LensaDaily - Sebanyak 44 Warga Binaan pemeluk agama Konghucu di seluruh Indonesia mendapat Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Hari Raya Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026., yang diserahkan Selasa 17 Februari 2026.Dari total 44 orang, 43 orang merupakan Narapidana yang menerima RK I dengan rincian 11 orang memperoleh Remisi 15 hari, 25 orang memperoleh Remisi satu bulan, tiga orang memperoleh Remisi satu bulan 15 hari, dan empat orang memperoleh Remisi dua bulan. Selain itu, satu Anak Binaan menerima PMP Khusus I selama 15 hari.Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan pemberian RK dan PMP Khusus merupakan bentuk penghormatan negara kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pembinaan. Ia menegaskan Remisi dan PMP diberikan secara selektif dan objektif kepada Warga Binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.“Pemberian ini dilaksanakan secara selektif dan objektif. Selain sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi kelebihan penghuni di Lapas dan Rutan,” kata Menteri Imipas, Agus Andrianto, Selasa 17 Februari 2026.Makna shio Kuda Api pada momen Imlek kali ini juga diharapkan menjadi cerminan semangat Kemenimipas dalam menyongsong tahun 2026, khususnya dalam mendukung dan melaksanakan berbagai kebijakan dan program strategis pemerintah.Semangat bergerak maju, penuh energi, dan berani berinovasi tercermin dalam pelaksanaan 15 Program Aksi Tahun 2026 sebagai tindak lanjut program akselerasi, selaras dengan program prioritas Presiden RI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, pembinaan, serta tata kelola yang profesional dan berintegritas.Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan pemberian Remisi dan PMP pada momen hari besar keagamaan merupakan wujud pemenuhan hak Warga Binaan sekaligus strategi pembinaan berkelanjutan.“Remisi dan PMP tidak hanya pengurangan hukuman, melainkan instrumen pembinaan yang mendorong Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” terangnya.Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan per 9 Februari 2026, terdapat 272.394 Tahanan dan Narapidana. Sementara itu, terdapat 1.824 Anak dan Anak Binaan per 10 Februari 2026.Pemberian RK dan PMK Khusus Imlek ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas perilaku baik Narapidana dan Anak Binaan, tetapi juga menghemat anggaran negara yang dialokasikan untuk kebutuhan makan Narapidana dan Anak Binaan sejumlah Rp25.447.500.Pemberian Remisi dan PMP ini juga didasarkan pada beberapa regulasi, termasuk Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 1999 beserta perubahannya, Keputusan Presiden RI Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, termasuk Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.Melalui momen tersebut, Ditjenpas turut menegaskan komitmennya dalam memenuhi hak Warga Binaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mendukung pembinaan yang terukur, akuntabel, dan berkeadilan.
17 Februari 2026Tag: imlek
LensaDaily - Libur panjang Imlek 2026 yang jatuh pada H-4 atau Jumat 13 Februari 2026 terjadi peningkatan volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Regional Nusantara. Secara keseluruhan, total volume lalin tercatat 211.359 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 8,2% dari total volume lalin normal yaitu 195.350 kendaraan pada Jumat 12 Februari 2026.Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat dapun rincian volume lalin ruas tol di enam ruas Regional Nusantara jelang libur panjang Imlek 2026 adalah sebagai berikut:1. Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa: tercatat jumlah volume lalin sebesar 92.721 kendaraan atau meningkat 6,1% dari total volume lalin normal yakni 87.415 kendaraan. Dari lalin tersebut, 22.004 kendaraan melintas melalui GT Amplas untuk menuju Kota Medan."Angka tersebut meningkat 7,60% dibanding total volume lalin normal yaitu 20.450 kendaraan. Sementara lalin yang meninggalkan Kota Medan melalui GT Amplas sejumlah 22.923 kendaraan atau meningkat 6,71% dibanding total volume lalin normal 21.481 kendaraan," kata Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani dalam keterangan tertulisnya Sabtu 14 Februari 2026.2. Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi: tercatat sejumlah 17.628 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 14,5% dibanding total volume lalin normal yaitu 15.396 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, 6.048 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu.Angka tersebut lebih tinggi 27,68% dibanding total volume lalin normal yang melintas di GT Kualanamu yaitu 4.737 kendaraan. Sementara, 6.578 kendaraan terdata menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu, meningkat 24,51% dibanding total volume lalin normal yaitu 5.283 kendaraan.3. Ruas Tol Balikpapan-Samarinda: tercatat volume lalin sebesar 11.680 kendaraan atau meningkat 10,7% dari volume lalin normal yakni 10.552 kendaraan.4. Ruas Tol Manado-Bitung: tercatat volume lalin sejumlah 7.751 kendaraan atau meningkat 0,6% dibanding volume lalin normal, yaitu 7.707 kendaraan.5. Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa: tercatat volume lalin sebanyak 64.790 kendaraan melintas atau meningkat 8,4% dari volume lalin normal yakni 59.779 kendaraan.6. Ruas Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan: tercatat total volume lalin sebesar 16.789 kendaraan atau meningkat 15,8% dari total volume lalin normal yakni 14.501 kendaraan. Dari lalin tersebut, sejumlah 9.234 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 18,31% dibanding total volume lalin normal yaitu 7.805 kendaraan.Kemudian, tercatat sebanyak 7.676 kendaraan meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 10,56% dibanding total volume lalin normal yaitu 6.943 kendaraan."Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Imlek 2026 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan," sebut Tyas Pramoda Wardhani.
14 Februari 2026


