icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: Tapanulitengah


Kapolri Bersama Titiek Soeharto Tinjau Huntara Korban Bencana di Tapteng

LensaDaily - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau hunian sementara (huntara) Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu 15 Februari 2026. Kunjungan ini juga menyerahkan bantuan untuk para korban bencana Sumatera, terutama warga Tapanuli Tengah."Hari ini saya datang bersama kapolri dan rombongan menyerahkan sebagian bantuan untuk masyarakat di sini. Mungkin tidak seberapa tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sini," kata Siti Hediati Hariyadi.Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Titiek itu pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang segera membantu dan mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat terdampak bencana, salah satunya membangun hunian sementara (huntara)."Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit meringankan beban karena rumahnya terdampak bencana. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun huntap yang lebih baik lagi buat para korban musibah," ujarnya.Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sejak hari pertama musibah sudah membantu masyarakat di lapangan."Saya lihat dari hari pertama sudah turun ke lumpur-lumpur untuk membantu masyarakat, mengeluarkan kayu dan lumpur yang ada di rumah dan juga membawa makanan dan perlengkapan untuk masyarakat," katanya.Ia juga mengapresiasi langkah Polri yang mengerahkan alat water treatment untuk korban bencana yang membutuhkan pasokan air bersih. Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu meringankan beban para korban bencana."Makasih pak Kapolri tadi saya lihat ada mobile water treatment. Jadi dari air sungai, air payau bahkan air laut bisa disuling ditreatment bisa jadi air bersih yang siap diminum. Ini mobile keliling ke daerah-daerah sehingga meringankan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Mudah-mudahan mobilnya bisa banyak lagi bisa untuk daerah yang lainnya," ujarnya.Dalam kesempatan ini, Titiek menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, terutama di daerah Tapanuli Tengah."Mudah-mudahan diberi kekuatan lahir batin dalam menghadapi cobaan ini dan bencana tidak datang lagi dan semua masalah di sini bisa teratasi," ucapnya.Sebagai informasi, huntara di Asrama Haji Pinangsori terdiri dari 56 unit kamar dengan jumlah pengungsi sebanyak 154 jiwa. Huntara ini akan dilengkapi tandon air, MCK dan sumber air bersih.Selain itu, Polri juga menyerahkan bantuan 16 truk yang berisi paket sembako, peralatan sekolah, peralatan pertanian, peralatan ibadah, bahan material hingga hand traktor.

16 Februari 2026

Wakapolri Pastikan Layanan Kepolisian di Aceh-Sumut-Sumbar Pulih, Polres Tapteng Kembali Normal

LensaDaily - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr Dedi Prasetyo memastikan pemulihan layanan kepolisian serta percepatan evakuasi dan distribusi bantuan berjalan efektif di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Polres Tapanuli Tengah yang sempat lumpuh kini sudah mulai berfungsi kembali.“Dari laporan pak Kapolda, dari hasil kerja keras anggota di lapangan dan instansi terkait lainnya, untuk operasionalisasi dan pelayanan kepolisian di Polres Tapanuli Tengah kini sudah beroperasional dengan berbagai keterbatasan namun hari ini sudah beroperasional,” ujar Wakapolri saat meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Sumatera.Untuk polres-polres lain yang juga terdampak, Polri memprioritaskan evakuasi dan percepatan identifikasi korban oleh Tim DVI Mabes Polri.“Kita fokus melakukan upaya evakuasi korban kemudian kecepatan tim DVI juga dikerahkan dari Mabes Polri untuk melakukan identifikasi. Karena waktunya ini lebih dari satu minggu kalau tidak cepat diidentifikasi akan susah,” jelasnya.Wakapolri menambahkan bahwa pemulihan di sebagian wilayah Sumut mulai menunjukkan progres, meski pekerjaan besar masih harus dilakukan.“Untuk wilayah Sumatera Utara Alhamdulillah berangsur-angsur sudah mulai, tetapi Polri bersama stakeholder lainnya sesuai perintah Bapak Presiden akan fokus membantu masyarakat yang terdampak cukup luas dan korbannya cukup banyak,” ujarnya.Di Aceh Tamiang, situasi masih sangat berat dengan fasilitas umum dan kantor kepolisian tidak dapat beroperasi. Polri pun mempercepat asesmen dan pengiriman bantuan.“Untuk Aceh Tamiang kondisinya lumpuh total. Polres dan Polsek kami tidak dapat beroperasional. Sesuai perintah Bapak Kapolri, kita lakukan asesmen dan turun ke lapangan untuk percepatan membantu masyarakat,” tegasnya.Polri juga memusatkan pengiriman logistik dari Bandara Kualanamu dan menambah sarana mobilitas untuk memperkuat pelayanan.“Seluruh suplai logistik dipusatkan dari Bandara Kualanamu. Kapolda Sumut juga telah mengirim 5 truk dan besok dikirim lagi. Untuk Polres nanti akan saya kirim kendaraan trel dan mobil double cabin,” jelasnya.Selain itu, Polri akan mengirim water jet, paramedis, dan genset untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih, pelayanan medis, dan komunikasi.“Besok kita akan mengirimkan mesin genset. Antara Jumat dan Sabtu listrik sudah bisa menyala dan PDAM sedikit bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.Wakapolri menegaskan bahwa TNI–Polri akan terus bekerja maksimal. “Dengan segala keterbatasan dan semangat yang luar biasa, kami bekerja semaksimal mungkin untuk masyarakat di wilayah terdampak,” tutupnya.

