icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: wakapolri


14.582 Pelajar Bersaing Masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara

LensaDaily - Sebanyak 14.582 pelajar terbaik dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti Nusantara Standard Test (NST) sebagai bagian dari rangkaian seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Seleksi ini menjadi tahapan awal untuk menjaring calon siswa unggulan yang akan dibina melalui sistem pendidikan berasrama berstandar nasional.Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dan semangat ribuan pelajar yang mengikuti seleksi tersebut. Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan berjenjang.“Hari ini saya menyaksikan langsung semangat 14.582 pelajar terbaik dari seluruh Indonesia yang mengikuti Nusantara Standard Test (NST) dalam seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Dari ribuan peserta ini, hanya 180 siswa yang akan terpilih melalui proses seleksi nasional yang transparan dan berjenjang,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.Menurutnya, seleksi NST tidak semata-mata mengukur kemampuan akademik, namun juga menilai aspek karakter, integritas, kesiapan mental, serta kondisi fisik para peserta. Hal ini sejalan dengan visi SMA Kemala Taruna Bhayangkara dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan berakhlak kuat.“Seleksi ini tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas, kesiapan mental, dan fisik. Dukungan lintas sektor yang kuat menjadi bukti komitmen bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global,” tambahnya.SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan nasional yang mampu melahirkan calon pemimpin masa depan bangsa, dengan landasan nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan integritas yang kuat.

11 Januari 2026

2,6 Ton Bantuan Donasi yang Dikumpulkan Ferry Irwandi Meluncur ke Aceh-Sumut-Sumbar

LensaDaily - Bantuan logistik sebanyak 2,6 ton yang dikumpulkan aktivis Ferry Irwandi dan Jovial Da Lopez dikirimkan untuk penyintas bencana Sumatera. Wilayah yang terisolasi dan belum tersentuh bantuan menjadi tujuan utama bantuan ini.Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan makanan, pakaian, dan perlengkapan mandi dengan total 2.639 Kg diangkut dengan pesawat milik Polri. Bantuan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terus disalurkan berbagai pihak, termasuk masyarakat sebagai relawan.Hingga hari ini, bantuan masih terus dikirimkan untuk menjangkau semua titik di tiga provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar yang terdampak tersebut. Pengiriman bantuan ini melalui penerbangan dari Lapangan Udara Mako Poludara Baharkam Polri menuju Kualanamu, Sumatera Utara.Ferry Irwandi mengungkap bahwa pemberian bantuan kemanusiaan ini bekerja sama dengan Polri dan Kitabisa. Bantuan ini pun akan terus disalurkan secara bertahap.“Kita menuju Pulau Sumatera sekarang dengan 2,6 ton bantuan tahap awal, nanti menyusul lagi, menyusul lagi. Semangat semuanya," ujar Ferry Irwandi.Polri pun mengapresiasi aksi solidaritas atas peran masyarakat dalam kepedulian terhadap korban terdampak bencana banjir bandang dan longsor.“Polri mengapresiasi peran aktif masyarakat dengan bahu-membahu menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yag tersampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ungkap Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Kamis 4 Desember 2025.Menurut Komjen Pol Dedi, peran serta masyarakat menjadi wujud kepedulian terhadap sesama dan akan semakin memaksimalkan penanganan bencana alam yang tengah terjadi. Sinergitas semua pihak menjadi kekuatan dalam percepatan penanganan bencana ini.“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan relawan, di antaranya Bang Ferry Irwandi dan Bang Jovial Da Lopez atas kontribusinya terhadap bencana alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” jelas Wakapolri.Lebih lanjut ditegaskan Wakapolri bahwa Polri juga telah membuka posko bencana secara terpusat dan di daerah. Posko ini sebagai wadah untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan dari masyarakat kepada korban terdampak bencana alam di berbagai wilayah terdampak bencana dan bisa dihubungi melalui call center 081298420098.

04 Desember 2025

Wakapolri Pastikan Layanan Kepolisian di Aceh-Sumut-Sumbar Pulih, Polres Tapteng Kembali Normal

