LensaDaily - Lima warga negara asing (WNA) asal China tewas dan 8 lainnya terluka akibat mengalami kecelakaan maut di KM 7 Jalan Raya Singaraja–Denpasar, Banjar Dinas Prabukula, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat 14 November 2025 sekitar pukul 04.30 Wita.Polisi masih selidiki kecelakaan penumpang mobil travel minibus Toyota Hiace N 7605 TA yang kondisinya rusak parah itu. Mobil tersebut membawa 13 penumpang yang semuanya WNA China, yang dikendarai Arif Al Akbar (40). Dugaan awal mobil nahas tersebut hilang kendali di turunan tajam lalu melaju lurus keluar badan jalan, terjun ke kebun warga, dan menghantam pohon durian. Lima wisatawan yang tewas di lokasi adalah:• Xu Huangyuan (66)• Xu Mingbiao (61)• Xu Yuexiang (52)• Zhong Yuemei (63)• Xu Huijuan (61)Jenazah seluruh korban dibawa ke RSUD Buleleng dengan ambulans PMI. Delapan korban lain luka-luka, termasuk balita 5 tahun berinisial YC.- Xu Yuehao (62)- Xu Lihua (62)- Xu Shaoling (62)- Yang Junle (34)- Deng Zhimian (66)- Xu Jianchao (74)- Chen Jiao (36)- YC (5).Semua dirawat di RSU KDH-BROS Singaraja. Sementara sopir, Arif Al Akbar (40), selamat dengan luka lecet."Untuk sementara masih dalam lidik, belum bisa dipastikan secara saintifik, secara teori. Nanti, kita akan sampaikan lebih lanjut," ujar, Dirlantas Polda Bali, Kombes. Pol. Turmudi, Senin 17 November 2025.Turmudi mengatakan ada banyak faktor yang bisa jadi diduga penyebab kecelakaan itu. Karena itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut agar mendapatkan kesimpulan yang komprehensif dan akurat."Kalau indikasi itu banyak karena lalai, orang, kendaraan, jalan dan sebagainya. Tentunya kita akan koordinasi," jelasnya.Menurut dia, hingga kini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak konsulat China agar bisa menangani insiden tersebut khususnya WNA yang meninggal dunia."Sampai saat ini sudah ditangani oleh Polres Buleleng dan kita sudah kerja sama dengan konsulat dengan Interpol bagaimana penanganan laka lantas yang melibatkan korban dari WNA," jelasnya.
18 November 2025Tag: china
LensaDaily - Polres Rote Ndao mengamankan satu unit kapal laut tanpa identitas yang mengangkut tujuh imigran ilegal asal China. Tiga anak buah kapal (ABK) asal Sulawesi Tenggara yang membawa ketujuh imigran ilegal itu pun turut diamankan.Kapal tersebut diamankan di perairan selatan Pulau Rote, tepatnya di wilayah Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Informasi awal diperoleh sekitar pukul 16.00 WITA, ketika sekelompok nelayan yang sedang memancing di perairan dekat Pulau Ndana melihat sebuah kapal berwarna putih yang mencurigakan.Kapal tersebut tampak terparkir dengan mesin masih menyala tanpa tanda identitas yang jelas. Salah satu nelayan bernama Muhidin kemudian melaporkan penemuan itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Dalek Esa, Bripka Edy Suryadi, yang segera meneruskan laporan tersebut ke pihak kepolisian.Dengan pengawasan petugas, nelayan bersama warga menggiring kapal tersebut menuju Pelabuhan Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya. Setibanya di pelabuhan sekitar pukul 17.00 WITA, Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Godfried E. S. Mail, bersama personel Polsek dan Polres Rote Ndao langsung melakukan pengamanan.Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan tiga ABK WNI dan tujuh penumpang WNA asal China di atas kapal. Ketiga ABK yang diamankan masing-masing berinisial AC (22), JS (32), dan IDR (46), seluruhnya berasal dari Desa Pasipadanga, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.Sementara tujuh imigran ilegal asal China yang diamankan berinisial LWS (34), CXB (46), LSJ (39), ZJ (42), HX (46), ZZY (48), dan SY (35).Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, yang turut hadir langsung di lokasi, memimpin proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan ABK kapal ke Mapolres Rote Ndao menggunakan satu unit truk Dalmas dan satu mobil Patwal Ranger. Proses evakuasi berlangsung aman.Dalam keterangannya, Kapolres Mardiono menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan tujuan dan aktivitas kapal tersebut.“Untuk tiga orang WNI akan dilakukan pemeriksaan secara intensif. Sedangkan tujuh WNA asal China akan kami koordinasikan dengan pihak Imigrasi Kupang untuk proses hukum dan keimigrasian lebih lanjut,” ujar AKBP Mardiono.Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sigap memberikan laporan.“Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat yang melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada Polri. Sinergi ini menjadi kunci agar tindakan kepolisian dapat dilakukan cepat dan tepat,” tambahnya.Menanggapi keberhasilan jajaran Polres Rote Ndao tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, memberikan apresiasi atas kinerja cepat personel di lapangan.“Kapolda NTT memberikan penghargaan kepada jajaran Polres Rote Ndao atas respons cepat dalam mengamankan kapal asing dan menyelamatkan para imigran ilegal tersebut. Tindakan ini menunjukkan kesiapsiagaan Polri dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan NTT, khususnya di daerah perbatasan,” ungkap Kombes Pol Henry Novika Chandra.“Polda NTT terus berkomitmen untuk memperketat pengawasan di wilayah perairan, terutama jalur-jalur rawan penyelundupan manusia dan aktivitas ilegal lintas negara. Kami juga mendorong masyarakat pesisir agar tidak ragu melapor bila menemukan aktivitas yang mencurigakan di laut,” tegasnya.Saat ini, kapal tanpa nama tersebut telah diamankan di Pelabuhan Oebou untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim gabungan Polres Rote Ndao, Polairud, dan pihak Imigrasi Kupang. Polda NTT memastikan akan terus mengusut tuntas kasus ini guna mengungkap jaringan penyelundupan manusia yang diduga terlibat.
