LensaDaily - PSMS Medan harus puas berbagi angka dengan PSPS Pekanbaru usai laga berakhir imbang 1-1 dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu 28 Maret 2026 malam. Hasil ini pukulan telak bagi skuad Ayam Kinantan yang gagal merangsek masuk ke papan atas klasemen.Tambahan satu poin dari hasil imbang ini semakin mempersulit langkah PSMS untuk beranjak dari posisi tengah. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menyajikan drama mulai dari kartu kuning awal, kontroversi VAR, hingga ketegangan 7 menit injury time yang membuat suporter kehilangan suara.Sejak peluit wasit Asep Yandis dibunyikan, PSMS mencoba menguasai laga dengan umpan-umpan pendek. Namun, tempo permainan justru lebih banyak dihiasi pelanggaran keras. Pada menit ke-4, Nazar harus menerima kartu kuning setelah menjatuhkan pemain lawan dengan cukup brutal.Tuan rumah nyaris kecolongan di menit ke-9. Umpan Kim yang gagal sempurna berhasil dicuri oleh striker PSPS bernomor punggung 10, Francis. Sayangnya, umpan matang Francis ke arah Antonio masih melebar tipis di samping gawang yang dikawal Reky Rahayu.Hingga 15 menit pertama, dominasi PSMS terlihat jelas, tetapi ketajaman di lini depan menjadi pekerjaan rumah besar. Umpan silang Ari Maring gagal dimanfaatkan Clayton karena kontrol bola yang belum maksimal.Puncak drama terjadi pada menit ke-26. Antonio sempat mencetak gol untuk PSPS, namun asisten wasit langsung mengangkat bendera tanda offside. Terjadi protes keras dari kubu tim tamu. Wasit pun mengecek Video Assistant Referee (VAR). Hasilnya, gol dianulir dan justru PSPS diberikan hadiah penalti? Bukan. Setelah pengecekan ulang, posisi Antonio dinyatakan on-side. Gol pun disahkan. PSPS unggul 1-0, membuat stadion yang tadinya bergemuruh mendadak hening.Tertinggal satu gol, pelatih PSMS Eko Purdjianto terlihat gelisah di pinggir lapangan. Ritme permainan anak asuhnya melamban dan kehilangan arah hingga babak pertama usai. Skor 1-0 untuk keunggulan PSPS Pekanbaru bertahan hingga jeda.Babak Kedua: Rotasi Pemain dan Kebangkitan Ayam KinantanMemasuki babak kedua, Eko Purdjianto langsung bergerak cepat. Dua kartu as ditarik keluar: Ari Maring digantikan Antoni, dan Dani Saputra digantikan Zaki. Strategi ini langsung mengubah wajah permainan PSMS.Meski PSPS sempat mendapat peluang emas akibat kecerobohan lini belakang tuan rumah, keberuntungan belum berpihak pada mereka. Tekanan demi tekanan terus dibangun Ayam Kinantan.Namun, kegagalan kembali menghantui PSMS. Pada menit ke-63, Clayton mendapat peluang emas lewat umpan pendek Cadenazi di mulut gawang. Di saat seluruh stadion bersiap merayakan gol, tendangan Clayton justru melambung. Suara erangan penonton terdengar nyaring.Hingga akhirnya, pecah kebuntuan! Di menit ke-65, Zaki menjadi pahlawan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, ia dengan tenang menceploskan bola ke jala gawang PSPS. Stadion Utama Sumut bergemuruh! Sorak sorai suporter mengiringi skor imbang 1-1.Eko Purdjianto kembali melakukan rotasi. Arif Setiawan masuk menggantikan Nazar untuk menambah daya gedor. Di sisi lain, pelatih PSPS Aji Santoso tak tinggal diam, menarik Asir dan memasukkan Vieri Doni untuk mempertahankan momentum.Memasuki menit ke-90, skor masih bertahan 1-1. Wasit memberikan tambahan waktu 7 menit yang dramatis. Harapan tuan rumah diletakkan pada Rifal Lastori yang masuk menggantikan Clayton, namun kombinasi lini serang PSMS masih kesulitan menembus tembok pertahanan PSPS yang disiplin.Dewi keberuntungan seolah enggan tersenyum kepada PSMS Medan. Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-1 bertahan hingga akhir, membagi satu poin untuk kedua tim yang bersaing ketat di papan tengah klasemen sementara.Pekerjaan Rumah PSMSHasil imbang ini menjadi catatan keras bagi Eko Purdjianto. Dominasi penguasaan bola tak cukup jika tidak diakhiri dengan klinis di lini depan. Sementara bagi PSPS, satu poin di kandang lawan merupakan hasil yang cukup berharga.Liga 2 Pegadaian Championship masih panjang, namun tekanan mulai membayangi Ayam Kinantan untuk segera merangsek ke zona aman papan atas. Apakah rotasi pemain di babak kedua akan menjadi formula jitu di laga-laga berikutnya? Kita nantikan aksi mereka selanjutnya.Menanggapi hasil imbang ini, pelatih Eko Purdjianto menyebutkan ia dan anak asuhnya sudah tampil impresif. Namun Eko mengakui lagi-lagi masalah kehilangan fokus menjadi salah satu penyebab keberuntungan belum berpihak bersama Ayam Kinantan. "Kita tadi sudah tampil impresif. Tapi tim lawan juga tampil cukup baik. Hasil imbang ini menjadi pelajaran buat kami untuk menghadapi laga berikutnya melawan Depok," tutur Eko didampingi Abdul Zaki Alim. Di kesempatan berbeda, pelatih Aji Santoso mengatakan tentunya ia bersyukur poin satu. Permainan cukup seru. PSMS Medan cukup bagus dan pelatih yang berkualitas. "Target kita meraih poin penuh tapi hasil imbang ini sudah cukup baik mengingat kami main di away (Medan). Saya juga ucapkan terima kasih buat pemain yang sudah tampil dan berjuang keras," tutur Aji singkat.
29 Maret 2026Tag: pspspekanbaru
LensaDaily - PSMS Medan menjamu PSPS Pekanbaru usai lebaran dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 di Stadion Utama Sumatera Utara Sabtu 28 Maret 2026 malam pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi pertaruhan bagi skuad Ayam Kinantan atas trend buruk pada dua laga sebelumnya yang kalah dari Garudayaksa FC dan Bekasi City FC.Pelatih PSMS, Eko Purdjianto mengungkapkan rasa optimisnya bisa mencuri poin di kandang sendiri melawan PSPS Pekanbaru. PSMS Medan pun masih berjuang di papan tengah untuk bisa menanjak ke posisi atas."Persiapan para pemain Alhamdulillah sudah sangat baik. Apalagi libur pasca lebaran kondisi dan stamina pemain sudah sangat baik. Nah untuk Sadam memang saat ini sedang cedera dan kita emggak bisa memaksakan untuk turun ke lapangan," ujar Eko pada wartawan dalam konferensi pers, Jumat 27 Maret 2026.Untuk dua center bek Erwin dan Zikri, kata Eko dipastikan tidak bisa turun lapangan karena akumulasi kartu. Namun Eko sudah menyiapkan dua senjata pengganti Erwin dan Zikri. "Sudah kita siapkan pengganti Erwin dan Zikri tapi saya enggak bisa sampaikan namanya," tutur Eko.Soal kekuatan tim tamu PSPS Pekanbaru, Eko mengakui PSPS yang saat ini diarsiteki Aji Santoso memang bermain bagus."Meski kami pernah bersama di Timnas, pelatih Aji Santoso dan anak asuhnya bermain bagus. Kita juga sudah pelajari permainan tim tamu. Tentu menghadapi laga besok kita sudah prepare. Bismillah besok kita ambil tiga poin," ungkap Eko P.Eko kembali menekankan, dua kekalahan terakhir menjadi motivasinya dan para pemain untuk mencuri tiga poin. Optimalisasi bermain fokus sejak menit hingga akhir sudah siap. "Pemain sudah bisa tampil fokus dari menit awal sampai menit akhir. Sekali lagi kita harus bisa bisa mencuri tiga poin penuh di kandang sendiri," sebut Eko. Untuk diketahui, saat ini PSMS Medan bercokol di urutan ke enam dengan 29 poin. Sementara di puncak klasmen masih di dominasi Adhyaksa dengan koleksi 40 poin.
