalam praktiknya, modus ini kerap diawali penipuan pesan WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu, dengan narasi meyakinkan dan lampiran file .APK, undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, serta dokumen lain yang dikemas seolah informasi penting.Ketika korban mengunduh dan memasangnya, file tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya (malware) yang dirancang untuk mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi .APK dari sumber tidak tepercaya juga dapat meminta izin akses tertentu pada perangkat dan dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna, sehingga membuka ruang penyalahgunaan akses layanan keuangan yang tersimpan pada perangkat.Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang dan menuntut penguatan kewaspadaan bersama.“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain. Jika menerima pesan yang tampak janggal, misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau “verifikasi” data, atau menyertakan lampiran file dari nomor yang tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan penting lainnya, nasabah diminta memastikan kebenaran pengirim dan melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan untuk menambah perlindungan pada akses layanan digital.Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau menginstal file .APK yang mencurigakan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi yang terpasang.Selanjutnya, nasabah dapat segera mengubah username, PIN, dan password akun BRImo maupun akun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat untuk memastikan perangkat bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal. Nasabah juga perlu melakukan pemblokiran nomor pengirim apabila pesan terindikasi penipuan, dan jika ditemukan aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017.“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin.
16 Maret 2026LensaDaily - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) aplikasi media sosial (medsos) TikTok. Pembekuan sementara ini disebabkan TikTok tidak memenuhi kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga sebagai penegasan ketaatan hukum di Indonesia."Langkah ini merupakan bentuk ketegasan Pemerintah setelah TikTok hanya memberikan data secara parsial. Yakni atas aktivitas TikTok Live selama periode unjuk rasa 25–30 Agustus 2025," ujar, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Dirjen PRD), Kemkomdigi, Alexander Sabar, dilansir dari laman RRI, Sabtu 4 Oktober 2025.Dirjen PRD Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengungkapkan bahwa hal itu berdasarkan dugaan monetisasi aktivitas fitur 'Live', dari akun yang terindikasi melakukan aktivitas perjudian online. Dari dugaan ini, Kemkomdigi telah mengajukan permintaan sejumlah data, sebagai klarifikasi TikTok.Dalam keterangannya, ia merinci, sejumlah data yang diminta klarifikasi itu yakni informasi traffic, aktivitas siaran langsung (live streaming). Bahkan ia menyebutkan, Kemkomdigi juga meminta klarifikasi data terkait monetisasi, termasuk jumlah dan nilai pemberian gift."Kami telah memanggil TikTok untuk memberikan klarifikasi secara langsung pada tanggal 16 September 2025. Dan TikTok diberikan waktu hingga 23 September 2025, untuk menyampaikan data yang diminta secara lengkap," jelasnya.Namun, diungkapkannya, dalam masa klarifikasi tersebut, TikTok justru tidak kunjung memberkkan data yang dimintakan Kemkomdigi. Alex menuturkan aplikasi berbasis video streaming itu hanya menyampaikan surat terkait kebijakan dan prosedur internal dalam pengelolaan data."Sehingga, Komdigi menilai TikTok telah melanggar kewajiban sebagai PSE Privat, dan kami mengambil langkah pembekuan sementara TDPSE sebagai bentuk tindak lanjut pengawasan," jelasnya.
04 Oktober 2025


