icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: jakartatimur


Klinik Aborsi di Apartemen di Jakarta Dibongkar, Pelaku Perankan Dokter Palsu - Beroperasi Sejak 2022

LensaDaily - Bisnis praktik aborsi ilegal tersembunyi di apartemen kawasan Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur (Jaktim) dibongkar Polda Metro Jaya yang menetapkan 5 orang tersangka. Para pelaku berbagi peran, termasuk menjadi dokter palsu.“Telah mengungkap praktik aborsi ilegal di salah satu apartemen di Jaktim. Di mana dari tahun 2022-2025 telah melayani 361 orang pasien,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, Rabu 17 Desember 2025.Ditambahkan Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Polz Edy Suranta Sitepu, kelima tersangka turut berperan sebagai dokter abal-abal, admin hingga penjemput para wanita yang ingin melakukan aborsi termasuk wanita yang sedang aborsi. Kemudian dari keterangan tersangka bahwa biaya pelaksanaan aborsi ini bervariasi dari Rp5-8 juta.Lebih lanjut dijelaskannya, praktik ini didalangi oleh seorang perempuan inisial NS yang bertindak sebagai dokter abal-abal. Selama proses aborsi dilakukan, dia turut dibantu RH yang menjadi asistennya.“Dari perannya tersebut, dia (NS) memperoleh bayaran sebesar Rp1.700.000. Kemudian saudari RH, ini memiliki peran membantu NS dalam melakukan aborsi, mendapatkan hasil sekitar Rp1.000.000,” ungkapnya.Kemudian tersangka M memiliki peran menjemput serta mengantar pasien. Dalam menjalankan perannya, dia mendapatkan hasil sekitar Rp1.000.000.Lalu, untuk tersangka dua laki-laki inisial LN bertugas menyewa unit kamar apartemen. Untuk LH memiliki peran pengelola admin Web dengan nama ”Klinik Aborsi Kuret Promedis” dan “Klinik Aborsi Raden Saleh”.Selain otak dari praktik bisnis ilegal tersebut, polisi juga menangkap dua orang wanita inisial KWM dan R sebagai pasien yang hendak melakukan aborsi memakai jasa dari klinik abal-abal NS.“Terhadap ke seluruh tersangka baik yang ditangkap di dalam kamar termasuk juga pasien termasuk LN, saat ini semua sudah di Polda Metro Jaya dan sudah dilakukan proses hukum yang berlaku,” ujarnya.

18 Desember 2025

Dua Pelaku Penembakan Hansip Ditangkap, Tembak Korban Usai Tepergok Mencuri Sepeda Motor

LensaDaily - Pelaku penembakan seorang petugas hansip berinisial AS di kawasan Cakung, Jakarta Timur ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah melakukan aksi sadis itu. Pelaku menembak korban usai tepergok hendak mencuri sepeda motor warga. Kepolisian berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang menembak seorang petugas hansip berinisial AS di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Keduanya ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah melakukan aksinya.Penangkapan dilakukan oleh Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur. Kedua pelaku diketahui berinisial R alias Romaja dan PS alias Pam Saputra.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pelaku pertama berhasil ditangkap ketika hendak kabur ke Lampung.“Pelaku R diamankan saat akan kabur ke Lampung, diamankan saat menyeberang di Bakauheni. Setelah itu pelaku inisial PS juga diamankan oleh Subdit Resmob dan Polrestro Jaktim,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, Minggu 9 November 2025.Keduanya langsung digelandang ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Kriminal Umum. Saat diamankan, tangan pelaku diborgol menggunakan kabel ties, dan sejumlah barang bukti turut disita dari keduanya.“Diamankan senjata api, kunci T, sepeda motor, dan pakaian yang digunakan saat kejadian,” tambah Budi.Peristiwa penembakan itu terjadi pada Sabtu 8 November 2025 sekitar pukul 03.30 WIB, di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07 RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung. Saat kejadian, korban bersama dua rekannya, T (48) dan R (58), tengah berjaga malam di lingkungan RW 09.Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban yang memantau CCTV melihat dua orang mencurigakan yang diduga hendak mencuri sepeda motor.“Korban sedang melaksanakan jaga atau ronda malam sebagai Hansip RW 09. Korban pada saat itu sedang memonitor kamera pengawas (CCTV), melihat ada dua orang dicurigai sedang mencongkel motor,” ujar Kompol Widodo.Korban bersama dua rekannya kemudian mendatangi lokasi menggunakan sepeda motor. Setibanya di lokasi, korban langsung menabrakkan motornya ke arah kendaraan pelaku untuk mencegah mereka kabur, hingga sempat terjadi perkelahian. Tak lama, terdengar suara tembakan dua kali yang membuat korban terjatuh.Dua rekan korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga, sementara pelaku melarikan diri. Namun, berkat gerak cepat petugas, keduanya berhasil dibekuk dalam waktu singkat.Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya, sementara polisi masih mendalami asal senjata api yang digunakan dalam aksi penembakan tersebut.

10 November 2025