icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: laptop


Tok! Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

LensaDaily - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim divonis hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Nadiem Makarim terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara tersebut."Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun, dan pidana denda sejumlah Rp1 miliar, yang harus dibayar dalam jangka waktu satu bulan," kata Hakim Ketua saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juni 2026.Nadiem menjadi salah satu terdakwa dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek tahun 2019–2022.Sebelumnya, ia dituntut dengan pidana penjara selama 18 tahun, pidana denda Rp1 miliar subsider 190 hari penjara, serta uang pengganti Rp5,67 triliun subsider 9 tahun penjara.Dalam kasus itu, Nadiem Makarim didakwa melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp2,18 triliun. Korupsi diduga, di antaranya dilakukan dengan melaksanakan pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan CDM tahun anggaran 2020, 2021, dan 2022, tidak sesuai dengan perencanaan pengadaan dan prinsip-prinsip pengadaan.Perbuatan pendiri salah satu perusahaan teknologi itu didakwa dilakukan bersama-sama dengan tiga terdakwa lainnya dalam persidangan berbeda, yakni Ibrahim Arief alias Ibam, Mulyatsyah dan Sri Wahyuningsih serta Jurist Tan, yang saat ini masih buron.Secara perinci, kerugian negara yang disebabkan meliputi sebesar Rp1,56 triliun terkait program digitalisasi pendidikan pada Kemendikbudristek, serta senilai 44,05 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp621,39 miliar akibat pengadaan CDM yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat pada program digitalisasi pendidikan.Dengan perbuatan tersebut, Nadiem diduga telah menerima uang sebesar Rp809,59 miliar yang berasal dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) melalui PT Gojek Indonesia.Disebutkan bahwa sebagian besar sumber uang PT AKAB berasal dari investasi Google senilai 786,99 juta dolar AS. Hal itu dapat dilihat dari kekayaan Nadiem yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2022, yakni terdapat perolehan harta jenis surat berharga senilai Rp5,59 triliun.Atas perbuatannya, eks Mendikbudristek itu terancam pidana yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.***

30 Juni 2026

Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Chromebook, Langsung Ditahan Kejagung

LensaDaily - Status mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Nadiem Makarim pun resmi menggenakan rompi pink, tahanan kasus korupsi yang ditangani Kejagung.Penetapan tersangka ini, Nadiem Makarim membantah sangkaan yang dialamatkan penyidik Kejagung kepadanya. Kasus ini, penyidik memperkirakan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun."Saya tidak melakukan apapun. Tuhan akan melindungi saya dan kebenaran akan keluar. Allah akan mengetahui kebenaran. Bagi saya, seumur hidup saya, integritas nomor satu, kejujuran nomor satu. Tuhan. Allah akan melindungi saya Insyaallah," katanya, Kamis (4/9/2025).Nadiem langsung ditahan di Rutan Salemba selama 20 hari ke depan, terhitung sejak hari ini."Untuk kepentingan penyidikan, tersangka NAM, akan dilakukan penahanan di rutan selama 20 hari ke depan sejak hari ini 4 September 2025 bertempat di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan."NAM yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi melakukan pertemuan dengan pihak dari Google Indonesia dalam rangka membicarakan mengenai produk dari Google yaitu dalam program Google for Education dengan menggunakan Chromebook yang bisa digunakan oleh Kementerian terutama kepada peserta didik," kata Nurcahyo.Dalam beberapa kali pertemuan antara Nadiem dan Google, lanjutnya, telah disepakati bahwa produk dari Google yaitu Chrome OS dan Chrome Device Management atau CDN akan digunakan dalam proyek pengadaan alat teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK.Selanjutnya pada tanggal 6 Mei 2020, Nadiem mengundang pejabat Kemendikbudristek dan staf khusus dalam rapat tertutup. Peserta rapat diwajibkan menggunakan headset dalam pertemuan online tersebut."Mewajibkan para peserta dalam menggunakan handset atau alat sejenisnya yang membahas pengadaan atau kelengkapan alat TIK yaitu menggunakan Chromebook sebagaimana perintah dari NAM," katanya.Pada awal 2020, Nadiem sebagai Mendikbudristek menjawab surat Google untuk ikut partisipasi dalam pengadaan alat TIK di Kemendikbud padahal sebelumnya surat Google tersebut tidak dijawab oleh Menteri sebelumnya."[Menteri sebelumnya] Tidak merespons karena uji coba pengadaan Chromebook tahun 2019 telah gagal dan tidak bisa dipakai untuk sekolah gratis terluar atau daerah terluar tertinggal terdalam 3T. Atas perintah NAM dalam melaksanakan pengadaan TIK tahun 2020 yang akan menggunakan Chromebook, SW selaku Direktur SD dan M selaku Direktur SMP membuat juknis juklab yang spesifikasinya sudah menguji chrome OS."Sumber: CNBC Indonesia

