LensaDaily - Sumatera Utara (Sumut) memiliki potensi besar untuk pelaksanaan berbagai event internasional dan upaya pengembangan Sport Tourism di Sumut yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan perjalanan wisata. Hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) sangat mendukung pelaksanaan berbagai event internasional dan upaya pengembangan Sport Tourism di Sumut.Hal itu disampaikan Sekretaris Daeah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Togap Simangunsong saat penutupan Sumut Rally FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) 3rd dan IMI National Rally Championship 3rd 2025, yang berlangsung di PTPN IV Maujana Nagori Sarimatin, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Minggu 10 Agustus 2025.“Pemprov Sumut sangat berkomitmen mendukung segala event internasional berlangsung di Sumut, terutama balapan reli WRC 2027 nantinya,” ucap Sekdaprov Togap Simangunsong.Komitmen Pemprov Sumut itu di antaranya mendorong pembinaan pembalap berprestasi untuk bersaing di level lebih tinggi, meningkatkan kualitas SDM olahraga mulai dari pelatih, wasit, juri hingga mekanik. Serta terus memperkuat infrastruktur dan fasilitias olahraga otomotif.“Selain itu mengembangkan balap mobil sebagai sport industry dan sport tourism, serta menjadikan ajang seperti ini sebagai media edukasi, khususnya bagi generasi muda agar menjauhi narkoba dan mengembangkan potensi positif,” katanya.Diketahui, Sumut memiliki potensi besar untuk pengembangan sport tourism. Daerah ini menawarkan beragam lokasi dengan potensi olahraga yang menarik, seperti Danau Toba yang cocok untuk kegiatan air dan reli, Bukit Lawang untuk mountain bike dan lari, serta Nias untuk surfing.Senada, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih juga menyampaikan apresiasi pada seluruh pantia dan juga sponsor yang telah menyelenggaran event reli ini di Kabupaten Simalungun.“Dengan kedatangan para peserta dari luar negeri, tentunya dapat mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Simalungun. Kami juga berharap kedepan kegiatan dunia lainnya dapat dilaksanakan disini,” katanya.Sementara itu, Ketua IMI Sumut Harun Mustafa Nasution juga menyampaikan apresiasi pada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Untuk WRC 2027 juga telah mendapat restu dari Presiden RI Prabowo Subianto.“Kita juga sudah mendapatkan kabar bahwa Presiden Prabowo setuju kita akan melaksanakan kejuaran dunia 2027 pada reli ini nantinya,” katanya.Diakuinya, pada APRC kali ini memiliki lintasan yang cukup keras dan sulit untuk dilalui para pereli. Event yang berlangsung tiga hari ini banyak menyisakan pereli yang gagal melewati garis finish.“Yang sudah berhasil kami ucapakan selamat dan yang belum berhasil dapat kita coba pada kejuaraan yang berikutnya,” katanya.Hadir pada penutupan kegiatan ini, Forkopimda Kabupaten Simalungun, OPD Pemprov Sumut, perwakilan sponsor, official pembalap domestik dan luar negeri, serta dihadiri ribuan masyarakat yang melihat penutupan tersebut.
11 Agustus 2025Tag: wisata
LensaDaily - Pengembangan kawasan Danau Toba harus diimbangi dengan upaya promosi maksimal dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, yang diperlukan kolaborasi dari semua sektor, termasuk sektor olahraga dan event.Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga saat memimpin tim kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Toba Caldera Resort di Desa Sibisa, Kabupaten Toba. Lamhot mengatakan, promosi tersebut dilakukan dengan mendukung program sport tourism di 8 kawasan yang menopang destinasi Danau Toba.Lamhot menambahkan, dengan adanya kegiatan bertaraf nasional maupun internasional, akan bisa mendorong minat wisatawan untuk datang berkunjung ke destinasi wisata tersebut."Apabila satu kabupaten saja memiliki satu even internasional, itu berarti pertahun ada 8 even internasional. Dari 8 even ini, akan jadi pintu masuk bagi wisata mancanegara untuk datang ke Danau Toba melalui even-even tersebut," ujar Lamhot mengutip dpr.go.id, Rabu 30 Juli 2025.Ia menyampaikan, sport tourism telah banyak diterapkan oleh sejumlah negara-negara lain didunia, salahsatunya yaitu Jepang yang menjadikan sektor wisata sebagai pendapatan devisa ekonomi terbesar kedua bagi negaranya."Event tersebut bisa kita dorong melalui sport tourism yang banyak dilakukan di negara lain. Termasuk di Eropa yang mengembangkan sepakbola adalah bagian dari sport tourism untuk meningkatkan wisatawan mancanegara," katanya. Tidak hanya menampilkan keindahan alam, potensi budaya (culture) masyarakat setempat, juga bisa menjadi salah satu daya tarik para wisatawan. "Kita juga punya nilai culture (budaya) tourism dan didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai di semua destinasi wisata, maka tidak tertutup kemungkinan kawasan Danau Toba akan berkembang pesat," ungkapnya. Di sisi lain, Lamhot juga mendorong pemerintah provinsi kembali menggiatkan even rutin yang selama ini sempat vakum pasca Covid-19, seperti pesta Danau Toba. "Pelaksanaan pesta Danau Toba kita dorong agar (bisa dilaksanakan) tahun depan. Kita sudah berbicara dengan Gubernur, mulai 2026 kita lakukan pesta Danau Toba dimodifikasi sesuai konteks kekinian. Tidak lagi pesta danau Toba seperti terdahulu," katanya.
30 Juli 2025