27 Maret 2026LensaDaily - PSMS Medan kembali meraih hasil minor dari lawatan ke Kota Palembang, usai keok dari Sumsel United 2-1 lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin 24 November 2025 sore. Kekalahan ini, Sumsel United berhasil balas dendam dari pertemuan pertama yang kalah 2-0.Pertandingan berlangsung dramatis sejak awal, setelah PSMS membuka keunggulan melalui sepakan Vitor Barata pada menit ke-13. Namun, situasi berubah drastis ketika Felipe Cadenazzi diusir wasit pada menit ke-35, membuat PSMS bermain dengan 10 pemain. Kondisi itu dimanfaatkan Sumsel United hingga akhirnya berbalik unggul lewat gol bunuh diri Syarif Wijianto pada menit ke-66. Usai pertandingan, Pelatih PSMS Kas Hartadi menyampaikan penyesalan mendalam. “Saya mohon maaf kepada manajemen dan suporter Medan. Sore ini kami belum bisa kasih yang terbaik. Dari babak pertama kami sudah menguasai pertandingan dan sempat unggul, tapi menit ke-27 Cadenazzi kena kartu merah, itu yang membuat kekalahan sore ini,” ujarnya. Ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait seringnya tim mendapat kartu merah, terutama di rentang menit ke-25 hingga 30. Menanggapi kritik terhadap lini tengah, Kas menyebut belum ada pembahasan transfer window namun memastikan perbaikan akan dilakukan. “Ada waktu sebulan sebelum putaran kedua, semua lini akan kami benahi, termasuk persiapan menghadapi Sriwijaya FC,” tambahnya. Sementara itu, pemain PSMS Rudiyana, yang tampil sebagai pemain pengganti, juga menyampaikan permintaan maaf. “Ini hasil yang tidak kami inginkan. Kami sempat unggul, tapi seperti yang dibilang coach, setelah kartu merah semuanya berubah. Saya memohon maaf mewakili teman-teman,” tegasnya.Hasil ini menjadikan PSMS belum merasakan menang dari tiga pertandingan terakhir. Laga sebelumnya PSMS hanya mampu seri dari PSPS Pekanbaru saat menjadi tuan rumah di Stadion Utama Sumut. Laga sebelumnya, PSMS malah dipermalukan Garudayaksa di hadapan publik sendiri.
25 November 2025LensaDaily - Hasil seri kembali didapat PSMS Medan dari tamunya PSPS Pekanbaru pada lanjutan Pegadaian Championship 2025 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Rabu 19 November 2025 malam. Hasil seri ini menambah panjang PSMS gagal raih kemenangan di kandang, usai sebelumnya keok dari Garudayaksa di Stadion Utama Sumut.Di babak pertama tuan rumah Ayam Kinantan langsung mendapat peluang di menit ke "7 lewat tendangan pojok. Kemelut di depan gawang PSPS Pekanbaru belum membuahkan gol. Tempo permainan meningkat meski stadion diguyur gerimis. PSMS dan PSPS bermain hati-hati saling melihat kelemahan masing-masing. Lagi, tuan rumah mendapatkan peluang di menit ke-"14. Sentuhan Cadenazi lewat umpan tarik Budhiar kembali gagal di konversi menjadi gol. Di menit ke "28 ritme permainan mulai lambat lantaran hujan deras. Kedua kesebelasan kesulitan melakukan umpan dan mengontrol si kulit bundar. Meski begitu, tim tamu yang dikomandoi Aji Santoso dari pinggir lapangan juga beberapa kali mengancam gawang Reki Rahayu. Cadenazi untuk kesekian kalinya mendapatkan peluang. Ia mendapat free kick dari wasit Asep Yandis dari luar kotak penalti. Eksekusi Cadenazi lagi-lagi belum berhasil menjebol mistar Pekanbaru. Hingga akhir babak pertama kedua tim bermain sama kuat tanpa gol. Memasuki babak kedua, Aji Santoso melakukan rotasi dua pemain sekaligus menambah daya gempur. Lestaluhu melakukan eksekusi dari luar kotak penalti setelah pemain bertahan tuan rumah melakukan pelanggaran di menit "48. Tendangan Lestaluhu berhasil ditepis Reki Rahayu.Peluang kembali diperoleh PSPS. Lewat umpan pendek, Reyhan Firdaus berhasil melewati pemain bertahan tuan rumah dan menyarangkan gol di menit ke"54, yang membuat kedudukan PSPS unggul sementara 1-0. Ketinggalan satu gol membuat Kas Hartadi, pelatih PSMS Medan melakukan rotasi pemain. Dua pemain sekaligus ditarik. Jeug Ho Kim sang kapten ditarik keluar lapangan menambah daya serang. Vitor Barata berhasil menyamakan kedudukan 1-1 di menit ke "61. Meski skor sama kuat, Kas kembali lakukan rotasi pemain. Adi Hidayat ditarik keluar digantikan Kadri