LensaDaily - PSSI resmi menetapkan John Herdman sebagai pelatih Timnas putra Indonesia yang diumumkan Sabtu, 3 Januari 2026. Selama lebih dari dua dekade, pelatih kelahiran Consett, Inggris, 19 Juli 1975 itu membangun reputasi sebagai arsitek tim nasional, melintasi tiga benua dan berbagai level kompetisi tertinggi dunia.Bukan tanpa alasan, karier kepelatihan Herdman telah berlangsung lebih dari 23 tahun di level profesional. Perjalanannya dimulai di Selandia Baru, tempat ia mengabdikan satu dekade awal kariernya sebagai Direktur Pengembangan Regional dan Nasional pada periode 2001 hingga 2011. Fase ini dianggap sebagai fondasi penting, bukan hanya dalam membentuk filosofi kepelatihannya, tetapi juga dalam membangun sistem dan kultur sepak bola jangka panjang.Kepercayaan kemudian datang dalam peran yang lebih besar. Herdman ditunjuk sebagai kepala pelatih Timnas Putri Selandia Baru, sebuah tugas yang mengantarkannya pada pencapaian bersejarah. Di bawah kepemimpinannya, Selandia Baru untuk pertama kalinya lolos ke Olimpiade Beijing 2008 dan tampil di FIFA Women’s World Cup 2011, dua momen yang mengubah peta sepak bola putri negara tersebut.Babak berikutnya terbuka di Kanada. Sejak 2011, Herdman dipercaya memimpin Timnas Putri Kanada hingga 2018, sebelum melanjutkan tugas sebagai kepala pelatih Timnas Putra Kanada pada periode 2018 hingga 2023. Di Kanada, namanya semakin dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun tim nasional secara berkelanjutan, dari pembinaan hingga prestasi di panggung dunia.Puncak perhatian datang ketika pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut membawa Timnas Putra Kanada kembali ke FIFA World Cup 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun. Pada periode yang sama, Kanada juga mencatatkan peringkat FIFA tertinggi sepanjang sejarah di posisi ke-32 pada Februari 2022. Sementara itu, bersama tim nasional putri, Herdman turut mengantarkan Kanada meraih medali emas Pan American Games 2011, medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio 2016, serta menembus peringkat keempat FIFA Women’s World Cup 2015. Tak cuma itu, pada 2018, Timnas Putri Kanada mencapai peringkat FIFA dunia tertinggi yakni di posisi keempat.Pengalaman Herdman tidak berhenti di level tim nasional. Ia juga mencicipi tantangan sepak bola klub sebagai kepala pelatih Toronto FC pada periode 2023-2024. Secara keseluruhan, Herdman telah memimpin 215 pertandingan internasional dan 46 pertandingan klub, sebuah angka yang mencerminkan jam terbang tinggi dan konsistensi di sepak bola internasional.Rekam jejak tersebut turut diiringi pengakuan individual. Herdman pernah dinobatkan sebagai New Zealand Football Coach of the Year pada 2006 dan 2008, menerima Sport Canada Coaching Excellence Award pada 2012 dan 2016, serta meraih Canadian Coach of the Year - Jack Donohue Award pada 2017. Namanya juga tercatat beberapa kali masuk nominasi FIFA Men’s Coach of the Year pada 2012, 2015, dan 2016.Dengan latar belakang itu, John Herdman menjadi satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia. Kini, dengan pengalaman lintas budaya dan rekam prestasi yang terukur, Herdman siap memulai tantangan baru bersama skuad Timnas Indonesia, sebuah perjalanan yang diharapkan membuka era baru bagi sepak bola nasional.
