icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Pebulutangkis asal Sumut Nia Matondang Seleksi PBSI untuk Kejuaraan Dunia Junior 2025 India

Lensa Daily - Nasional
Kamis, 04 Sep 2025 13:51 WIB

LensaDaily - Pebulutangkis PB Djarum Kudus asal Sumatera Utara (Sumut), Nia Matondang dipanggil mengikuti seleksi PBSI untuk tampil di World Junior Championships (WJC) 2025 di India. Seleksi berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, 7-9 September 2025, pebulutangkis kelahiran Aekkanopan itu harus bersaing bersama 12 pebulutangkis tunggal putri Indonesia lainnya.

Dari 12 yang mengikuti seleksi, pebulutangkis bernama lengkap Nurul Tetra Junia Br Matondang itu harus bersaing untuk menetapkan tiga terbaik bergabung bersama Thalita Ramadhani Wiryawan.

Merespon pemanggilan tesebut, Nia bersyukur bisa ikut seleksi dan berharap, semoga hasilnya dapat terbaik agar bisa ikut di World Junior Championships di India, 6-11 Oktober 2025 mendatang. 

Alumni SD Al-washliyah 81 Aekkanopan itu menjelaskan, lawan-lawan di seleksi nanti sudah pada kenal dan sudah sama  tahu gaya dan kekuatan permainannya. 

"Peluang untuk masuk tim nasional untuk WJC di India itu sangat terbuka dan 12 pemain yang ikut seleksi itu, sama-sama mempunyai peluang, " kata semi finalis tunggal putri Piala Kapolri 2025 lalu itu, Kamis 4 September 2025.

Berikut nama yang ikut dipanggil seleksi untuk atlet nomor tunggal putri (womens singles). Nurul Tetra Junia Br Matondang (PB Djarum), Kavitha Nadjwa Aulia dan Salsabila Amiradana (keduanya Pelatnas PBSI), Jolin Angelia, Christabel Calista Purwanto, Shaafiya Yasmin Maitsaa, Raisya Affatunisa (ke-empatnya PB Djarum)

Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Mutiara Cardinal Bandung), Wening Arviani Sabrina (Pelatkot Tangsel), Auberta Zerlina (Exist Badminton Club), Oe Louisa Jovanka Sandi Winarto (Exist Badminton Club) dan Ghina Khairani Guniandi (Candra Wijaya). 

Atlet yang lolos seleksi tambahan akan melengkapi komposisi tim untuk bertarung di ajang paling bergengsi level junior tersebut.

Format Baru di Kejuaraan Dunia Junior 2025

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi memperkenalkan sistem skor baru dengan format relay 3×45 poin untuk nomor beregu Piala Suhandinata 2025.

Aturan ini menggantikan format 110 poin yang digunakan tahun sebelumnya. Format relay juga akan diterapkan di kejuaraan beregu junior tingkat kontinental 2026.

Dalam format ini, setiap pertandingan dimainkan dalam tiga set. Satu set mencakup lima gim, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Masing-masing gim menggunakan sistem reli hingga 9 poin tanpa setting, sehingga total skor dalam satu set berjumlah 45 poin. Tim yang merebut dua set akan keluar sebagai pemenang.

BWF juga menetapkan aturan interval, yakni 3 menit antar-set, 2 menit antar-gim, serta jeda 60 detik di poin 5, 14, 23, 32, dan 41.

Sementara itu, jumlah pemain minimal enam orang (tiga putra dan tiga putri) dan maksimal 16 orang (delapan putra dan delapan putri).

Indonesia yang berstatus juara bertahan akan memulai perjuangan dari Grup C bersama Turki, Rumania, dan Belanda.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini