icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: kementerianesdm


Cadangan Geotermal Indonesia Terbesar di Dunia, DPR Dorong Optimalkan Energi Panas Bumi

LensaDaily - Cadangan geotermal Indonesia merupakan yang terbesar di dunia sekitar 40 persen dari total global masih perlu ditingkatkan. Percepatan pemanfaatan energi panas bumi (geotermal) sebagai sumber energi bersih masa depan Indonesia pun sangat penting.Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dony Maryadi Oekon, usai memimpin rapat Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi XII DPR RI ke PLTP Geotermal Kamojang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis 25 September 2025.“Memang reserve (cadangan) geotermal kita cukup tinggi. Dan ini memang bisa digunakan menjadi batch load PLN. Jadi, memang proses pengerjaannya butuh waktu. Tetapi, ngapain kita tunggu-tunggu. Jadi, sekarang kita jalankan saja. Dan ini baru kurang lebih sekitar 10,3%, yang baru terserap dari semua yang ada. Jadi, makanya ini kita tekan dengan ini. Dan ini juga energinya, energi yang bersih. Jadi memang ini harus kita genjot,” kata Dony Maryadi Oekon mengutip dpr.go.id, Sabtu 27 September 2025.Legislator Dapil Jawa Barat ini menegaskan bahwa Indonesia memiliki banyak gunung berapi aktif yang menjadi sumber panas bumi melimpah. Energi tersebut dapat menjadi base load bagi PLN, sekaligus mendukung transisi menuju energi ramah lingkungan.“Kamojang ini adalah proses energi geotermal yang pertama, hampir kalau tidak salah, pertama dari tahun 1983 beroperasi, betul-betul manfaat. Jadi, saya betul-betul meminta dalam hal ini Kementerian ESDM dan juga PLN dan juga Pertamina geotermal, lebih mendorong energi (geotermal) ini untuk lebih ke depan. Jadi, melihat dari kondisi di sini saja, kita bisa lihat bahwasanya lingkungan juga tidak ada masalah dan mereka sangat bersih,” ujarnya.Dony juga menyampaikan bahwa pemanfaatan energi geotermal tidak bisa hanya dibebankan pada PLN. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama antara Kementerian ESDM, PLN, dan Pertamina Geotermal.“Ini adalah untuk energi kita ke depan nanti, selain ada bayu (tenaga angin) dan juga energi surya. Saya pikir ini tugasnya tugas bersama, bukan hanya PLN. Jadi, sumbernya adalah geotermal. Sebetulnya, kalau kita lihat ini sangat aman, perlu edukasi kepada masyarakat yang harus dilakukan. Bahwasanya, apa yang disebut dengan energi geotermal itu, jauh lagi lebih aman daripada nuklir sebetulnya. Jadi, meskipun nuklir sekarang sudah (maju) dengan teknologi-teknologi yang ada. (Geotermal) ini daripada nuklir, termasuk yang aman," bebernya.Lebih lanjut, ia menekankan perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai geotermal. Menurutnya, energi ini jauh lebih aman dibandingkan dengan nuklir, meskipun teknologi nuklir kini juga telah berkembang dengan tingkat keamanan yang tinggi.“Memang, teknologi nuklir kita mau dorong, itu juga harus ada edukasi kepada masyarakat. Begini prosesnya, ini yang dilakukan, supaya masyarakat mengerti tentang energi geotermal dan juga energi nuklir nantinya ke depan,” jelasnya.Kendati demikian, Politisi Partai PDI-Perjuangan ini menutup dengan ajakan agar pemerintah bersama para pemangku kepentingan serius mengoptimalkan pemanfaatan geotermal. Hal ini demi kemandirian energi nasional."Betul-betul ini benar-benar kita harus minta bersama-sama antara PLN, Pertamina, dan juga Kementerian ESDM, untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai energi geotermal ini," tutupnya.

27 September 2025