icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: johnherdman


Andalkan Pemain Lokal di Piala AFF 2026, Ini Alasan John Herdman

LensaDaily - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan mengapa AFF Cup 2026 atau Piala AFF akan menjadi ajang di mana Timnas Indonesia akan menampilkan skuad yang sepenuhnya terdiri dari pemain domestik. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembangkan talenta lokal sekaligus menghindari gangguan terhadap karier pemain-pemain diaspora yang sedang menjalani musim kompetisi baru di klub-klub Eropa pada periode Juli-Agustus."Ya, itu akan menjadi pemain lokal kita, pemain domestik kita," ujar Herdman saat ditanya mengenai komposisi skuad yang akan dibawa ke turnamen regional tersebut di Stadion Madya, Jakarta, mengutip keterangannya Senin 1 Juni 2026.Pilihan ini mencerminkan komitmen Herdman terhadap pengembangan sepak bola domestik Indonesia secara berkelanjutan. Dengan fokus pada pemain lokal, Herdman dapat mengalokasikan waktu dan sumber daya untuk membangun fondasi taktis yang kuat dalam jangka panjang, sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain berbasis di klub-klub Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional.Keputusan Herdman untuk mengandalkan sepenuhnya pemain domestik di AFF Cup memiliki implikasi strategis yang lebih luas bagi pengembangan Timnas Indonesia.Pertama, hal ini memungkinkan Herdman untuk membangun identitas taktis yang konsisten dan kohesif tanpa harus menyesuaikan dengan pemain-pemain diaspora yang mungkin memiliki gaya bermain berbeda.Kedua, dengan memberikan kesempatan bermain di level internasional kepada pemain domestik, Herdman menciptakan lingkungan kompetitif di mana pemain lokal merasa dihargai dan memiliki peluang karier yang jelas. Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan dedikasi pemain-pemain tersebut dalam mengikuti program latihan yang sangat intensif.Ketiga, strategi ini sejalan dengan filosofi pembinaan jangka panjang yang telah Herdman terapkan sejak awal periode kepemimpinannya. Dengan fokus pada pemain lokal, Herdman dapat membangun generasi pemain yang solid dan stabil, yang akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.

5 hari yang lalu

FIFA Series 2026: Indonesia Hadapi Bulgaria, Herdman Tekankan Disiplin dan Impresif Sejak Awal

LensaDaily - Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 30 Maret 2026. Kepala pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan kesiapan timnya dengan menekankan pentingnya disiplin dan start cepat sejak awal pertandingan.Indonesia sendiri melaju ke final usai menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada Jumat 27 Maret 2026, sementara Bulgaria tampil impresif dengan kemenangan 10-2 atas Kepulauan Solomon. Herdman pun mengingatkan bahwa karakter permainan Bulgaria sangat berbeda dibanding lawan sebelumnya.“Setiap tim tentu berbeda. Saint Kitts and Nevis sulit ditebak struktur dan sistemnya, dan itu bisa membuat kita ikut terbawa ritme mereka. Tapi tim kami bermain disiplin untuk menghindari situasi transisi berbahaya,” ujar Herdman usai memimpin sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Minggu 29 Maret 2026. â€śBulgaria berbeda. Mereka lebih besar secara fisik, lebih kuat, sangat terorganisir, dan transisinya jauh lebih rapi serta cepat. Karena itu, kami harus memulai pertandingan dengan lebih baik dibanding laga sebelumnya,” lanjut dia.Pelatih Timnas Indonesia itu menyoroti pentingnya 10 hingga 15 menit awal pertandingan agar Indonesia tidak kembali mengalami start lambat.“Kalau kami memulai dengan lambat seperti saat melawan Saint Kitts, kami bisa dihukum. Melawan tim seperti Bulgaria, kalau mereka unggul lebih dulu, mereka tahu bagaimana menutup pertandingan,” kata Herdman.“Karena itu, kami harus tampil sangat profesional terutama di 10-15 menit awal, lalu membiarkan atmosfer, dukungan suporter, kepercayaan diri, dan semangat tim menyatu,” tambahnya.Dari sisi kondisi tim, Herdman memastikan adanya satu pemain yang harus absen karena cedera.“Terkait kondisi pemain, sayangnya Mauro Zijlstra mengalami cedera otot paha. Ini sangat disayangkan karena dia sedang sangat bersemangat setelah mencetak gol profesional pertamanya dan gol pertamanya untuk negara,” ujarnya.Sebagai pengganti, Timnas Indonesia memanggil Jens Raven yang dinilai mampu mengisi posisi tersebut. â€śKami melakukan perubahan dengan memanggil Jens Raven. Saya sempat melihat dia bermain langsung dalam laga pramusim di Bali. Saya suka beberapa hal dari dirinya. Dia masih sangat muda dan saya pikir bisa menjadi bagian dari masa depan tim,” kata Herdman.Di tengah jadwal yang padat, Herdman juga menekankan pentingnya pemulihan dan kesiapan mental pemain.“Kemarin para pemain juga mendapat sedikit waktu untuk diri mereka sendiri, itu penting. Hari ini kami bekerja keras, melakukan beberapa pertemuan taktik dan juga pembahasan terkait budaya tim. Saya rasa kami sudah siap,” pungkasnya.

