icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: Tiongkok


Menang dari Tiongkok Modal Penting Timnas U-17 Qatar, KDY Ingatkan Disiplin

LensaDaily - Kemenangan perdana Timnas Indonesia U-17 dari Tiongkok pada laga pembuka Grup B menjadi modal penting Piala Asia U-17 2026 menghadapi laga selanjutnya melawan Qatar. Raihan ini tak lepas dari disiplin skuad Garuda Muda.Hal ini diungkapkan Kepala pelatih Kurniawan Dwi Yulianto (KDY) yang mensyukuri kemenangan perdana timnya pada laga pembuka Grup B Piala Asia U-17 2026. Menghadapi Tiongkok di Lapangan A King Abdullah Sport City Training, Arab Saudi, Selasa 5 Mei 2026 malam, Garuda Muda berhasil mengamankan tiga poin usai menang tipis 1-0.“Alhamdulillah, apresiasi diberikan untuk para pemain atas kerja kerasnya. Mereka sangat disiplin dalam taktik dan posisi,” ujar Kurniawan mengutip kitagaruda.id, Kamis 7 Mei 2026.Ia menilai hasil ini menjadi langkah awal yang penting, namun belum menentukan. Kurniawan mengingatkan para pemain untuk tetap menjaga fokus karena masih ada laga krusial ke depan.“Alhamdulillah tiga poin yang sangat penting. Saya berharap malam ini kita merayakan secukupnya, karena masih ada pertandingan-pertandingan berikutnya yang sangat menentukan langkah kita ke Piala Dunia,” lanjutnya.Pelatih berusia 49 tahun itu juga mengungkapkan bahwa tim pelatih telah mulai mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya menghadapi Qatar. Menurutnya, karakter permainan lawan sudah dipelajari sebagai bahan antisipasi.“Kita sudah menganalisis dan mengevaluasi cara bermain Qatar. Kurang lebih seperti Tiongkok, mereka saat menyerang mengandalkan switch play. Kita akan manfaatkan sisa waktu untuk mengantisipasi secara taktik,” jelasnya.Kemenangan atas Tiongkok ditentukan oleh gol penyerang Keanu Senjaya pada menit ke-87. Gol tersebut sekaligus memastikan Indonesia mengamankan tiga poin perdana di fase grup.Keanu mengaku bersyukur bisa memberikan kontribusi bagi tim di laga yang ia sebut berjalan cukup sulit.“Ya tentunya saya ucap syukur kepada Tuhan. Terima kasih juga kepada suporter yang sudah mendukung, keluarga, para leluhur, dan alam semesta. Saya bersyukur,” kata Keanu.“Menurut saya ini pertandingan yang sulit, tapi ternyata saya bisa berkontribusi untuk tim. Tim juga berjuang keras, seluruh coaching staff dan para staf lainnya juga bekerja keras untuk hari ini,” tambahnya.Pemain depan Garuda Muda itu juga menegaskan kesiapan tim menghadapi Qatar pada laga berikutnya.“Qatar adalah tim yang cukup bagus, punya compact defense yang bagus dan attacking yang bagus. Tapi kita percaya, kita mempersiapkan diri di sini. Kita tidak mau kalah juga, kita harus mempertahankan tradisi untuk lolos ke Piala Dunia,” tegasnya.Hasil ini menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia U-17 sebelum menghadapi Qatar pada laga kedua Grup B yang akan berlangsung Sabtu 9 Mei 2026 pukul 23.30 WIB.

07 Mei 2026

Kalahkan Tiongkok, Timnas Indonesia U-17 Raih Kemenangan Perdana Piala Asia U-17

LensaDaily - Kemenangan perdana diraih Timnas Indonesia U-17 dari Tiongkok pada penyisihan Grup B Piala Asia U-17 yang berlangsung di Lapangan A King Abdullah Sport City Training, Arab Saudi, Selasa 5 Mei 2026 malam. Garuda Muda berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 sekaligus meraih tiga poin perdana.Sejak awal laga, Indonesia tampil percaya diri. Dalam 10 menit pertama, Garuda Muda mampu mendominasi penguasaan bola. Namun, Tiongkok justru tampil lebih efektif dengan mencatatkan tiga tembakan. Beruntung, kiper Mike Rajasa tampil sigap di bawah mistar dan mampu mengamankan gawang dari ancaman.Memasuki menit ke-15, dinamika pertandingan berubah. Tiongkok mulai mengambil alih kendali permainan, sementara Indonesia lebih banyak bertahan dan mengandalkan skema serangan balik. Pada menit ke-23, Indonesia memperoleh peluang melalui sepak pojok yang dieksekusi Chico Jericho, tetapi masih mampu diantisipasi lini pertahanan lawan.Peluang emas datang pada menit ke-33. Ichiro Akbar berhasil lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Tiongkok. Namun, penyelesaian akhirnya belum membuahkan hasil setelah bola dapat dihalau.Hingga babak pertama usai, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.Memasuki babak kedua, tekanan Tiongkok semakin intens. Dalam 10 menit awal, lini pertahanan Indonesia yang dikomandoi Mathew Baker bekerja keras meredam serangan demi serangan. Pada menit ke-62, Mike Rajasa kembali menunjukkan kualitasnya lewat penyelamatan gemilang yang menjaga skor tetap imbang.Dua menit berselang, Indonesia sempat mendapatkan peluang dari situasi kemelut di depan gawang Tiongkok akibat kesalahan lini belakang lawan. Namun, Ichiro Akbar belum mampu memaksimalkan peluang tersebut setelah bola cepat diamankan.Indonesia sempat mencetak gol pada menit ke-68, tetapi dianulir oleh wasit karena dinilai terjadi handball dalam prosesnya.Gol yang dinanti akhirnya hadir pada menit ke-87. Berawal dari tendangan gawang Mathew Baker, bola diterima dengan baik oleh Keanu Senjaya yang berhasil lolos dan berhadapan langsung dengan kiper. Dengan tenang, ia melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dibendung, membawa Indonesia unggul 1-0.Skor tersebut bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Garuda Muda sebelum menghadapi Qatar pada pertandingan berikutnya, Sabtu 9 Mei 2026 pukul 23.30 WIB.

