icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: atletik


Raih 43 Emas di SEA Games Thailand, Indonesia Kokoh Peringkat Kedua Dibawah Tuan Rumah

LensaDaily - Kontingen Indonesia terus menunjukkan grafik positif dalam perolehan medali di SEA Games 2025 Thailand, yang telah mengoleksi 43 medali emas dan menempati posisi kedua klasemen sementara di bawah tuan rumah Thailand.Hingga Minggu malam 14 Desember 2025, Merah Putih mengumpulkan total 152 medali, terdiri dari 43 emas, 56 perak, dan 53 perunggu.Sementara itu, Thailand masih memimpin klasemen dengan raihan 132 emas, menjadikan selisih perolehan emas cukup signifikan.Indonesia juga berhasil menjaga jarak dari Vietnam yang berada di peringkat ketiga. Kontingen Vietnam sejauh ini mengoleksi 35 medali emas, terpaut sembilan emas dari Indonesia.Cabang olahraga bulutangkis menjadi salah satu penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia. Tiga medali emas diraih dari nomor beregu putra, tunggal putra, dan ganda putra.Alwi Farhan sukses merebut emas tunggal putra setelah menaklukkan rekan senegaranya, Moh. Zaki Ubaidillah, dalam partai final yang berlangsung sengit.Sementara itu, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani tampil gemilang di nomor ganda putra. Mereka mengalahkan unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, untuk memastikan medali emas.Dari cabang atletik, Indonesia menambah empat medali emas. Hendro Yap dan Violine Intan Puspita masing-masing menjadi yang terbaik di nomor jalan cepat 20 km putra dan putri. Sementara Robi Syianturi serta Odekta Elvina Naibaho meraih emas di nomor marathon putra dan putri.Tambahan emas juga datang dari cabang skateboard nomor street. Hutomo Basral Graito tampil dominan dan mengunci emas dengan skor tinggi, yakni 166,67.Dengan perolehan tersebut, peluang Indonesia untuk mempertahankan posisi kedua klasemen SEA Games 2025 tetap terbuka hingga hari-hari terakhir kompetisi.

15 Desember 2025

Tambah 3 Emas, Indonesia Pimpin Klasemen Medali Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara

LensaDaily - Atlet Nixon AT Simangunsong, Satria Wibawa dan Novi L. Afifa mendongkrak Indonesia ke posisi teratas perolehan medali sementara pada Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara 2025. Pada pertandingan Senin (17/11/2025), Indonesia menambah tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu yang berlangsung di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut.Tiga emas Indonesia dipersembahkan oleh Nixon AT Simangunsong dari nomor lompat jangkit U18 putra, Gilang Satria Wibawa dari nomor lari 200 meter U18 putra, serta Novi L. Afifa dari nomor lompat tinggi U18 putri. Adapun medali perak diraih dari nomor lari 3.000 meter U18 putra dan putri, lari 200 meter U20, serta nomor 3.000 meter U18 putri. Sementara medali perunggu diperoleh dari nomor lari 200 meter U18 putra, lari gawang 400 meter U18 putri, dan lari 3.000 meter U18 putra.Dengan tambahan tersebut, Indonesia telah mengoleksi total 10 emas, 13 perak, dan 15 perunggu. Posisi kedua ditempati Filipina dengan 10 emas dan 3 perak, disusul Vietnam yang meraih 8 emas, 11 perak, dan 5 perunggu.“Target awal kita hanya enam medali emas, setelah menghitung data perbandingan dengan SEA Youth kemarin. Tetapi Alhamdulillah, atlet-atlet kita luar biasa, semangat dan personal base mereka meningkat sehingga target terlampaui,” ujar Manajer Tim Indonesia, Agung Mulyawan, di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang.Agung menyebut persaingan di hari ketiga semakin ketat, namun Indonesia tetap memiliki peluang besar menjadi juara umum. Ia memperkirakan Indonesia membutuhkan setidaknya tiga medali emas tambahan pada hari terakhir.“Kalau besok bisa dapat minimal tiga lagi, kemungkinan besar kita bisa juara. Kita lihat juga fluktuasi perolehan emas negara lain. Pokoknya kita lakukan yang terbaik,” ungkap Agung.Salah satu penyumbang emas, Gilang Satria Wibawa, mengaku bangga meski sempat mengalami kendala sebelum berlomba.“Ndredeg (gemetar), sempat ada masalah paha tadi, ketarik, badan sudah dingin. Tapi Alhamdulillah bisa juara satu. Bangga bisa menyumbangkan emas di sini,” kata siswa SMAN 8 Kediri itu.Hari ini terakhir Kejuaraan Atletik U18 dan U20 Asia Tenggara. Ada 13 nomor yang akan dipertandingkan yaitu 4 nomor 3.000 m steeplechase, 4 nomor estafet, 2 nomor lompat tinggi, 2 nomor lari 800 m dan 1 nomor lompat jangkit.