30 Maret 2026

FIFA Series 2026: Pesta Gol dari Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final

LensaDaily - Kemenangan meyakinkan ditorehkan Timnas Indonesia dari Saint Kitts and Nevis empat gol tanpa balas pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat 27 Maret 2026 malam. Empat gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Beckham Putra Nugraha (15’, 25’), Ole Romeny (53’), dan Mauro Zijlstra (74’).Sejak awal pertandingan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Lima menit pertama, Jay Idzes dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dan memaksa tim tamu bermain lebih dalam. Permainan sabar dari kaki ke kaki menjadi kunci untuk membongkar pertahanan rapat Saint Kitts and Nevis.Peluang pertama hadir pada menit ke-8 melalui situasi sepak pojok. Dony Tri Pamungkas mengirimkan bola yang disambut sundulan Jordi Amat, namun masih melambung di atas mistar. Lima menit berselang, Beckham Putra Nugraha mengirimkan umpan terobosan dari sisi kanan yang disambar Kevin Diks dengan sepakan first time, tetapi bola hanya mengenai sisi luar jaring.Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Umpan terobosan akurat dari Ole Romeny sukses membebaskan Beckham Putra dari jebakan offside. Dengan tenang, Beckham melakukan solo run, mengecoh kiper, dan menceploskan bola ke gawang.Kombinasi keduanya kembali membuahkan hasil di menit ke-25. Lagi-lagi melalui umpan terobosan Romeny, Beckham berhasil menuntaskannya dengan sepakan kaki kanan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.Sepanjang sisa babak pertama, Indonesia terus menekan. Saint Kitts and Nevis kesulitan keluar dari tekanan dan hanya mengandalkan umpan-umpan panjang yang dengan mudah dipatahkan lini belakang Indonesia yang dikomandoi Jay Idzes. Menjelang turun minum, Indonesia mendapat peluang dari tendangan bebas setelah Ramadhan Sananta dilanggar di area berbahaya pada menit ke-44. Kevin Diks yang maju sebagai eksekutor masih belum mampu mengarahkan bola tepat sasaran. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.Memasuki babak kedua, tim asuhan John Herdman tetap tampil agresif. Pada menit ke-51, Dony Tri kembali membangun serangan lewat kombinasi dengan Beckham, namun upaya placing Beckham masih bisa ditepis kiper lawan.Dua menit kemudian, Indonesia menambah keunggulan. Berawal dari sepak pojok yang berujung kemelut di kotak penalti, bola jatuh di kaki Ole Romeny yang langsung melepaskan tendangan mendatar untuk mengubah skor menjadi 3-0.Herdman kemudian melakukan sejumlah rotasi pada menit ke-58 dengan memasukkan Yakob Sayuri, Sandy Walsh, Ivar Jenner, dan Joey Pelupessy, menggantikan Jay Idzes, Kevin Diks, Jordi Amat, serta Calvin Verdonk. Pergantian kembali dilakukan pada menit ke-65 dengan masuknya Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders menggantikan Elkan Baggott, Beckham Putra, dan Ole Romeny. Sementara itu, Mauro Zijlstra masuk pada menit ke-71 menggantikan Ramadhan Sananta.Indonesia semakin menjauh pada menit ke-74. Umpan terobosan dari Joey Pelupessy membebaskan Mauro Zijlstra dari jebakan offside. Dalam situasi satu lawan satu, Mauro dengan tenang menaklukkan kiper untuk mencetak gol keempat.Saint Kitts and Nevis sempat mendapat peluang terbaiknya pada menit ke-84 ketika sepakan pemain depan mereka membentur tiang gawang yang dikawal Maarten Paes. Indonesia sendiri hampir menambah gol di menit ke-88 lewat Yakob Sayuri, namun dianulir karena offside.Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol. Indonesia menutup laga dengan kemenangan 4-0.Hasil ini menjadi awal positif bagi John Herdman dalam pertandingan perdananya bersama Timnas Indonesia. Dengan kemenangan tersebut, Indonesia melaju ke final dan akan menghadapi Bulgaria yang sebelumnya menang 10-2 atas Kepulauan Solomon. Laga final dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

28 Maret 2026

Come Back Perkuat Timnas Indonesia, Elkan Baggott: Senang Kembali Membela Negara Saya