LensaDaily - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr Dedi Prasetyo memastikan pemulihan layanan kepolisian serta percepatan evakuasi dan distribusi bantuan berjalan efektif di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Polres Tapanuli Tengah yang sempat lumpuh kini sudah mulai berfungsi kembali.“Dari laporan pak Kapolda, dari hasil kerja keras anggota di lapangan dan instansi terkait lainnya, untuk operasionalisasi dan pelayanan kepolisian di Polres Tapanuli Tengah kini sudah beroperasional dengan berbagai keterbatasan namun hari ini sudah beroperasional,” ujar Wakapolri saat meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Sumatera.Untuk polres-polres lain yang juga terdampak, Polri memprioritaskan evakuasi dan percepatan identifikasi korban oleh Tim DVI Mabes Polri.“Kita fokus melakukan upaya evakuasi korban kemudian kecepatan tim DVI juga dikerahkan dari Mabes Polri untuk melakukan identifikasi. Karena waktunya ini lebih dari satu minggu kalau tidak cepat diidentifikasi akan susah,” jelasnya.Wakapolri menambahkan bahwa pemulihan di sebagian wilayah Sumut mulai menunjukkan progres, meski pekerjaan besar masih harus dilakukan.“Untuk wilayah Sumatera Utara Alhamdulillah berangsur-angsur sudah mulai, tetapi Polri bersama stakeholder lainnya sesuai perintah Bapak Presiden akan fokus membantu masyarakat yang terdampak cukup luas dan korbannya cukup banyak,” ujarnya.Di Aceh Tamiang, situasi masih sangat berat dengan fasilitas umum dan kantor kepolisian tidak dapat beroperasi. Polri pun mempercepat asesmen dan pengiriman bantuan.“Untuk Aceh Tamiang kondisinya lumpuh total. Polres dan Polsek kami tidak dapat beroperasional. Sesuai perintah Bapak Kapolri, kita lakukan asesmen dan turun ke lapangan untuk percepatan membantu masyarakat,” tegasnya.Polri juga memusatkan pengiriman logistik dari Bandara Kualanamu dan menambah sarana mobilitas untuk memperkuat pelayanan.“Seluruh suplai logistik dipusatkan dari Bandara Kualanamu. Kapolda Sumut juga telah mengirim 5 truk dan besok dikirim lagi. Untuk Polres nanti akan saya kirim kendaraan trel dan mobil double cabin,” jelasnya.Selain itu, Polri akan mengirim water jet, paramedis, dan genset untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih, pelayanan medis, dan komunikasi.“Besok kita akan mengirimkan mesin genset. Antara Jumat dan Sabtu listrik sudah bisa menyala dan PDAM sedikit bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.Wakapolri menegaskan bahwa TNI–Polri akan terus bekerja maksimal. “Dengan segala keterbatasan dan semangat yang luar biasa, kami bekerja semaksimal mungkin untuk masyarakat di wilayah terdampak,” tutupnya.

03 Desember 2025

Dihadapan Forum Kerja Sama Polri–Kemendagri Arab Saudi, Wakapolri Tekankan 3 Prioritas Amanat Presiden Prabowo

LensaDaily - Tiga prioritas utama yang telah diamanatkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di bidang keamanan dan penegakan hukum, yakni pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi online menjadi komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., saat mewakili Kapolri dalam kegiatan The 2nd Joint Committee Polri – Ministry of Interior (MOI) Kingdom of Saudi Arabia yang berlangsung di Hotel Bintang Bali Resort, Kuta, Bali, Kamis 30 Oktober 2025.Pertemuan ini merupakan tindak lanjut implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Polri dan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi, sekaligus forum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral di bidang keamanan dan penegakan hukum lintas negara.Dalam pertemuan tersebut, Wakapolri menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan tiga fokus utama untuk menjadi prioritas nasional dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan hukum Indonesia, yaitu:1. Pemberantasan narkotika,2. Pemberantasan penyelundupan, dan3. Pemberantasan judi online“Perang terhadap tiga kejahatan besar ini tidak bisa dilakukan secara sektoral. Diperlukan sinergi lintas lembaga baik di tingkat nasional maupun internasional. Polri terus memperkuat kerja sama dengan kementerian, lembaga negara, serta mitra internasional seperti Interpol dan otoritas keamanan negara sahabat,” ujar Wakapolri dalam sambutannya.Lebih lanjut, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri telah menorehkan capaian signifikan dalam penindakan kasus narkotika. Dalam kurun waktu terakhir, Polri berhasil memusnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis dengan total berat 214,84 ton dengan nilai ekonomi mencapai lebih dari Rp29 triliun.Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan Polri terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memerangi narkoba sebagai ancaman serius terhadap masa depan bangsa.Wakapolri juga menyoroti tren baru penyalahgunaan narkotika yang semakin adaptif terhadap teknologi dan gaya hidup masyarakat modern. Ia menjelaskan munculnya pola baru seperti penyalahgunaan ketamin yang dihirup melalui hidung dan etomidate yang dicampur dalam liquid pods, yang kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.Karena itu, penguatan kerja sama internasional dalam bidang riset, intelijen, dan laboratorium forensik dinilai sebagai langkah strategis. Kolaborasi Polri dengan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi pemberantasan narkotika, penyelundupan, serta kejahatan lintas batas lainnya.Pihak Kerajaan Arab Saudi, melalui Major General Abdullah Bin Abdulrahman Al-Hamad, selaku Kepala Delegasi, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara telah mencakup seluruh potensi ancaman lintas batas, termasuk terorisme dan kejahatan transnasional.“Kerajaan Arab Saudi berkomitmen memperkuat koordinasi strategis dengan Indonesia untuk bersama-sama menghadapi ancaman narkotika, ekstremisme, dan kejahatan lintas negara,” ungkap Al-Hamad.Pertemuan ini menghasilkan Minutes of Meeting (MoM) yang memuat langkah-langkah konkret implementasi kerja sama keamanan bilateral antara Polri dan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi.Dalam MoM tersebut disepakati bahwa kerja sama pemberantasan narkotika akan mulai dilaksanakan pada Desember 2025, diikuti dengan kerja sama di bidang keamanan lainnya.Kerja sama strategis ini menjadi bentuk nyata diplomasi kepolisian (police diplomacy) yang tidak hanya memperkuat stabilitas kawasan, tetapi juga menjadi model sinergi global dalam menghadapi ancaman kejahatan lintas negara.Kegiatan The 2nd Joint Committee Polri–MOI Kingdom of Saudi Arabia dihadiri oleh pejabat tinggi Polri, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta delegasi Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi.Melalui forum ini, Polri menegaskan tekadnya untuk terus menjalankan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga keamanan nasional, memperkuat penegakan hukum, dan melindungi masa depan bangsa dari ancaman kejahatan global.

30 Oktober 2025