06 Mei 2026

Takluk 7-0 dari Tiongkok, Pelajaran Berharga Timnas Indonesia U-17 Menuju Piala Asia

LensaDaily - Timnas Indonesia U-17 tak berkutik menghadapi Tiongkok U-17 pada rangkaian International U-17 Friendly Match dengan kekalahan 0-7 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu 8 Februari 2026 malam. Laga ini pembelajaran penting bagi para pemain Garuda Muda dalam rangka persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menilai pertandingan melawan Timnas Tiongkok U-17 dinilai jauh dari ekspektasi tim jika dibandingkan dengan persiapan yang telah dilakukan sebelum laga.“Secara ekspektasi, hasil pertandingan ini memang jauh dari harapan kami, terutama jika melihat apa yang sudah kami persiapkan sejak sebelum pertandingan. Dari sisi performa, hari ini memang belum sesuai dengan yang kami inginkan,” ujar Nova dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan. Meski demikian, Nova memahami kondisi tersebut karena laga melawan Tiongkok menjadi pertandingan internasional pertama bagi mayoritas pemain Timnas Indonesia U-17 saat ini. Ia juga menilai kualitas lawan berada pada level yang baik.“Saya bisa memahami kondisi ini karena ini merupakan pertandingan internasional pertama bagi para pemain. Kita juga tahu Tiongkok adalah salah satu tim yang sangat baik. Namun saya melihat para pemain sudah berjuang sangat maksimal hari ini,” kata Nova.Nova juga menyoroti perbedaan level dan intensitas pertandingan internasional yang dinilainya menjadi tantangan utama bagi para pemain. Menurutnya, kesalahan kecil yang masih bisa terjadi di kompetisi domestik justru dapat berdampak besar ketika menghadapi lawan berlevel Asia.“Secara level dan intensitas, pertandingan ini jelas berbeda. Di EPA (Elite Pro Academy), mungkin saat melakukan sedikit kesalahan tim masih bisa bertahan. Tetapi ketika menghadapi lawan seperti Tiongkok, satu kesalahan kecil bisa menjadi masalah besar,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa pertandingan ini menjadi sarana evaluasi penting, khususnya dalam menghadapi tekanan dan pressing lawan. “Dari sisi permainan, intensitas dan tekanan pertandingan jelas sangat berbeda. Pemain harus belajar bagaimana menghadapi pressing dan keluar dari tekanan. Itu menjadi bagian penting dari evaluasi kami,” kata Nova.Terkait proses adaptasi pemain, Nova kembali menegaskan pentingnya uji coba internasional. Ia menyebut bahwa Timnas U-17 angkatan sebelumnya bahkan sempat menjalani 17 kali laga uji coba guna merasakan atmosfer pertandingan internasional.“Saya sudah sampaikan bahwa para pemain sangat membutuhkan uji coba internasional. Dari sisi level, memang kita masih cukup jauh untuk tampil di level Asia,” ujar Nova.Menjelang Piala Asia U-17 yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang, Nova menilai Timnas Indonesia U-17 masih memiliki waktu untuk melakukan pembenahan. Ia berharap pelatih Timnas U-17 yang baru nantinya dapat melakukan observasi menyeluruh, termasuk dari hasil dua pertandingan uji coba melawan Tiongkok.“Dalam masa transisi ini, pelatih yang baru nantinya bisa melihat secara menyeluruh, terutama dari pertandingan hari ini, apa saja yang perlu diperbaiki,” ucap Nova.Terkait penambahan pemain atau pencarian pemain diaspora, Nova menyebut hal tersebut akan dilakukan setelah dua laga uji coba ini. Seluruh pemain akan dicoba agar penilaian bisa dilakukan secara objektif.“Kami akan melakukan observasi dari dua pertandingan ini, lalu melihat apakah diperlukan penambahan pemain, mencari pemain diaspora, atau menambah agenda uji coba internasional,” kata Nova.Lebih lanjut, Nova juga menegaskan bahwa target jangka panjang Timnas Indonesia U-17 tetap mengarah pada Piala Asia dan Piala Dunia. â€śHarapannya, para pemain bisa lolos di Piala Asia dan melaju hingga ke Piala Dunia. Tradisi itu harus tetap bisa tercapai,” ujarnya.Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan kembali menghadapi Timnas Tiongkok U-17 pada laga uji coba kedua yang akan digelar Rabu 11 Februari 2026 pukul 18.30 WIB, kembali di Sport Centre Kelapa Dua, Tangerang.

