icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: menkopolkam


Para Menteri dan Kepala Badan Tegaskan Komitmen Mengabdi Usai Dilantik Presiden Prabowo

LensaDaily - Presiden RI Prabowo Subianto meminta menteri, wakil menteri, dan kepala badan yang baru dilantik untuk bertanggungjawab atas tugas dan jabatan yang diemban. Pelantikan ini bukan hanya pergantian pejabat, tetapi juga menjadi simbol komitmen kolektif Kabinet Merah Putih untuk bekerja maksimal demi kepentingan bangsa.Dari tekad pengabdian hingga penguatan komunikasi publik, setiap pejabat menegaskan kesiapan mereka mendukung visi Presiden Prabowo membangun Indonesia yang lebih kuat, berdaulat.Adapun para menteri, wakil menteri, kepala badan dan wakil kepala badan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029:   . Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam);   . Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora);   . Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan;   . Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan; dan   . Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi.   . Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah;   . Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan;   . Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian; serta   . Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan para menteri dan wakil menteri yang dilantik.“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, yang menegaskan tekadnya untuk terus mengabdi tanpa mengenal kata lelah.“Gunakan sisa umur untuk kepentingan bangsa dan negara. Gunakan sisa umur itu untuk tetap mengabdi kepada bangsa dan negara. Gak ada istilah istirahat,” ujarnya kepada awak media usai pelantikan.Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menekankan pentingnya menyeimbangkan fokus antara pembangunan generasi muda dan pengembangan olahraga nasional. Terkait olahraga, Erick menegaskan peran olahraga sebagai alat pemersatu bangsa sekaligus sarana diplomasi.“Olahraga harus menjadi alat pemersatu bangsa. Olahraga adalah duta bangsa di dunia. Artinya kita harus menaikkan marwah dan martabat kita, dan kedigdayaan kita sebagai bangsa,” ungkap Erick.Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang baru dilantik, Angga Raka Prabowo, menegaskan pihaknya akan memperkuat koordinasi dan sinergi komunikasi lintas kementerian dan lembaga. Ia menyebut transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menjadi Badan Komunikasi Pemerintah merupakan langkah strategis dalam memperbaiki eksekusi komunikasi pemerintah.“Ini bukan badan baru, tapi ini transformasi dari PCO. Dan ini juga in line dengan posisi saya di Komdigi jadi ini kita perkuat komunikasi agar semua program-program Bapak Presiden tersampaikan kepada publik,” ucap Angga.Lebih lanjut, Angga menegaskan bahwa badan yang dipimpinnya juga berfungsi sebagai jembatan dua arah.“Kita juga sebagai jembatan, suara-suara publik yang ada di media, kita juga bisa mendengarkan. Dan yang terpenting adalah bagaimana semua yang menjadi kebijakan atau yang menjadi arahan Bapak Presiden, program-program beliau juga bisa dikoordinasikan, diselaraskan, disinkronisasikan di antara kementerian lembaga juga bersama dengan teman-teman media,” lanjutnya.Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan mandat sesuai Peraturan Presiden, terutama dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program-program prioritas pemerintah.  â€śKe depan insyaallah KSP bukan hanya orientasi ke dalam, tapi juga ke depan,” tegasnya.

18 September 2025

Usai Dilantik Masuk Kabinet, Presiden Prabowo Anugerahkan Jenderal Kehormatan kepada Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri

LensaDaily - Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat istimewa kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian, Komjen Ahmad Dofiri. Penganugerahan pangkat istimewa tersebut digelar usai keduanya dilantik masuk dalam Kabinet Merah Putih.Penganugerahan tersebut dilaksanakan di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu 17 September 2025. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 84/TNI Tahun 2025 dan Nomor 85/POLRI Tahun 2025 tentang Penganugerahan Pangkat secara Istimewa, Presiden Prabowo menganugerahkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan kepada Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. Sementara itu, pangkat Jenderal Polisi Kehormatan dianugerahkan kepada Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Ahmad Dofiri.Prosesi penganugerahan diawali dengan pembacaan Keppres oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Kosasih. Selanjutnya, Kepala Negara secara langsung melakukan prosesi penanggalan pangkat lama dan pemasangan pangkat baru kepada kedua penerima anugerah.Dalam sambutannya usai prosesi penganugerahan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keputusan pemberian pangkat kehormatan kepada keduanya merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara. Kepala Negara juga memandang bahwa dedikasi dan pengorbanan keduanya telah memperlihatkan kesetiaan yang patut menjadi teladan. â€śUntuk itu dalam menghadapi tugas yang akan datang, di mana saya atas nama negara, dan bangsa masih minta kerelaan saudara untuk masih berbakti kepada negara dan bangsa walaupun saudara sudah berhak untuk istirahat sebagai warga negara,” katanya. Dengan khidmat, kedua purnawirawan menerima penganugerahan tersebut dari Presiden Prabowo. Dengan penganugerahan ini, Presiden pun berpesan agar keduanya tetap menjaga kehormatan TNI dan Polri. â€śUntuk memberi sesuatu kekuatan terhadap pengabdianmu, saya telah putuskan untuk memberi pangkat istimewa berupa jenderal bintang 4. Untuk itu, saudara harus menjaga kehormatan korps jenderal dan menjaga kehormatan TNI dan Polri untuk selanjutnya,” tandasnya. Turut hadir dalam penganugerahan tersebut yakni sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI jenderal Tandyo Budi R., dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, serta para Kepala Staf Angkatan.

