LensaDaily - Majelis Wali Amanat (MWA) Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031 akhirnya digelar usai sebelumnya ditunda Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI atas dugaan kecurangan.Pemilihan Rektor USU ini digelar di tingkat MWA USU, digelar di Kantor Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, di Jakarta, Selasa 18 November 2025."Hari ini, sedang berlangsung Pemilihan Rektor USU di Jakarta (Kantor Imipas), yang dilakukan oleh Anggota MWA," ungkap Kepala Humas, Promosi, dan Protokoler Universitas Sumatera Utara (USU) adalah Amalia Meutia, M.Psi., Psikolog, dalam keterangan tertulisnya. Pemilihan Rektor ditingkat MWA ini, diikuti 3 calon Rektor USU dengan perolehan suara terbanyak hasil pemilihan ditingkat Senat Akademik USU, beberapa waktu lalu. Para calon Rektor tersebut, yakni Prof. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., Prof. Poppy Anjelisa Z Hasibuan dan Prof. Isfenti Sadalia."Yang kemaren dilakukan di USU itu memilih 3 besar calon Rektor dari 8 calon," ungkap Amalia. Amalia menambahkan pihaknya akan memberikan informasi lanjutan, hasil pemilihan Rektor USU tingkat MWA USU itu."Untuk info hasilnya, kita tunggu pernyataan resmi dari Pimpinan ya," kata Kepala Humas USU itu.Sebelumnya, hasil rekapitulasi pemilihan Rektor USU tersebut, suara tertinggi diperoleh Prof. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., yang meraih 53 suara, nomor urut dua suara terbanyak adalah Prof. Poppy Anjelisa Z Hasibuan yang mendapat 18 suara dan suara ketiga terbanyak adalah Prof. Isfenti Sadalia sebanyak 16 suara.Sementara calon rektor lainnya yang mendapat suara keempat terbanyak dan berturut-turut adalah Prof. Himsar Ambarita dengan 13 suara, Dr. Dr. Johny Marpaung meraih 9 suara, Prof. Hasim Purba meraih 2 suara, sisanya yakni Dr. Firman Syarif dan Prof. Syahril Efendi mendapatkan 0 suara. Adapula 1 suara yang dianggap batal.
18 November 2025