LensaDaily - Jelang turnamen FIFA Series 2026, Timnas Indonesia mendapat suntikan kekuatan dengan kembalinya bek Elkan Baggott ke dalam skuad. Baggott terakhir kali membela Timnas Indonesia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Qatar melawan Australia, 28 Januari 2024 lalu.Pemain milik Ipswich Town itu kembali dipanggil setelah absen cukup lama dan berpeluang tampil saat Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.Kini ia pun mengaku antusias bisa kembali mengenakan seragam Merah Putih, terlebih dengan atmosfer baru yang dibawa pelatih anyar, John Herdman.“Saya sangat senang bisa kembali membela negara saya. Pelatih John Herdman membawa energi baru dan semangat tim yang kuat. Kami sangat antusias untuk bermain di depan para suporter besok,” ujar Baggott dalam sesi jumpa pers jelang laga, Kamis, 26 Maret 2026. Baggott juga menilai ada perubahan signifikan dalam skuad Timnas Indonesia dibanding beberapa tahun lalu. Menurutnya, peningkatan kualitas pemain menjadi faktor utama yang mendorong perkembangan tim.“Perbedaan terbesar dibanding dua tahun lalu adalah standard dan kualitas pemain. Sekarang lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top,” katanya.Ia menambahkan, kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman di level tinggi turut meningkatkan atmosfer kompetitif di dalam tim, sekaligus memperkuat kebersamaan.“Mereka membawa standar tinggi, dan saya juga melihat kebersamaan serta semangat tim jauh lebih kuat dari sebelumnya. Ditambah dengan energi dan mentalitas baru yang dibawa pelatih,” lanjutnya.Terkait absennya dalam periode sebelumnya, Baggott memilih tidak menjelaskan secara rinci. Namun ia menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim ke depannya.“Yang jelas, saya sangat senang bisa kembali. Ini adalah negara saya, dan saya ingin memberikan yang terbaik serta membuat keluarga dan masyarakat Indonesia bangga,” sambungnya.Dalam proses kembali ke tim, Baggott juga menyoroti adanya kombinasi pemain lama dan baru yang membuat dinamika skuad semakin kompetitif. Meski begitu, ia merasa proses adaptasi berjalan lancar.“Mungkin setengah tim masih sama dan setengahnya pemain baru, jadi tentu ada proses adaptasi. Namun para pemain baru sangat menyambut dengan baik, itu membuat segalanya lebih mudah,” ujarnya.“Persaingan juga jauh lebih tinggi sekarang. Untuk mencapai target besar, kami memang membutuhkan kualitas pemain yang lebih tinggi,” kata Baggott.Di akhir sesi, pria berdarah Indonesia-Inggris ini mengaku optimistis dengan kualitas tim yang semakin merata di berbagai lini.“Bersaing dengan pemain yang bermain di liga top Eropa akan membantu saya dan pemain lain untuk terus berkembang, meningkatkan performa, dan membantu Indonesia naik di ranking FIFA serta, semoga, lolos ke Piala Dunia,” tutupnya.

27 Maret 2026

John Herdman Panggil 24 Pemain Hadapi FIFA Series 2026, Ini Nama-namanya

LensaDaily - Sebanyak 24 pemain dipanggil Kepala pelatih Timnas Indonesia, John Herdman untuk memperkuat skuad Garuda pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno akhir Maret ini. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya Herdman memanggil 41 pemain dalam provisional squad. Dari jumlah tersebut, ia meracik komposisi akhir dengan mempertimbangkan keseimbangan antara pengalaman dan potensi, demi menghadapi turnamen resmi FIFA yang mempertemukan tim dari berbagai konfederasi.Dalam turnamen ini, Indonesia akan bersaing dengan Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF). Laga pembuka akan mempertemukan Indonesia kontra St. Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon. Pemenang kedua pertandingan akan melaju ke final pada 30 Maret 2026.Dalam daftar pemain kali ini, Pelatih Timnas Indonesia Herdman memasukkan sejumlah pemain muda seperti Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra. Keduanya mendapat kesempatan untuk masuk dalam komposisi skuad yang disiapkan menghadapi turnamen.Kehadiran mereka menjadi bagian dari penyusunan tim yang mempertimbangkan kebutuhan dan opsi pemain di setiap lini.Di sisi lain, kembalinya Elkan Baggott memberikan dimensi berbeda di lini pertahanan. Bek bertubuh jangkung tersebut menawarkan keunggulan duel udara dan pengalaman bermain di level kompetitif Eropa, yang dapat menjadi opsi penting dalam mengantisipasi karakter permainan lawan yang beragam.Komposisi pemain yang dipilih menunjukkan pendekatan Herdman dalam menyusun skuad untuk menghadapi turnamen. 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Kiper:Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)Emil Audero (US Cremonese)Maarten Paes (AFC Ajax)Nadeo Argawinata (Borneo FC)Bek:Dean James (Go Ahead Eagles)Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)Elkan Baggott (Ipswich Town)Jay Idzes (US Sassuolo)Justin Hubner (Fortuna Sittard)Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach)Nathan Tjoe-A-On (Willem II)Rizky Ridho (Persija Jakarta)Sandy Walsh (Buriram United)Tengah:Calvin Verdonk (LOSC Lille)Eliano Reijnders (Persib Bandung)Ivar Jenner (Dewa United)Joey Pelupessy (Lommel SK)Jordi Amat (Persija Jakarta)Depan:Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung)Mauro Zijlstra (Persib Bandung)Ole Romeny (Oxford United)Ragnar Oratmangoen (FCV Dender)Ramadhan Sananta (DPMM FC)Yakob Sayuri (Malut United)

22 Maret 2026