18 September 2025

Reshuffle Jilid 2 Presiden Prabowo, Djamari Jabat Menko Polkam-Erick Thohir Sebagai Menpora

LensaDaily - Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan Reshuffle Jilid 2 dengan melantik Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Oahraga (Menpora), serta pejabat lainnya.Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Rabu 17 September 2025. Presiden Prabowo melantik Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. Sebelumnya posisi ini lowong usai pencopotan Budi Gunawan, adapun Sjafrie Sjamsoeddin menjabat sebagai Menko Polkam ad interim. Untuk posisi Menpora yang ditinggalkan Dito Ariotedjo akan diisi oleh Menteri BUMN yang juga Ketum PSSI Erick Thohir.Sementara itu Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo akan menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Pejabat lain yang dilantik oleh Presiden Prabowo adalah posisi Wakil Menteri, untuk Wamenaker akan dijabat oleh Afriansyah Noor.Sebelumnya posisi Wamenaker kosong usai Presiden Prabowo mencopot Immanuel Ebenezer atau Noel yang menjadi tersangka KPK dalam kasus pemerasan. Kemudian posisi Wamenkop akan diisi oleh Farida Faricha, posisi ini sebelumnya dijabat oleh Ferry Juliantono yang kini menjadi Menkop.Adapun posisi Wamenhut kini akan diisi oleh Rohmat Marzuki, menggantikan Sulaiman Umar. M. Qodari yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan menjadi Kepala Staf Kepresidenan.Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BP Taskin dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Lalu ada nama Sonny Sanjaya yang juga dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN.Sarah Sadiqa yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi LKPP kini dilantik menjadi Kepala LKPP. Kemudian ada nama mantan Wakapolri Ahmad Dofiri yang dilantik menjadi Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.Selanjutnya, Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan terhadap Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. “Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," kata Prabowo."Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” katanya.

17 September 2025

Menhan Syafrie Sjamsoeddin Dikabarkan Jabat Menko Polkam AD Interim

LensaDaily - Presiden RI, Prabowo Subianto belum menetapkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah lakukan reshuffle. Jabatan Menko Polkam sementara akan diisi oleh pejabat ad interim.Presiden Prabowo Subianto hanya melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, tiga posisi menteri merupakan reshuffle dan satu Menteri Haji dan Umrah yang baru dilantik, Jakarta, Senin (08/09/2025). Pada pelantikan tersebut disampaikan bahwa Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) telah menyelesaikan tugasnya sebagai menteri.Namun demikian, pelantikan untuk mengisi kedua jabatan tersebut belum dilakukan. Dalam keterangannya usai pelantikan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa untuk jabatan Menko Polkam sementara akan diisi oleh pejabat ad interim, beredar kabar posisi ini akan diisi Syafrie Sjamsoeddin, yang sekaligus Menteri Pertahanan.“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan menjadi Menko Polkam. Sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim untuk menjabat sebagai Menko Polkam,” ucap Mensesneg.Lebih lanjut, Mensesneg menyampaikan bahwa pengumuman resmi pejabat ad interim Menko Polkam akan disampaikan setelah penetapan ditandatangani. Sementara itu, untuk posisi Menpora, Mensesneg mengatakan bahwa pengganti Dito Ariotedjo tersebut berhalangan hadir dalam pelantikan hari ini.“Jadi pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan posisi sedang di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari. Akan dijadwalkan kembali di prosesi pelantikan yang berikutnya,” ujarnya.Terkait perubahan formasi di Kabinet Merah Putih, Mensesneg menuturkan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif dari Presiden Prabowo. Keputusan perubahan formasi ini, menurutnya juga diambil setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

09 September 2025

Reshuffle Kabinet, Presiden Prabowo Lantik 4 Menteri - Menkopolkam dan Menpora Masih Kosong

LensaDaily - Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik empat jabatan menteri dan satu wakil menteri reshuffle Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin 08 September 2025. Pelantikan tersebut tidak ada Menko Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).Para menteri dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029. Keempat menteri dan satu wakil menteri yang dilantik yaitu:1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan;2. Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia;3. Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi;4. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah; dan5. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan para menteri dan wakil menteri yang dilantik.“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.Acara pelantikan pun diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para tamu undangan lainnya. Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

08 September 2025