LensaDaily - Onadio Leonardo alias Onad menjalani pemeriksaan lanjutan, usai ditangkap atas penyalahgunaan narkoba. Polisi membawa artis Onadio Leonardo ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, usai pihak kekuarga mengajukan permohonan rehabilitasi.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan bahwa penyidik membawa Onad ke BNNP DKI Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Asesmen yang dilakukan BNNP DKI akan menentukan apakah Onad bisa menjalani rehabilitasi medis dan sosial, atau tetap melanjutkan proses hukum di kepolisian.“Iya benar, saat ini dibawa ke BNNP DKI untuk dilakukan asesmen,” jelas Kombes Pol. Budi, Senin 3 November 2025.Menurut Kombes Pol. Budi, langkah Onad yang dikenal sebagai musisi itu mengajukan rehabilitasi merupakan hak hukum setiap pengguna narkotika, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.“Undang-undang memberikan ruang penyelamatan bagi pengguna dan pecandu, yaitu dengan dilakukan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat turut menangkap Beby Prisillia Gustiansyah istri dari artis sekaligus musisi Leonardo Arya atau Onadio Leonardo. Penangkapan terkait dengan kasus penyalahgunaan narkoba.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi menyampaikan, Beby dan Onadio ditangkap di Perumahan Trevista West Rempoa, kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Keduanya ditangkap usai diduga mengkonsumsi ekstasi."Benar ditangkap bersama wanita berinisial B (Istrinya)," jelasnya kepada wartawan, Jumat 31 Oktober 2025.Ia menyebut, penangkapan Beby bersama Onadio adalah hasil pengembangan polisi terhadap satu orang pria lain di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keduanya kini masih terus diperiksa."Kemarin dalam proses rangkaian penangkapan ini, diamankan total ada 3 orang yang diamankan," pungkasnya.
03 November 2025Tag: artis
LensaDaily - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi legendaris dan artis senior, Titiek Puspa meninggal dunia pada usia 87 tahun. Sosok yang telah menjadi ikon musik Indonesia selama puluhan tahun itu menghembuskan napas terakhirnya, kamis (10/4/2025) sekitar pukul 16.25 WIB sore tadi, di Rumah Sakit Medistra Jakarta.Kabar kepergian Penyanyi legendaris dan artis senior Titiek Puspa pertama kali tersebar melalui pesan berantai di grup WhatsApp dan Almarhumah diketahui sempat menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya berpulang.“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas wafatnya Ibu Titiek Puspa pada hari Kamis, 10 April 2025, pukul 16.25 WIB di RS Medistra. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan dimudahkan jalannya menuju Sang Khalik. Aamiin YRA,” Demikian isi pesan yang tersebar luas di media sosial dan sejumlah grup percakapan aplikasi WhatsApp di Medan. Titiek Puspa, yang memiliki nama lahir Sudarwati dan kemudian dikenal sebagai Titiek Puspa Tjitrowirjo, lahir pada 1 November 1937. Ia dikenal sebagai sosok multi-talenta di dunia hiburan: penyanyi, pencipta lagu, penulis, sekaligus aktris yang namanya melekat dalam perjalanan panjang sejarah musik Indonesia.Kariernya dimulai sejak era 1950-an dan terus bersinar hingga akhir hayat. Ia dikenal luas berkat suara emasnya yang khas, serta lagu-lagu yang menyentuh hati dan sarat makna. Sepanjang kariernya, Titiek Puspa membawakan berbagai genre musik, mulai dari pop, dangdut, hingga lagu-lagu bertema nasionalisme dan kemanusiaan.Salah satu karyanya yang paling ikonik dan dikenang lintas generasi adalah lagu “Kupu-Kupu Malam” yang hingga kini masih sering diputar dan menjadi simbol kepekaan sosial melalui musik.Selain sebagai penyanyi, Titiek Puspa juga aktif dalam dunia perfilman nasional. Ia membintangi sejumlah film Indonesia pada masa kejayaan layar lebar, menambah panjang daftar kontribusinya bagi kesenian Indonesia.Di balik sorotan panggung, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, hangat, dan peduli terhadap perkembangan dunia seni. Ia juga kerap mendukung dan membimbing generasi muda dalam meniti karier di industri hiburan.Tak terhitung penghargaan dan pengakuan yang diterimanya, baik dari institusi dalam negeri maupun luar negeri. Namun lebih dari itu, kehadirannya selalu menjadi inspirasi dan teladan bagi banyak kalangan.Kepergian Titiek Puspa meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi para penggemar dan masyarakat luas yang tumbuh bersama lagu-lagu dan karya-karyanya.Indonesia kehilangan salah satu putri terbaiknya di panggung seni. Warisan karyanya akan terus hidup dan dikenang sepanjang masa. “Selamat jalan, Bunda Titiek Puspa. Suaramu, karya-karyamu, dan cintamu pada seni akan selalu menjadi bagian abadi dari jiwa bangsa ini,” Tertulis pesan WhatsApp warga Medan.(Medan)
10 April 2025