Tarigan. Derasnya hujan hingga air menggenangi lapangan tak menyurutkan tuan rumah dan tim tamu semangat mencuri poin. Menit ke "75 Lastori ditarik keluar digantikan Rudiyana. Tentu strategi ini Kas ingin menambah poin di klasmen sementara. Laga berlanjut, menit ke "86 wasit Asep Yandis mengusir pemain Pekanbaru lantaran melakukan pelanggaran keras terhadap Rudiyana. Di menit "90 kedua tim masih bermain sama kuat 1-1. Pertambahan waktu 8 menit belum menguntungkan tuan rumah untuk mencuri poin penuh. Menanggapi hasil seri, Aji Santoso mengucapkan rasa syukurnya karena target sudah tercapai yakni barbagi poin. "Ini memang target kita main di kandang lawan (PSMS Medan). Terima kasih buat pemain sudah berjuang keras meski bermain 10 pemain," ujarnya saat konferensi pers usai laga. Kas Hartadi mengakui bahwa anak asuhannya bermain kurang tenang. Banyaknya peluang yang diciptakan, Kas pun mengakuinya. "Babak pertama kita memang kuasai permainan. Tapi di babak kedua, anak-anak tampil kurang tenang apalagi banyak peluang mencetak gol. Namun begitu kita berusaha untuk samakan skor," kata Kas. Kas juga mengungkapkan banyaknya pemain absen karena cedera, karena kena regulasi dan akumulasi kartu menjadi salah satu penyebab anak asuhnya tampil kurang maksimal. "Hasil imbang ini tetap kita lakukan evaluasi. Hati-hati dengan counter attack lawan. Saya juga mohon maaf pada suporter dan warga Medan belum bisa berikan terbaik," tuturnya didampingi Fellipe Cadenazzi.Hasil imbangv1-1 ini, PSMS dan PSPS memiliki poin sama di papan klasmen sementara yakni sama-sama mengoleksi 13 poin.
19 November 2025LensaDaily - Enam gol tercipta pada laga antara PSPS Pekanbaru dengan PSMS Medan pada lanjutan Liga 2 Pengadaian Championship 2025/2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Sabtu 20 September 2025. Laga pekan kedua ini, kedua tim bermain imbang dengan skor 3-3.PSMS yang datang sebagai tamu sempat unggul cepat lewat gol Barata pada menit ke-8, namun PSPS membalas melalui Cristian di menit ke-42. Di babak kedua, tuan rumah bangkit lewat gol Rafly Selang (48’) dan Muhammad Andy Harjito (85’) hingga unggul 3-1.Namun, drama terjadi di masa injury time. Rifal Lastori memperkecil ketertinggalan di menit ke-90+1, lalu Rudiyana menjadi pahlawan PSMS dengan gol penyeimbang pada menit ke-90+7.Hasil ini membuat PSPS maupun PSMS meraih poin pertama mereka setelah dua pertandingan. Pada laga perdana, PSMS kalah 0-1 dari Persekat Tegal, sementara PSPS tumbang 0-4 di markas FC Bekasi City.Dengan tambahan satu poin ini, keduanya menghentikan tren kekalahan meski masih harus berjuang keras untuk memperbaiki posisi di klasemen grup.Pelatih PSMS, Kas Hartadi, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit di saat-saat akhir.“Terima kasih, banyak terima kasih kepada pemain dan dukungan dari suporter. Pertandingan tadi seru sekali. Pertama, tadi kita sudah menciptakan gol cepat di tujuh menit, terus kita terbalas menit akhir sebelum babak pertama selesai. Babak kedua kita sempat ketinggalan 3-1, tapi perjuangan anak-anak yang nggak pengin kalah akhirnya bisa bikin kita curi poin, yaitu 3-3,” ujar Kas Hartadi usai laga.Ia menambahkan bahwa perubahan strategi di babak kedua menjadi kunci kebangkitan tim.“Setelah sempat tertinggal kita rubah strategi, semua berusaha untuk menyerang. Terima kasih untuk perjuangan anak-anak di lapangan,” tambahnya.Pencetak gol penyeimbang, Rudiyana, juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa membantu tim membawa pulang satu poin dari Pekanbaru.“Dengan turunnya saya sebagai pengganti tidak ada masalah karena coach sudah punya strategi sendiri. Ketika saya dipercaya bermain, saya pasti akan menunjukkan kepercayaan pelatih kepada saya,” ungkap Rudiyana.Pertandingan yang berakhir 3-3 ini menjadi bukti ketatnya persaingan di grup. Bagi PSPS, ini terasa seperti kehilangan dua poin, sedangkan bagi PSMS, hasil ini terasa seperti kemenangan karena berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol.Laga selanjutnya, PSMS akan menjamu Sumsel United di Stadion Utama Sumut 28 September 2025 mendatang.
20 September 2025


