icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: dvi


Wakapolri Pastikan Layanan Kepolisian di Aceh-Sumut-Sumbar Pulih, Polres Tapteng Kembali Normal

LensaDaily - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr Dedi Prasetyo memastikan pemulihan layanan kepolisian serta percepatan evakuasi dan distribusi bantuan berjalan efektif di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Polres Tapanuli Tengah yang sempat lumpuh kini sudah mulai berfungsi kembali.“Dari laporan pak Kapolda, dari hasil kerja keras anggota di lapangan dan instansi terkait lainnya, untuk operasionalisasi dan pelayanan kepolisian di Polres Tapanuli Tengah kini sudah beroperasional dengan berbagai keterbatasan namun hari ini sudah beroperasional,” ujar Wakapolri saat meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Sumatera.Untuk polres-polres lain yang juga terdampak, Polri memprioritaskan evakuasi dan percepatan identifikasi korban oleh Tim DVI Mabes Polri.“Kita fokus melakukan upaya evakuasi korban kemudian kecepatan tim DVI juga dikerahkan dari Mabes Polri untuk melakukan identifikasi. Karena waktunya ini lebih dari satu minggu kalau tidak cepat diidentifikasi akan susah,” jelasnya.Wakapolri menambahkan bahwa pemulihan di sebagian wilayah Sumut mulai menunjukkan progres, meski pekerjaan besar masih harus dilakukan.“Untuk wilayah Sumatera Utara Alhamdulillah berangsur-angsur sudah mulai, tetapi Polri bersama stakeholder lainnya sesuai perintah Bapak Presiden akan fokus membantu masyarakat yang terdampak cukup luas dan korbannya cukup banyak,” ujarnya.Di Aceh Tamiang, situasi masih sangat berat dengan fasilitas umum dan kantor kepolisian tidak dapat beroperasi. Polri pun mempercepat asesmen dan pengiriman bantuan.“Untuk Aceh Tamiang kondisinya lumpuh total. Polres dan Polsek kami tidak dapat beroperasional. Sesuai perintah Bapak Kapolri, kita lakukan asesmen dan turun ke lapangan untuk percepatan membantu masyarakat,” tegasnya.Polri juga memusatkan pengiriman logistik dari Bandara Kualanamu dan menambah sarana mobilitas untuk memperkuat pelayanan.“Seluruh suplai logistik dipusatkan dari Bandara Kualanamu. Kapolda Sumut juga telah mengirim 5 truk dan besok dikirim lagi. Untuk Polres nanti akan saya kirim kendaraan trel dan mobil double cabin,” jelasnya.Selain itu, Polri akan mengirim water jet, paramedis, dan genset untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih, pelayanan medis, dan komunikasi.“Besok kita akan mengirimkan mesin genset. Antara Jumat dan Sabtu listrik sudah bisa menyala dan PDAM sedikit bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.Wakapolri menegaskan bahwa TNI–Polri akan terus bekerja maksimal. “Dengan segala keterbatasan dan semangat yang luar biasa, kami bekerja semaksimal mungkin untuk masyarakat di wilayah terdampak,” tutupnya.

03 Desember 2025

Update Bencana Sumatera: 290 Korban di Sumut Teridentifikasi, Tapteng Paling Banyak

LensaDaily - Sebanyak 290 korban bencana di Sumatera Utara (Sumut) selesai diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut. Dari total keseluruhan, korban di Tapanuli Tengah (Tapteng) paling banyak.Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan yang juga menjabat sebagai Vice DVI Commander Polda Sumut, Kombes Pol. dr Taufik Ismail dalam konferensi pers, di RS Bhayangkara, Kota Medan, Rabu 3 Desember 2025."Per hari Selasa, 2 Desember 2025, kami sudah mendata, ada 290 korban yang sudah kami identifikasi dan sudah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan," ungkap Kombes Pol. dr Taufik Ismail.Taufik menjelaskan 190 korban meninggal dunia, berhasil diidentifikasi tersebar di 12 polres di wilayah hukum Polda Sumut. Ia menjelaskan semua korban jiwa ini, teridentifikasi, dengan dilaksanakan melalui data sekunder. "Artinya, data yang bisa dilihat, dibandingkan, dari korban tersebut. Karena, dalam waktu seminggu terakhir ini, karena ini sudah hampir seminggu bencana ini, itu masih dalam keadaan relatif utuh. Jadi, masih mudah untuk diidentifikasi," jelas Taufik.Dalam Operasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Wilayah Polda Sumut, Taufik mengungkapkan pihaknya menggelar Operasi DVI yang tersebar di setiap Kabupaten di Wilayah Polda Sumut ini, dengan kekuatan 30 personel, yang terdiri dari 10 orang bantuan tim DVI dari Mabes Polri, dan selebihnya merupakan anggota tim DVI Polda Sumut."Selanjutnya, karena ini sudah satu minggu dan masih ada korban yang hilang, korban yang hilang itu terdata di kami ada 122 orang," ungkap Taufik. Jumlah korban bencana di Sumut berhasil diidentifikasi:1. Tapanuli Utara ada 34 korban meninggal dunia, sudah teridentifikasi semua.2. Sibolga, korban meninggal 57 orang, sudah teridentifikasi semua.3. Tapanuli Selatan, 79 orang, sudah teridentifikasi semua.4. Tapanuli Tengah, 82 orang, sudah teridentifikasi semua.5. PakPak Bharat, 2 korban meninggal dunia, sudah teridentifikasi.6. Humbahas, terdapat 8 korban yang sudah teridentifikasi.7. Nias Selatan, ada 1 orang, sudah teridentifikasi.8. Padangsidimpuan, ada 1 orang, sudah teridentifikasi.9. Binjai, 1 orang, sudah teridentifikasi.10. Belawan, 2 orang, sudah teridentifikasi.11. Langkat, 13 orang, sudah teridentifikasi.12. Medan, 10 korban meninggal dunia, sudah teridentifikasi

03 Desember 2025