08 Januari 2026Tag: olimpiade
LensaDaily - Indonesia akan mengirimkan 996 atlet untuk mengikuti ajang olahraga Asia Tenggara, SEA Games ke-33 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Thailand. SEAG Thailand akan menjadi tolak ukur cabor menuju Olimpiade 2028 di Amerika Serikat."Keikutsertaan Indonesia di SEA Games 2025 Thailand ini akan menjadi dasar kami di Kemenpora sebagai bahan evaluasi. Kita akan mendorong roadmap menuju Olimpiade 2028," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir saat jumpa pers di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta 21 November 2025.Menurutnya, SEA Games akan menjadi tolak ukur kesiapan atlet nasional bersaing di tingkat dunia. Prestasi kontingen Indonesia di SEA Games Thailand ini juga menjadi bahan evaluasi dan sasaran antara menuju Asian Games 2026, SEA Games 2027 hingga Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat."Saya harap kita benar-benar serius dalam memperjuangkan martabat bangsa. Saya meminta seluruh cabor yang berpartisipasi itu memberikan kontribusi medali," tegas Menpora Erick.Dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia akan mengikuti 48 cabor. Kemenpora bersama KONI, NOC serta CdM menargetkan posisi 3 besar klasemen akhir dengan menetapkan target 80 medali emas."Dari hasil paparan cabor emasnya di angka 120 ya alhamdulillah. Tapi, hasil evaluasi kami baru di 80an. Artinya, kalau emas di 80an sama targetnya seperti sebelum-sebelumnya di ranking 3," paparnya.Indonesia mengirimkan sejumlah 996 kontingen. Jumlah ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kontingen terbesar ke-4, setelah tuan rumah Thailand 1.800an atlet, Filipina 1.200an atlet, dan Malaysia 1.100an atlet. "Kami sangat serius mendukung. Kita sisir anggaran yang awalnya pendanaan Rp 10 miliar, alhamdulillah hari ini kita bisa lebih percaya diri naik dari 10-50-60 miliar. Terima kasih kepada rekan-rekan Kemenpora yang mengikuti pemikiran dan misi yang diberikan kepada saya oleh Bapak Presiden sehingga anggaran ini tembus di Rp 66 miliar," ujarnya.Setiap cabor lanjut Menpora Erick, harus serius dan dapat memberikan kontribusi medali di SEA Games Thailand, jika hal itu tidak terpenuhi maka Kemenpora akan memberikan sistem promosi degradasi kepada cabor peserta. "Dengan anggaran yang meningkat kita bisa mengirimkan sesuai permintaan cabor-cabor yaitu sejumlah 996 atlet. Jadi, saya minta semua cabor membawa medali. Nantinya akan ada promosi degradasi (di DBON). Jika cabor tidak sesuai target ya nanti silakan masuk ke mandiri. Ini sejalan dengan fokus 17 cabor strategis yang diarahkan Bapak Presiden," pesan Menpora Erick.Pemerintah, melalui Kemenpora terus memperkuat tata kelola dan sistem pembinaan atlet usia dini hingga elite. Pemerintah hadir mendukung persiapan kontingen melalui fasilitasi pemusatan latihan, pengiriman try out/try in, serta dukungan logistik dan kebutuhan teknis lainnya."Semua atlet yang dikirim adalah bukan atlet coba-coba dan saya tidak memandang bulu umur. Banyak atlet muda juga berprestasi ketimbang seniornya, yang seniornya harus tetap ngotot yang muda membalap. Tidak ada atlet dan pelatih titipan, kita target oriented dengan pendanaan seefisien mungkin," pungkas Menpora Erick.SEA Games Thailand 2025 yang diselenggarakan pada 9-20 Desember menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan pembinaan prestasi menuju puncak pretasi menuju Olimpiade 2028.Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Djokosoetono menyampaikan, pihaknya telah mengunjungi lebih dari setengah jumlah cabor yang mengikuti SEA Games Thailand."Kita berikan semangat dan menampung aspirasi mereka saat kami kunjungi. Para atlet memiliki semangat juang luar biasa. Mereka yakin untuk memberikan prestasi yang terbaik untuk bangsa. Kita cukup yakin paling tidak peringkat yang sama bisa diraih di Desember nanti," ucapnya.Turut mengikuti jumpa pers ini, Wamenpora Taufik Hidayat, Ketua KONI Marciano Norman, Sekjen NOC Wijaya Noeradi dan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.