18 November 2025

Posisi Kedua Sementara, Indonesia Bersaing di Kejuaraan Atletik U18 - U20 Asia Tenggara

LensaDaily - Kontingen Indonesia tempati posisi kedua pada Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara yang digelar di Sumatera Utara (Sumut). Tim Merah Putih menempati posisi kedua klasemen sementara dengan perolehan 13 medali, yaitu 4 emas, 4 perak, dan 5 perunggu.Raihan ini, Indonesia terpaut dua emas dari Vietnam yang memuncaki klasemen. Negeri Naga Biru ini berhasil mengumpulkan 6 emas, 5 perak dan 3 perunggu.Ketua Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumut David Luther Lubis mengatakan, hasil yang didapat cukup baik. Walau begitu, dia berharap Indonesia bisa meraih hasil lebih baik di hari kedua."Hasilnya cukup memuaskan, kita berada di posisi kedua, kami berharap besok dan kita bisa mendapat hasil lebih baik, dan keluar sebagai juara umum," kata David Luther Lubis di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang, Sabtu 15 November 2025.Medali emas Sumut datang dari nomor lari 1.500 m U20 putra Yad Hafizudin, lari gawang 110 U20 putra Brian Bagas, lari gawang 110 m U18 putra Anugerah Setiawan P dan lari 400 m putri U18 Dancelina W Tauruy. Sementara perak datang dari nomor lari 1.500 m U 20 putri, lempar lembing U18 putri, lari gawang 110 m U18 putra, dan lari gawang 100 meter U18 putri. Untuk perunggu datang dari nomor tolak peluru U18 putri, lari 400 m U18 putra, lari 400 m U20 putra, lompat jauh U20 putri dan lompat jauh U18 putri. "Ini masih hari pertama dan masih banyak nomor yang dipertandingkan, kita optimis bisa mengejar raihan medali," kata David Luther Lubis.Pelari 400 m U18 Putri Dancelina W Tauruy mengaku bangga bisa memberikan emas untuk Indonesia. Atlet asal Papua ini mengaku puas dengan hasil yang dicapainya."Catatan waktunya sebenarnya menurun, karena juga baru bermain di POPNAS Jakarta, tapi Saya bangga bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia di stadion yang luar biasa ini," kata Dancelina, yang menyabet 3 medali di POPNAS XVII Jakarta ini.Kejuaraan Atletik U18 dan U20 Asia Tenggara berlangsung dari 15-18 November 2025. Hari kedua, Minggu (16/11) akan dipertandingkan nomor lari 1500 m, lari 100 m, lompat jauh, lempar cakram, tolak peluru, dan estafet.

16 November 2025

Yap Hapizudin Sumbang Emas Perdana Indonesia di SEA U18 and U20 Athletics Championships

LensaDaily - Indonesia membuka kran medali emas pada ajang SEA U18 and U20 Athletics Championships, yang disumbangkan pelari asal Lombok Timur, Yap Hapizudin dari nomor 1500 meter U 20 yang digelar Stadion Madya Atletik Kawasan Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu 15 November 2025.Yap Hapizudin menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3:56.94. Catatan waktu Hapizudinnini mengungguli pelari Vietnam, Luong Binh, yang harus puas medali perak dengan selisih waktu hanya 2 detik saja dan wakil Myanmar, YE Yint Aung yang harus puas dengan perunggu usa catatkan waktu selisih 3 detik.Yap Hapizudin mengucapkan rasa syukur atas dirinya meraih medali emas untuk Indonesia di event SEA U18 and U20 Athletics Championships 2025. Apa lagi, persaingan di Kategori 1.500 meter ini sangat ketat."Persaingannya sangat-sangat ketat sekali tadi dan pas 200 meter terakhir itu sangat-sangat menegangkan," ungkap Yap Hafizudin usai pertandingan di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut.Selain mencatatkan waktu tercepat di kejuaraan ini, Hafizudin juga merupakan pemegang rekor nasional untuk nomor 1500 U20. Catatan waktunya 3:53:99 sampai saat belum terpecahkan."Kalau waktu sesuai target sih, tapi saya berharap kedepannya bisa pecahin rekor U20 lagi," terang Hafizudin yang merupakan mahasiswa Universitas Hamzanwadi di Lombok Timur.Hafizudin juga memberikan pujian untuk Stadion Madya Atletik Sumut. Menurut atlet atletik ini venue ini layak untuk kejuaraan internasional. "Stadionnya sangat-sangat bagus, fasilitasnya lengkap dan ada tempat latihan, sangat layak jadi venue kejuaraan internasional," kata Hafizudin.Selain Hafizudin, Indonesia juga berhasil meraih medali perak di nomor lari 1500 putri U20 atas nama Mutiara Oktarani Nurul Al-Phasa. Di nomor lempar lembing U18 Putri, Qarista Zahra juga meraih medali yang sama.Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 akan berlangsung selama 4 hari dari 15-18 Desember 2025. Pertandingan berlangsung selama 2 sesi, pagi pukul 08:00-10:00 WIB dan sore pukul 15:00-17:00 WIB.

