icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: naturalisasi


Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery Disetujui DPR

LensaDaily - Rekomendasi kewarganegaraan bagi dua calon pemain naturalisasi, yakni Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery disetujui secara resmi oleh Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, di Gedung DPR RI.Mengutip pssi.go.id Rabu 17 Juni 2026, Rapat Kerja tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut didampingi oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.Menanggapi persetujuan tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran anggota DPR RI. Ia menegaskan, pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama demi memajukan sepak bola Tanah Air."Kami dari PSSI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, masukan, serta kepercayaan yang senantiasa diberikan oleh pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI. Ini wujud nyata sinergi yang luar biasa antara pemerintah, wakil rakyat, dan federasi dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional. Kami sangat menghargai setiap catatan dari dewan dan akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang," ujar Erick Thohir.Dalam kesimpulannya, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menekankan pentingnya proses yang selektif dan berkelanjutan dalam kebijakan naturalisasi olahragawan."Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Sdr. Mitchell Lee Baker dan Sdr. Luke Anthony Vickery. Naturalisasi terhadap olahragawan harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis, komitmen olahragawan naturalisasi, kriteria yang jelas dan transparan, pembibitan dan pembinaan jangka panjang, dukungan bagi regenerasi pemain, dan evaluasi yang berkelanjutan," kata Lalu Hadrian Irfani.Erick menilai kedua pemain tersebut diperlukan untuk memperkuat kedalaman skuad timnas. "Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional. Mereka berkeinginan menjadi warga negara Indonesia (WNI) karena ingin berkontribusi dalam memperkuat timnas Indonesia," tambahnya.Sebelumnya, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery telah mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Jakarta pada 26–30 Mei sebagai bagian dari proyeksi skuad Piala AFF 2026, serta turut serta pada periode 1–9 Juni dalam momen FIFA Matchday Juni 2026. Kehadiran kedua pemain muda berbakat ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Garuda.Kedua pemain ini diproyeksikan untuk menjalani debut resmi bersama Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada periode 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.Sebagai informasi, Luke Anthony Vickery merupakan pemain kelahiran Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005, dan saat ini memperkuat klub Macarthur FC yang berlaga di kasta tertinggi Liga Australia. Sementara itu, Mitchell Lee Baker adalah pemain kelahiran 11 Desember 2006 yang kini bermain dan menimba ilmu di Georgetown University, Amerika Serikat.

17 Juni 2026

Timnas Indonesia Pesta Gol dari China Taipei 6-0

LensaDaily - Kemenangan menyakinkan diraih Timnas Indonesia atas China Taipei dengan skor tekak 6-0 dalam ajang FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat 5 September 2025. Pertandingan ini menjadi debut dua pemain naturalisasi dan permainan yang meyakinkan skuad Garuda.Laga baru berjalan empat menit, publik tuan rumah langsung bergemuruh. Beckham Putra Nugraha mengirimkan umpan silang matang yang disambut sundulan Jordi Amat untuk membuka keunggulan 1-0. Memasuki menit ke-10, Indonesia semakin agresif. Serangan bertubi-tubi membuat lini pertahanan Taipei kocar-kacir, meski sesekali mereka mencoba mengandalkan serangan balik.Peluang emas hadir di menit ke-15 ketika Shayne Pattynama menerima umpan Beckham. Sayang, sepakan kerasnya hanya mengenai jaring samping gawang lawan.Dominasi Indonesia berbuah gol kedua di menit ke-23. Dari skema sepak pojok Mark Klok, sundulan Rizky Ridho coba dihalau Chao Ming, namun justru masuk ke gawang sendiri. Garuda unggul 2-0.Tionghoa Taipei sempat membalas lewat aksi individu Estama John Miky pada menit ke-27, namun tembakannya berhasil diblok Jordi Amat. Lini tengah Indonesia tampil cair. Menit ke-33, kombinasi Egy Maulana Vikri dengan Mark Klok berujung gol ketiga. Sepakan Klok dari luar kotak penalti gagal diamankan kiper Huang Chiu Lin.Tidak berhenti sampai di situ, Garuda kembali mencetak gol pada menit ke-38. Umpan tarik Yakob Sayuri disambar Eliano Reijnders untuk mencatatkan gol perdananya bersama Timnas. Indonesia unggul 4-0.Jelang akhir babak pertama, Emil Audero melakukan penyelamatan gemilang atas eksekusi tendangan bebas Yu Chia Huang di menit ke-40. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.Memasuki babak kedua, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert melakukan rotasi dengan memasukkan Sandy Walsh menggantikan Yakob Sayuri. Pada menit ke-56, tim tamu hampir mencetak gol lewat Estama, namun sepakan sambarnya melebar tipis di sisi gawang Emil. Dua menit berselang, Indonesia kembali merobek gawang Taipei. Umpan Sandy Walsh gagal diantisipasi bek lawan, bola liar langsung disambar Ramadhan Sananta untuk membuat skor 5-0.Belum sempat Taipei bernapas, gol keenam lahir di menit ke-60. Tendangan bebas Klok mengarah ke Walsh yang kemudian menuntaskannya dengan sepakan keras. Garuda unggul semakin jauh, 6-0.Pergantian pemain dilakukan pada menit ke-65. Mauro Zijlstra, Thom Haye, dan Marselino Ferdinan masuk menggantikan Egy Maulana, Sananta, dan Nathan Tjoe A On. Laga ini sekaligus menjadi debut Mauro bersama Indonesia. Hanya empat menit berselang, Mauro hampir mencetak gol lewat sundulan, namun wasit menganulir karena ia dianggap lebih dulu melakukan pelanggaran.Debut lain juga tercatat di menit ke-70 ketika Miliano Jonathans masuk menggantikan Beckham. Stefano Lilipaly kemudian masuk di menit ke-80 menggantikan Eliano Reijnders. Pada menit ke-84, Marselino memberikan umpan matang kepada Jonathans, namun tendangan keras kaki kirinya masih melebar.Garuda terus menggempur pertahanan lawan hingga akhir laga, bahkan dua kali peluang mengenai tiang gawang. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. Indonesia pun menutup laga dengan kemenangan telak 6-0 atas Tionghoa Taipei.