22 November 2025LensaDaily - Kejuaraan Atletik Internasional '17th SEA U18 dan U20 Athletics Championships' akan digelar di Stadion Madya, Desa Sena Batang Kuis, Deliserdang, Sumut, yang berlangsung 15 hingga 18 November 2025 mendatang. Ini akan menjadi sejarah bagi Sumut menjadi saksi ajang edisi ke-17 yang berlangsung sejak 2006 itu."Kejuaraan ini rutin digelar sejak 2006 dan tahun ini memasuki edisi ke-17. Stadion Madya Sumut kami pilih karena telah berstandar kelas 1 internasional, sehingga layak menggelar ajang besar, bahkan setara Olimpiade," ungkap Sekretaris Umum PB PASI Tigor Tanjung dalam keteranganny, Kamis 31 Juli 2025.Indonesia, tambah Tigor pernah menjadi tuan rumah kejuaraan yang sama pada 2011. Tahun ini, PB PASI ingin menjadikannya sebagai pijakan untuk meningkatkan eksistensi Indonesia dalam peta atletik Asia. Tigor juga menyampaikan harapan agar Indonesia dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Kejuaraan Asia U18 pada 2027, yang akan diikuti oleh 45 negara anggota.Menurutnya Menpora ajang ini dapat menjadi momentum penting dalam mengukur kemampuan atlet muda Indonesia sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur olahraga nasional.Tigor Tanjung juga menjelaskan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito "Dito" Ariotedjo telah menyatakan mendukung diselenggarakannya even atletik internasional ini.Dukungan tersebut disampaikan Menpora ketika Tigor bersama Ketua Umum Pengprov PASI Sumut Dr dr David Luther Lubis S.K.M., M.Ked. (OG) Sp.OG(K) beraudiensi di Kemenpora, Selasa 29 Juli 2025 kemarin.“Ini sangat bagus, selain untuk pemanfaatan venue yang sudah bertaraf internasional, juga menjadi kesempatan mengukur kesiapan atlet-atlet muda Indonesia di level regional,” ujar Tigor menirukan dukungan Dito.Menpora juga menyatakan dukungannya Indonesia melakukan bidding Kejuaraan Asia U-18 tahun 2027. Ini penting agar kita semakin diperhitungkan dalam peta atletik Asia.Sedangkan Ketua Umum Pengprov PASI Sumut Dr dr David Luther bersyukur dan bersukacita ditunjuknya Sumut sebagai penyelenggara 17th SEA U18 dan U20 Athletics Championships. David yang senantiasa berpenampilan necis ini, lebih lanjut menjelaskan, dipercayanya Sumut menjadi tuan rumah event atletik internasional jelas merupakan kebanggaan tersendiri, karena setelah sebelas tahun, baru inilah Indonesia dipercaya kembali menjadi tuan rumah.Ia membenarkan, penunjukan event ini digelar di Sumut, tidak terlepas dari keberadaan Stadion Madya, warisan PON XXI/2024, yang berstandar internasional. “Di Indonesia, hanya dua stadion yang mendapat “Class 1 Athletics Facility Certificate yang langsung dikeluarkan dan ditantatangani World Athletics CEO, JJon Ridgeon. Kedua stadion tersebut yakni GBK Jakarta dan Stadion Madya Sumut,” ujar David Luther. Sebagai Ketua Umum PASI Sumut dan juga ditunjuk menjadi Wakil Kepanitiaan, David mengaku bersemangat terselenggaranya kejuaraan ini. Pihaknya juga mohon dukungan dan kerjasama semua pihak agar pelaksanaan kejuaraan berlangsung lancar.
31 Juli 2025


