LensaDaily - Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangan di ajang Piala AFF U-19 dengan status tuan rumah di Sumatera Utara, dengan melibatkan 11 negara peserta dari kawasan ASEAN dan Australia, yang berlangsung pada 1-13 Juni 2026. Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Persaingan ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 di grup ini diprediksi berlangsung sengit karena setiap tim memiliki karakter permainan berbeda dan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia pun ditantang tampil konsisten sejak fase grup demi mengamankan tiket menuju semifinal dihadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Timnas U-19 Indonesia memiliki catatan manis pada edisi 2024 lalu. Garuda Muda sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 29 Juli 2024. Gol kemenangan Indonesia kala itu dicetak oleh Jens Raven sekaligus memastikan gelar juara jatuh ke tangan tuan rumah.Laga pembuka turnamen akan mempertemukan Indonesia melawan Myanmar pada Senin 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Vietnam menghadapi Timor-Leste di venue yang sama.Dalam agenda, fase grup akan berlangsung mulai 1 hingga 9 Juni 2026 dan dimainkan di tiga venue, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, serta Stadion Madya 1. Setelah fase grup berakhir, empat tim terbaik akan melaju ke babak semifinal yang digelar pada 11 Juni 2026, sebelum perebutan tempat ketiga dan final pada 13 Juni 2026.Sebagai tuan rumah, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih hasil terbaik di bawah asuhan kepala pelatih Nova Arianto.Pembagian GrupGrup AIndonesiaVietnamTimor-LesteMyanmarGrup BThailandMalaysiaSingapuraBrunei DarussalamGrup CAustraliaKambojaFilipinaJadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026Fase GrupSenin, 1 Juni 2026Vietnam vs Timor-Leste | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIBIndonesia vs Myanmar | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIBSelasa, 2 Juni 2026Thailand vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 16.00 WIBMalaysia vs Singapura | Stadion Teladan | 20.00 WIBRabu, 3 Juni 2026Filipina vs Australia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIBKamis, 4 Juni 2026Myanmar vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIBTimor-Leste vs Indonesia | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIBJumat, 5 Juni 2026Brunei Darussalam vs Malaysia | Stadion Teladan | 16.00 WIBSingapura vs Thailand | Stadion Teladan | 20.00 WIBSabtu, 6 Juni 2026Kamboja vs Filipina | Stadion Madya 1 | 20.00 WIBMinggu, 7 Juni 2026Timor-Leste vs Myanmar | Stadion Teladan | 20.00 WIBIndonesia vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIBSenin, 8 Juni 2026Singapura vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 20.00 WIBThailand vs Malaysia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIBSelasa, 9 Juni 2026Australia vs Kamboja | Stadion Madya 1 | 20.00 WIBSemifinalKamis, 11 Juni 2026Skenario 1: Jika Runner-up Terbaik dari Grup A atau CJuara Grup B vs Runner-up Terbaik A/C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIBJuara Grup A vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIBSkenario 2: Jika Runner-up Terbaik dari Grup BJuara Grup B vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIBJuara Grup A vs Runner-up Terbaik Grup B | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIBPerebutan Tempat KetigaSabtu, 13 Juni 2026Third Place | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIBFinal | Stadion Utama Sumut | 20.15 WIBCatatan: Jika Indonesia lolos ke semifinal, laga Indonesia akan dimainkan pada pukul 20.15 WIB.
11 Mei 2026Tag: asean
LensaDaily - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama. Menurut Presiden Prabowo, tekanan global yang meningkat serta ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah membuat isu energi bukan lagi sekadar tantangan jangka panjang, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons.“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Dengan meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah, ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” ujar Presiden dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis 7 Mei 2026.Kepala Negara menyampaikan bahwa kawasan BIMP-EAGA memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, tenaga surya, tenaga angin, hingga lahan subur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Presiden Prabowo pun mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota untuk memanfaatkan potensi tersebut demi memenuhi kebutuhan kawasan sekaligus mendukung transisi energi ASEAN.“Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN,” kata Presiden.Lebih lanjut, Presiden Prabowo mendorong langkah konkret untuk mempercepat pengembangan energi bersih di kawasan. Beberapa langkah yang disoroti antara lain pengembangan tenaga air di Borneo, perluasan proyek energi surya di Palawan, serta pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir.Presiden Prabowo turut mencontohkan sejumlah langkah yang tengah dijalankan Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi surya.“Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah bangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar,” ujar Presiden.Selain pengembangan energi, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat konektivitas subkawasan, termasuk peningkatan kapasitas jaringan listrik Trans Borneo Power Grid agar distribusi energi dapat berjalan lebih efisien di kawasan. Presiden menilai seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan, keahlian teknis, serta kemitraan yang lebih erat dengan para mitra pembangunan regional.“Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan yang tepat. Kita perlu mengamankan pendanaan, memobilisasi keahlian teknis; dan memperdalam kemitraan dengan penasihat regional dan Mitra Pembangunan kita,” kata Presiden.Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa selain ketahanan energi, ketahanan pangan juga menjadi isu mendasar yang harus menjadi perhatian bersama negara-negara BIMP-EAGA dalam menjaga kesejahteraan masyarakat kawasan.“Namun, upaya kita hendaknya jangan berhenti pada ketahanan energi. Ketahanan pangan sama fundamentalnya,” pungkas Presiden.Dari Cebu, Presiden Prabowo sekaligus mengirim pesan kuat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, pangan, dan stabilitas masyarakatnya di tengah dunia yang terus berubah.