04 September 2025

HUAWEI MatePad Pro 12.2” Hadirkan Solusi Ideal Para Profesional

LensaDaily - Huawei kembali menghadirkan inovasi terbarunya di pasar tablet premium melalui peluncuran HUAWEI MatePad Pro 12.2” tahun 2025. Tablet flagship ini dirancang sebagai perangkat 3-in-1 yang dapat berfungsi sebagai PC, notebook, hingga artboard digital — menjadikannya lebih dari sekadar tablet biasa.Dilengkapi dengan keyboard inovatifyang terintegrasi dengan tempat penyimpanan dan pengisian stylus, layar Tandem OLED 12.2-inci terdepan di industri, serta WPS Office setara laptop yang eksklusif, perangkat ini siap mendukung gaya kerja modern yang dinamis dan mobile.Resmi hadir mulai 25 Juli 2025, HUAWEI MatePad Pro 12.2” menjadi solusi ideal bagi para profesional yang mendambakan efisiensi, kreativitas, dan mobilitas dalam satu genggaman.Pengalaman Produktivitas Lebih Dari Laptop di Ujung JariHUAWEI MatePad Pro 12.2” terbaru ini hadir dengan fitur unggulan yang mampu memberikan pengalaman produktivitas maksimal serta menjawab kebutuhan para profesional, dengan dilengkapiHUAWEI Glide Keyboard yang inovatif lengkap dengan Stylus, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan stylus saat membawa tablet kemanapun karena keyboard ini dilengkapi dengan tempat penyimpanan khusus pencil didalamnya. Selain itu, untuk kebutuhan masyarakat modern saat ini untuk dapat bekerja dimanapun, kapanpun, tablet ini dilengkapi dengan PC-level WPS Office yang eksklusif, hingga HUAWEI Notes. Satu perangkat yang ringan ini mampu mendukung pengguna mulai dari menyusun laporan, membuat presentasi, mencatat ide brainstorming, hingga multitasking dalam bekerja dan berkreasi tanpa harus membawa laptop.Bekerja Lebih Cerdas dan Fleksibel dengan Dukungan Aksesoris HUAWEI Glide Keyboard yang JeniusHadir dengan desain ultra-slim 5.5mm dan bobot yang ringan dengan total berat keseluruhan plus keyboardnya hanya 932 gram, HUAWEI MatePad Pro 12.2” menjadi tablet flagship paling ringan dan tipis di kelasnya, sehingga memungkinkan pengguna untuk tetap produktif di mana saja tanpa mengurangi performa mereka.Dilengkapi juga dengan HUAWEI Glide Keyboard yang dirancang sebagai penunjang produktivitas masa kini, memiliki desain ultra-slim, ringan, dan tahan noda menjadi solusi mobilitas ideal bagi mereka yang aktif dan dinamis.Keyboard ini juga dilengkapi dengan slot tersembunyi untuk menyimpan dan mengisi daya stylus HUAWEI M-Pencil (Generasi ke-3) — sebuah inovasi yang saat inihanya dimiliki oleh Huawei dan belum ditemukan pada keyboard tablet lainnya di industri. Bukan hanya memberikan efisiensi dalam pengisian daya secara nirkabel, tetapi juga menjadi solusi praktis untuk menghindari risiko stylus hilang atau tertinggal.

24 Juli 2025