icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: toltransjawa


2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta, Arus Balik di Tol Trans Jawa Terpantau Lancar

LensaDaily - Arus balik di Tol Trans Jawa pada Minggu (29/03/2026) malam terpantau ramai-lancar, dengan total jumlah kendaraan yang telah memasuki wilayah Jakarta hingga waktu tersebut mencapai 2,9 juta unit.Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat mengakhiri pemberlakuan one way lokal tahap 2 periode arus balik Lebaran 2026 di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, Senin 30 Maret 2026 dini hari.“Pergerakan arus balik dari KM 414 hingga KM 70 Tol Trans Jawa terpantau sudah melandai. Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Jakarta hingga Minggu (29/03/2026) malam telah mencapai 2,9 juta unit atau 86 persen dari total proyeksi,” ujar Menhub.Dudy mengungkapkan, secara keseluruhan arus mudik dan balik di Tol Trans Jawa berlangsung lancar dan terkendali. Meskipun sempat terjadi peningkatan arus kendaraan yang cukup tinggi di sejumlah titik, namun secara garis besar pergerakan masyarakat dapat dikelola dengan baik.“Terima kasih kepada para pemudik yang telah mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak pulang ke kota asal pada puncak arus balik, yakni di tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Partisipasi masyarakat ini sangat berdampak positif dan terbukti berhasil mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Tol Trans Jawa,” imbuhnya.Menhub juga mengapresiasi seluruh stakeholder, khususnya Kepolisian dan Jasa Marga yang telah berhasil menekan angka fatalitas korban kecelakaan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan data Korlantas Polri, angka fatalitas korban kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 30,4 persen dibanding tahun lalu.“Fakta ini tentu sangat menggembirakan bagi kami. Dan ini menunjukkan bahwa manajemen lalu lintas yang disiapkan dan diberlakukan benar-benar berjalan dengan efektif,” ujarnya.Lebih lanjut, Menhub juga kembali mengingatkan masyarakat yang saat ini masih dalam perjalanan untuk tetap berhati-hati dalam berkendara. Ia meminta para pengemudi untuk beristirahat di rest area apabila kelelahan.“Keselamatan harus jadi prioritas utama. Jika lelah, segera cari tempat istirahat dan pastikan untuk selalu ikuti arahan serta petunjuk dari petugas di lapangan,” tandasnya.

30 Maret 2026

Urai Puncak Arus Balik 24 Sampai 29 Maret, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA

LensaDaily - Pemerintah yang telah memberlakukan Work from anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan lalu lintas diharapkan dimanfaatkan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan kembali usai merayakan Idulfitri 1447 H untuk menghindari puncak arus balik Lebaran yang diprediksi tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026.“Kami mengimbau masyarakat yang kembali dari kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan dengan menghindari puncak arus balik pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat dapat memaksimalkan waktu WFA yang diberlakukan oleh pemerintah pada 25, 26 dan 27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur Tol Trans Jawa,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat memantau arus balik Lebaran 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa 24 Maret 2026.Kendaraan yang mengarah ke Jakarta pada tanggal 24 Maret 2026 diprediksi mencapai 285 ribu kendaraan. Karena itu, atas diskresi pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), kebijakan satu arah atau one way nasional diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.“Volume kendaraan yang menuju arah Jakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk kembali ke kota asal,” ujar Menhub.Untuk mengurai kepadatan di ruas Tol Trans Jawa, saat ini juga dilakukan penutupan sementara Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek. Sebagai alternatif, Menhub mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan rest area lainnya seperti Rest Area KM 42B dan KM 19B.“Sebelum melakukan perjalanan, saya mengimbau masyarakat untuk mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak Kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Travoy atau melalui Call Center Jasa Marga,” imbuhnya.Dalam pernyataannya Menhub juga kembali mengingatkan para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 yang ditanda tangani oleh Kementerian Perhubungan, Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Menhub menekankan, langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus balik serta keselamatan para pengguna jalan. â€śTak bosan-bosan saya menyerukan kepada para pengusaha angkutan logistik untuk tetap patuh pada ketentuan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini sangat penting untuk memastikan mobilitas masyarakat pada masa arus balik berlangsung aman, tertib, dan juga lancar,” tandasnya.

25 Maret 2026