08 Mei 2026ASEAN U-17 Boys' Championship 2026: Takluk dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Menang dari Vietnam
LensaDaily - Timnas Indonesia U-17 kalah dari Malaysia 1-0 dalam laga lanjutan Grup A ASEAN U-17 Boys' Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis 16 April 2026 malam. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Vietnam dalam pertandingan krusial untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Indonesia langsung menunjukkan inisiatif serangan melalui situasi bola mati pada menit awal. Eksekusi tendangan bebas Pandu Aryo sempat mengarah ke gawang, namun berhasil diamankan penjaga gawang Malaysia. Upaya berikutnya dari Pandu melalui sepakan jarak jauh juga belum menemui sasaran.Malaysia merespons dengan serangan balik yang cukup berbahaya. Pada menit ke-18, Aniq Thaqif melepaskan tembakan yang memaksa kiper Indonesia, Noah Leo, melakukan penyelamatan penting. Intensitas permainan tetap terjaga hingga pertengahan babak pertama.Gol penentu pertandingan tercipta pada menit ke-33. Berawal dari skema sepak pojok, Muhammad Fareez berhasil menyambut bola dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi lini pertahanan Indonesia. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Malaysia.Menjelang turun minum, Indonesia sempat memperoleh peluang dari jarak dekat melalui Sean Rahman Kastor. Namun penyelesaian akhirnya belum cukup kuat untuk mengubah kedudukan. Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan.Memasuki paruh kedua, Garuda Muda tampil lebih agresif. Peluang langsung tercipta hanya beberapa detik setelah kick-off melalui pergerakan Sean Kastor yang menusuk dari sisi kiri. Meski berhasil melepaskan tembakan, kiper Malaysia kembali sigap mengamankan situasi.Tekanan terus dilancarkan Indonesia sepanjang babak kedua. Sejumlah peluang tercipta, termasuk dari percobaan jarak jauh Muzakif dan beberapa situasi terbuka yang kembali melibatkan Sean Kastor. Namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala.Malaysia juga tetap memberikan ancaman, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Ahmad Yusuf yang nyaris menggandakan keunggulan. Sementara itu, peluang emas Indonesia hadir pada menit ke-64 lewat Ichiro Akbar yang menyambar umpan silang di depan gawang, tetapi bola masih melambung.Di pengujung pertandingan, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali memiliki kesempatan setelah terjadi kesalahan antisipasi dari kiper lawan. Bola sempat mengenai tubuh penyerang Indonesia, namun arah bola belum mengarah ke gawang.Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Indonesia harus menerima kekalahan tipis dalam laga ini.Dengan hasil tersebut, Indonesia mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup A. Malaysia juga mengantongi tiga poin, sementara Vietnam memimpin klasemen dengan enam poin. Timor Leste berada di posisi terbawah tanpa poin. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Vietnam dalam pertandingan krusial untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.