03 Desember 2025

Update Bencana Sumatera: 290 Korban di Sumut Teridentifikasi, Tapteng Paling Banyak

LensaDaily - Sebanyak 290 korban bencana di Sumatera Utara (Sumut) selesai diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut. Dari total keseluruhan, korban di Tapanuli Tengah (Tapteng) paling banyak.Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan yang juga menjabat sebagai Vice DVI Commander Polda Sumut, Kombes Pol. dr Taufik Ismail dalam konferensi pers, di RS Bhayangkara, Kota Medan, Rabu 3 Desember 2025."Per hari Selasa, 2 Desember 2025, kami sudah mendata, ada 290 korban yang sudah kami identifikasi dan sudah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan," ungkap Kombes Pol. dr Taufik Ismail.Taufik menjelaskan 190 korban meninggal dunia, berhasil diidentifikasi tersebar di 12 polres di wilayah hukum Polda Sumut. Ia menjelaskan semua korban jiwa ini, teridentifikasi, dengan dilaksanakan melalui data sekunder. "Artinya, data yang bisa dilihat, dibandingkan, dari korban tersebut. Karena, dalam waktu seminggu terakhir ini, karena ini sudah hampir seminggu bencana ini, itu masih dalam keadaan relatif utuh. Jadi, masih mudah untuk diidentifikasi," jelas Taufik.Dalam Operasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Wilayah Polda Sumut, Taufik mengungkapkan pihaknya menggelar Operasi DVI yang tersebar di setiap Kabupaten di Wilayah Polda Sumut ini, dengan kekuatan 30 personel, yang terdiri dari 10 orang bantuan tim DVI dari Mabes Polri, dan selebihnya merupakan anggota tim DVI Polda Sumut."Selanjutnya, karena ini sudah satu minggu dan masih ada korban yang hilang, korban yang hilang itu terdata di kami ada 122 orang," ungkap Taufik. Jumlah korban bencana di Sumut berhasil diidentifikasi:1. Tapanuli Utara ada 34 korban meninggal dunia, sudah teridentifikasi semua.2. Sibolga, korban meninggal 57 orang, sudah teridentifikasi semua.3. Tapanuli Selatan, 79 orang, sudah teridentifikasi semua.4. Tapanuli Tengah, 82 orang, sudah teridentifikasi semua.5. PakPak Bharat, 2 korban meninggal dunia, sudah teridentifikasi.6. Humbahas, terdapat 8 korban yang sudah teridentifikasi.7. Nias Selatan, ada 1 orang, sudah teridentifikasi.8. Padangsidimpuan, ada 1 orang, sudah teridentifikasi.9. Binjai, 1 orang, sudah teridentifikasi.10. Belawan, 2 orang, sudah teridentifikasi.11. Langkat, 13 orang, sudah teridentifikasi.12. Medan, 10 korban meninggal dunia, sudah teridentifikasi

03 Desember 2025

Tindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo, Kapolri Tegaskan Penanganan Cepat dan Terpadu

LensaDaily - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan penanganan dampak bencana yang melanda Aceh, Sumut dan Sumbar, khususnya terkait perbaikan jalur yang terputus.Hak ini dikatakan Kapolri saat turut mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin 1 Desember 2025. Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo meninjau area tempat tidur sementara, memeriksa kesiapan posko kesehatan, serta menyapa dan berdialog dengan para pengungsi."Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan," ujar Kapolri.Selain perbaikan infrastruktur, Presiden juga menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) agar aktivitas warga tidak terhambat."Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," sambung Listyo.Kapolri menambahkan bahwa instruksi Presiden tersebut telah disampaikan kepada seluruh unsur terkait, mulai dari kementerian, lembaga, TNI–Polri, hingga forkopimda, untuk segera ditindaklanjuti tanpa menunda waktu."Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti," ujarnya.Pada kesempatan itu, Kapolri juga dijadwalkan menyerahkan secara simbolik bantuan Polri berupa tujuh truk logistik berisi bahan makanan, pakaian, serta kebutuhan harian lainnya sebagai wujud nyata dukungan kepada warga terdampak.Kunjungan Presiden dan Kapolri ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat, dengan memastikan seluruh langkah penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi.

01 Desember 2025

Prabowo Belum Tetapkan Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Bencana Nasional, Apresiasi Penanganan

LensaDaily - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang bergerak cepat dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya usai meninjau langsung posko pengungsian dan berdialog dengan warga terdampak di GOR Pandan, Senin 1 Desember 2025.“Saya terima kasih semua pihak, terutama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan, memang kondisi alam memang sangat menantang, sangat menimbul kesulitan. Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” ucapnya. Terkait kendala suplai bahan bakar di beberapa titik, Presiden menjelaskan bahwa upaya percepatan distribusi telah dilakukan. Kapal berukuran besar kini sudah dapat merapat di Pelabuhan Sibolga untuk mengirimkan logistik tambahan.“Sekarang masalah BBM, tapi kita kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga, kemudian Hercules terus kita kerahkan,” katanya. Dalam keterangannya, Kepala Negara turut menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat ini. Kepala Negara pun kembali menyampaikan apresiasi atas sinergitas TNI, Polri, kementerian/lembaga terkait, serta pemerintah daerah yang terus bekerja untuk mempercepat pemulihan di lapangan. â€śSaya terima kasih sama semua instansi, TNI, Polri, PU, Badan, Pemda juga bekerja dengan baik. Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas,” ujar Presiden. â€śSemuanya kompak kita atasi. Negara kita kuat sekarang, mampu untuk mengatasi,” lanjutnya.

01 Desember 2025