28 Oktober 2025LensaDaily - Presiden RI, Prabowo Subianto memutuskan untuk menunda kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dalam waktu dekat. Bulan September ini, selain kunjungan ke China, Prabowo juga mendapatkan undangan internasional menghadiri Sidang Tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Amerika Serikat.“Salah satunya adalah undangan untuk beliau menghadiri Sidang Tahunan PBB di New York. Ini membuat salah satu pertimbangan bagi beliau di dalam memutuskan hadir atau tidaknya beliau memenuhi undangan dari pemerintah Tiongkok,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 30 Agustus 2025.Selain faktor agenda internasional, dinamika yang terjadi di dalam negeri turut menjadi pertimbangan utama penundaan kunjungan tersebut. Mensesneg mengatakan, Presiden Prabowo ingin terus memantau perkembangan kondisi di tanah air secara langsung.“Tentu saja karena dinamika di dalam negeri, Bapak Presiden ingin terus memantau secara langsung. Beliau juga ingin memonitor secara langsung. Kemudian beliau juga ingin memimpin secara langsung, kemudian mencari penyelesaian-penyelesaian yang terbaik,” tuturnya.Lebih lanjut, Mensesneg menegaskan bahwa keputusan Presiden ini diambil dengan penuh kehati-hatian, serta tetap menjunjung tinggi hubungan baik dengan pemerintah Tiongkok.“Oleh karena itu, Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan kerendahan hati dan dengan memohon maaf kepada pemerintah Tiongkok, beliau memutuskan untuk belum dapat menghadiri undangan dari pemerintah Tiongkok,” tandasnya.
31 Agustus 2025LensaDaily - Negosiasi tarif Amerika Serikat–China yang kembali diperpanjang berdampak pada sejumlah sentimen penting yang menghiasi pasar keuangan. Pelaku pasar juga menanti rilis data inflasi AS yang akan menentukan pergerakan pasar kedepan.Kesepakatan tarif yang diperpanjang menjadi sentimen utama penggerak pasar pada perdagangan hari ini.Sejauh ini, bursa saham di Asia bergerak mendatar pada sesi perdagangan pagi.Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan menguat ke level 7.667. IHSG berpeluang ditransaksikan 7.600 hingga 7.700.Kembali ditundanya kesepakatan dagang antara AS dan China untuk sementara waktu masih menjadi kabar positif bagi pasar saham di tanah air."Indonesia dinilai masih diuntungkan dengan kebijakan tarif sebesar 19%, terlebih jika membandingkan dengan kebijakan tarif yang diterima oleh negara lain," ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Selasa 12 Agustus 2025.Sementara itu, mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 16.290 per Dolar AS pada perdagangan pagi ini.Kekhawatiran muncul di kalangan pelaku pasar terkait dengan potensi kenaikan laju tekanan inflasi AS.Dimana kenaikan inflasi AS akan berpeluang menjadi pintu masuk bagi The FED untuk kembali menunda memangkas besaran bunga acuannya.Tekanan yang dialami Rupiah pada hari ini juga diiringi dengan membaiknya kinerja US Dolar Index ke level 98.5."Rupiah berpeluang bergerak dalam rentang 16.250 hingga 16.330 pada perdagangan hari ini," ucapnya.Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan melemah US$3.350 per ons troy, atau sekitar Rp1,76 juta per gram.
12 Agustus 2025