17 April 2026LensaDaily - Laga perdana yang dilakoni Timnas U-17 Indonesia dalam ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026 raih dengan kemenangan meyakinkan atas Timor Leste. Bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto menang dengan skor meyakinkan 4-0, yang berlangsung Senin 13 April 2026.Sejak awal pertandingan, Garuda Muda langsung tampil menekan. Hasilnya terlihat cepat ketika pada menit keenam, Indonesia membuka keunggulan melalui sang kapten, Putu Ekayana. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, ia sukses mencetak gol dan membawa Indonesia unggul 1-0.Indonesia terus mendominasi permainan dengan gaya umpan pendek dari kaki ke kaki, sementara Timor Leste lebih banyak bertahan dan menunggu peluang melalui serangan balik. Pada menit ke-18, kombinasi serangan rapi dari sisi kanan berbuah gol kedua. Umpan dari Peres Akwila Tjoe diteruskan oleh Dava Yunna kepada Putu Ekayana, yang kembali mencatatkan namanya di papan skor. Indonesia unggul 2-0.Memasuki pertengahan babak pertama, Timor Leste sempat mencoba keluar dari tekanan melalui bola-bola direct. Namun, lini pertahanan Indonesia tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman.Gol ketiga Indonesia lahir pada menit ke-37 melalui Ridho. Ia memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper lawan.Tak lama berselang, tepatnya pada menit ke-42, Indonesia menambah keunggulan menjadi 4-0. Kali ini, Dava Yunna mencetak gol indah melalui tendangan salto setelah menerima umpan sundulan dari rekannya.Selanjutnya Hadapi Malaysia dan VietnamMemasuki babak kedua, Indonesia tidak menurunkan intensitas serangan. Sejumlah peluang kembali tercipta, salah satunya melalui Keanu yang beberapa kali mengancam pertahanan lawan.Pada menit ke-64, peluang emas didapatkan oleh Made Arbi. Namun, tembakan kaki kirinya dari posisi terbuka masih melambung di atas mistar gawang.Enam menit kemudian, Ichiro Akbar juga mendapatkan kesempatan emas. Sayangnya, tembakannya tanpa pengawalan masih mampu ditepis oleh kiper Timor Leste.Memasuki menit ke-73, tempo permainan sedikit menurun. Meski demikian, Indonesia tetap memegang kendali permainan. Timor Leste sempat beberapa kali mengancam, tetapi kiper Noah Leo Duvert tampil sigap di bawah mistar.Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tidak berubah. Kemenangan ini memastikan Indonesia meraih tiga poin perdana di fase grup, sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya di Grup A yang juga dihuni Vietnam dan Malaysia.
14 April 2026LensaDaily - Timnas Indonesia U-17 menyiapkan 28 pemain untuk menghadapi rangkaian friendly match yang akan digelar di Jaifah Academy Stadium, Lopburi, Thailand. Terdapat wajah baru yakni Al Faruqi Rangkayo, pemain yang saat ini berkarier di klub Australia, Newcastle Jets U-18, yang juga siap beraksi bersama Garuda Muda.Kepala pelatih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto membawa komposisi skuad yang memadukan pengalaman dan potensi baru. Salah satu nama yang kembali mendapat kepercayaan adalah M. Mierza Firjatullah, yang sebelumnya sempat berjuang bersama Timnas Indonesia U-16 pada Piala Dunia U-16 2025 di Qatar. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam membangun stabilitas tim di level usia.Selain itu, terdapat wajah baru yakni Al Faruqi Rangkayo. Pemain yang saat ini berkarier di klub Australia, Newcastle Jets U-18, yang juga siap beraksi bersama Garuda Muda. Komposisi tim kali ini kembali menunjukkan perpaduan antara pemain dari akademi dan klub profesional. Nama-nama dari Bali United, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, hingga PPLP Papua dan ASIOP menjadi gambaran pemerataan talenta yang sedang dibangun dalam ekosistem sepak bola nasional.Tentunya, rangkaian uji coba internasional ini diharapkan mampu memberikan gambaran bagi tim pelatih terkait kesiapan skuad, sekaligus menguji adaptasi pemain dalam atmosfer pertandingan kompetitif. Seperti diketahui, serangkaian uji coba di Thailand merupakan proses persiapan Garuda Muda menuju ASEAN U-17 Boys' Championship 2026 yang akan berlangsung di Sidoarjo dan Gresik pada 11-23 April 2026, serta Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi pada Mei mendatang.Berikut daftar pemain Timnas Indonesia U-17 untuk International Friendly Match di Thailand: KiperNoah Leo Duvart - Bali UnitedSyahdan Caesar - ASIOPAbdillah Ishak - Persija JakartaBelakangPandu Aryo - Persik KediriM. Widi - Persebaya SurabayaM. Arthquin Yoku - PPLP PapuaPutu Ekayana Yoga P - Bali UnitedZidane Raditya Chandra - Persis SoloFarik Rizqi - Madura UnitedPeres Akwila Tjoe - Persija JakartaHandri Dimas Sulityo - Persik KediriMade Arbi Ananta - Bali UnitedFarrel Luckyta W - PSS SlemanTengahShoyyo Himawan P - Persis SoloGirly Andrade Guevara - Persik KediriMiraj Riski Sulaiman - Madura UnitedAlfredo Nararya Nugroho - Persebaya SurabayaAl Faruqi Rangkayo - Newcastle JetsKeanu Sanjaya - Bali UnitedFardan Faras Prawita - Borneo FCI Komang Semadi - Bali UnitedDava Yunna Adi - Persebaya SurabayaRidho - Persija JakartaChico Jericho - ASIOPIchiro Akbar Al Bukhori - Bhayangkara Presisi Lampung FCDepanM. Mierza Firjatullah - Persik KediriFardhan Ary - Madura UnitedSean Rahman Castor - Persik KediriJadwal pertandingan Friendly Match di Thailand: 25 Maret 2026Korea Rep vs Indonesia28 Maret 2026Indonesia vs India31 Maret 202619.00 WIB - Thailand vs Indonesia
26 Maret 2026