06 September 2025

DPR Setujui Naturalisasi 5 Pesepakbola, Erick Thohir Akui demi Mimpi Besar Sepakbola Indonesia

LensaDaily - Komisi X dan Komisi XIII DPR RI mendukung dan menyetujui proses naturalisasi lima pesepakbola, yang berusia 20 sampai 23 tahun. Hal ini disetujui dalam Rapat Kerja Bersama yang digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa 26 Agustus 2025.Kelima atlet tersebut terdiri dari dua pemain putra, Miliano Jonathans ( 21 tahun/ penyerang sayap) dan Mauro Nils Zijlstra (20 th/penyerang tengah). Serta tiga pesepak bola putri: Isabel Corian Kopp (23 th/bek kanan), Pauline Jeannette van de Pol (22 th/bek kiri), dan Isabelle Nottet (22 th/penyerang sayap).Dengan persetujuan ini, proses keabsahan kelima pemain akan dilanjutkan ke rapat paripurna DPR, sebelum diajukan ke Sekretariat Negara untuk memperoleh Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)."Persetujuan dari para wakil rakyat yang terhormat ini bukan hanya soal teknis sepakbola, tapi juga tentang mimpi besar bangsa. Saya berterima kasih kepada Komisi X dan XIII atas komitmen dan dukungan terhadap kemajuan sepakbola Indonesia," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Gedung DPR/MPR, Selasa 26 Agustus 2025.Erick menegaskan kehadiran Miliano dan Mauro sangat krusial untuk memperkuat Timnas Indonesia senior dan U-23 dalam menghadapi sejumlah ajang penting hingga akhir tahun.Sementara itu, ketiga srikandi diaspora akan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Timnas Putri Indonesia yang menargetkan peringkat 50 besar FIFA, posisi 10 besar Asia, lolos ke setiap putaran final AFC Women’s Asian Cup, dan menembus FIFA Women’s World Cup 2035.Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan terhadap percepatan prestasi sepak bola Indonesia. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Hukum, serta pimpinan DPR yang terus memberikan dukungan terhadap transformasi sepakbola nasional."Sepakbola adalah alat pemersatu bangsa. Dukungan dari Presiden Prabowo dan kementerian/lembaga menunjukkan kita semua satu visi untuk menjadikan sepak bola Indonesia lebih kuat bersaing untuk membawa kebanggaan bagi Merah Putih," tutup Erick.Data Pemain:1- Nama : Isabel Corian KoppTempat tanggal lahir: Amsterdam, 19 Februari 2002 (23 tahun)Negara asal: BelandaKlub asal: Telstar Vrouwen (Level 1 Wanita Belanda)Posisi: Bek Sayap KiriKeturunan: Ayahnya kelahiran Mojokerto2. Nama: Pauline Jeannette van de PolTempat tanggal lahir: Haarlem, 12 Maret 2003 (22 tahun)Negara asal: BelandaKlub asal: Telstar Vrouwen (Level 1 Wanita Belanda)Posisi: Bek Sayap KananKeturunan: Kakeknya kelahiran di Madiun dan Neneknya kelahiran di Batavia, dari darah Ibunya3. Nama: Isabelle NottetTempat tanggal lahir: Amstelveen, 6 Maret 2003 (22 tahun)Negara asal: BelandaKlub asal: Telstar Vrouwen (Level 1 Wanita Belanda)Posisi: Penyerang SayapKeturunan: Kakeknya kelahiran Bandung, melalui darah Ibunya.4. Nama: Miliano JonathansTempat tanggal lahir: Arnhem, 5 April 2004 (21 tahun)Negara asal: BelandaKlub asal: FC Utrecht (Level 1 Belanda)Posisi: Penyerang SayapKeturunan: Kakeknya merupakan kelahiran Depok, dari darah Ayahnya5. Nama: Mauro Nils ZijlstraTempat tanggal lahir: Zaanstad, 9 November 2004 (20 tahun)Negara asal: BelandaKlub asal: FC Volendam (Level 1 Belanda)Posisi: Penyerang TengahKeturunan: Neneknya merupakan kelahiran Bandung, dari darah Ayahnya

26 Agustus 2025