09 Februari 2026

Hadapi Tiongkok, Tolok Ukur Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia 2026

LensaDaily - Laga uji coba internasional yang akan dilakoni Timnas Indonesia U-17 diharapkan para pemain mampu menampilkan performa terbaik saat menghadapi Timnas Tiongkok U-17. Menurut jadwal, pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu 8 Februari 2025 dengan kick-off pukul 21.00 WIB di Indomilk Arena, Tangerang.Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, berharap para pemain mampu menampilkan performa terbaik saat menghadapi Timnas Tiongkok U-17 dalam dua laga uji coba internasional.“Untuk pertandingan besok, saya berharap para pemain bisa tampil dengan performa terbaiknya,” ujar Nova dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu 7 Februari 2026. Nova menilai Timnas Tiongkok U-17 sebagai tim yang sangat siap. Lawan sudah tampil di kualifikasi Piala Asia serta menjalani beberapa laga uji coba internasional, termasuk menghadapi Jepang.“Secara kualitas, Timnas Tiongkok adalah tim yang sangat baik. Mereka sudah memiliki pengalaman bertanding di level Asia,” kata Nova.Meski menghadapi lawan dengan kualitas dan pengalaman internasional, Nova menegaskan bahwa para pemain Timnas Indonesia U-17 tidak boleh gentar. Menurutnya, laga uji coba ini menjadi tolok ukur penting untuk melihat level permainan para pemain muda Indonesia.“Saya berharap pemain tidak pernah takut. Uji coba ini penting untuk melihat sejauh mana level kita saat ini, apakah masih berada di level kompetisi lokal atau Elite Pro Academy, atau sudah siap bermain di level Piala Asia,” ujar Nova.Nova juga menyoroti tantangan dari segi postur dan intensitas permainan lawan yang kerap menjadi ujian bagi tim-tim Asia Tenggara.“Kita tahu secara postur dan intensitas, kita sering kalah. Tapi saya berharap pemain memiliki mental yang kuat dan berani mencoba apa yang sudah kita bangun selama ini,” ucapnya.Lebih lanjut, Nova menilai pertandingan ini akan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain, terutama karena sebagian besar dari mereka akan menjalani laga internasional pertama.“Intensitas dan tekanan tentu berbeda dibandingkan saat mereka bermain di EPA. Karena itu saya berharap mereka berani bermain dan tidak takut dengan postur maupun kecepatan pemain Tiongkok,” kata Nova.Seperti diketahui, sebelumnya Timnas Indonesia U-17 memanggil 28 pemain untuk mengikuti rangkaian International U-17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.

08 Februari 2026

Prabowo Bertemu Xi Jinping di Beijing, Bahas Giant Sea Wall

LensaDaily - Presiden RI, Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Great Hall of the People, Beijing, Rabu (03/09/2025). Pertemuan berlangsung hangat ini, usai menghadiri perayaan 80 tahun kemenangan perang perlawanan rakyat Tiongkok.Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas undangan Presiden Xi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin serta perayaan di Beijing. Kepala Negara menyampaikan permohonan maaf berhalangan hadir pada KTT SCO.Presiden pun menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan kepada dirinya dan delegasi Indonesia sejak tiba di Beijing. Presiden Prabowo turut menyinggung pertemuan terakhirnya dengan Presiden Xi pada kunjungan kenegaraan ke Beijing bulan November 2024. Kepala Negara menilai bahwa pertemuan tersebut menjadi tonggak penting dalam hubungan strategis kedua negara.Seiring peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, Presiden Prabowo pun menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk memperdalam kemitraan strategis dengan Tiongkok. Komitmen ini diyakini dapat membawa hubungan kedua negara pada tingkatan yang lebih erat di sejumlah bidang.Pada pertemuan tersebut, Presiden Prabowo bersama Presiden Xi juga membahas proyek giant sea wall yang direncanakan membentang di pesisir utara atau pantura Jawa.Pertemuan bilateral di Beijing ini juga mencerminkan kesamaan pandangan kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat kerja sama internasional. Pertemuan bilateral ini menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo di RRT, sekaligus penguat fondasi hubungan persahabatan yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade.

03 September 2025