15 November 2025

Atletik Sumut Ukir Sejarah Gelar 17th SEA U18 dan U20 Athletics Championships

LensaDaily - Kejuaraan Atletik Internasional '17th SEA U18 dan U20 Athletics Championships' akan digelar di Stadion Madya, Desa Sena Batang Kuis, Deliserdang, Sumut, yang berlangsung 15 hingga 18 November 2025 mendatang. Ini akan menjadi sejarah bagi Sumut menjadi saksi ajang edisi ke-17 yang berlangsung sejak 2006 itu."Kejuaraan ini rutin digelar sejak 2006 dan tahun ini memasuki edisi ke-17. Stadion Madya Sumut kami pilih karena telah berstandar kelas 1 internasional, sehingga layak menggelar ajang besar, bahkan setara Olimpiade," ungkap Sekretaris Umum PB PASI Tigor Tanjung dalam keteranganny, Kamis 31 Juli 2025.Indonesia, tambah Tigor pernah menjadi tuan rumah kejuaraan yang sama pada 2011. Tahun ini, PB PASI ingin menjadikannya sebagai pijakan untuk meningkatkan eksistensi Indonesia dalam peta atletik Asia. Tigor juga menyampaikan harapan agar Indonesia dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Kejuaraan Asia U18 pada 2027, yang akan diikuti oleh 45 negara anggota.Menurutnya Menpora ajang ini dapat menjadi momentum penting dalam mengukur kemampuan atlet muda Indonesia sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur olahraga nasional.Tigor Tanjung juga menjelaskan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito "Dito" Ariotedjo telah menyatakan mendukung diselenggarakannya even atletik internasional ini.Dukungan tersebut disampaikan Menpora ketika Tigor bersama Ketua Umum Pengprov PASI Sumut Dr dr David Luther Lubis  S.K.M., M.Ked. (OG)  Sp.OG(K) beraudiensi di Kemenpora, Selasa 29 Juli 2025 kemarin.“Ini sangat bagus, selain untuk pemanfaatan venue yang sudah bertaraf internasional, juga menjadi kesempatan mengukur kesiapan atlet-atlet muda Indonesia di level regional,” ujar Tigor menirukan dukungan Dito.Menpora juga menyatakan dukungannya  Indonesia melakukan bidding Kejuaraan Asia U-18 tahun 2027. Ini penting agar kita semakin diperhitungkan dalam peta atletik Asia.Sedangkan Ketua Umum Pengprov PASI Sumut Dr dr David Luther bersyukur dan bersukacita ditunjuknya Sumut sebagai penyelenggara 17th SEA U18 dan U20 Athletics Championships. David yang  senantiasa berpenampilan necis ini, lebih lanjut menjelaskan, dipercayanya Sumut menjadi tuan rumah event atletik internasional jelas merupakan kebanggaan tersendiri, karena setelah sebelas tahun, baru inilah Indonesia dipercaya kembali menjadi tuan rumah.Ia membenarkan, penunjukan event ini digelar di Sumut, tidak terlepas dari keberadaan Stadion Madya, warisan PON XXI/2024, yang berstandar internasional. “Di Indonesia, hanya dua stadion yang mendapat “Class 1 Athletics Facility Certificate yang langsung dikeluarkan dan ditantatangani World Athletics CEO, JJon Ridgeon. Kedua stadion tersebut yakni GBK  Jakarta dan Stadion Madya Sumut,” ujar David Luther. Sebagai Ketua Umum PASI Sumut dan juga ditunjuk menjadi  Wakil Kepanitiaan, David mengaku  bersemangat  terselenggaranya kejuaraan ini. Pihaknya juga mohon dukungan dan kerjasama semua pihak agar pelaksanaan kejuaraan berlangsung lancar.

31 Juli 2025