icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Berebut Perunggu dengan Thailand, Misi Timnas Sepakbola Putri Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games

Lensa Daily - Nasional
Rabu, 17 Des 2025 13:56 WIB

LensaDaily - Langkah Timnas Putri Indonesia di ajang SEA Games 2025 selangkah lagi akan mengukir sejarah baru. Perebutan medali perunggu dengan tuan rumah Thailand itu akan menjadikan rekor baru bagi Garuda Pertiwi pada pesta olahraga Asia Tenggara itu.

Penyerang Timnas Putri Indonesia Reva Octaviani, menilai timnya datang ke laga perebutan medali perunggu SEA Games 2025 cabang sepak bola putri dengan pemahaman penuh terhadap kekuatan lawan.

Laga perebutan medali perunggu ini, antara Thailand vs Indonesia berlangsung di Stadion Chonburi, Rabu 17 Desember 2025 pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi pertandingan terakhir kedua tim di SEA Games 2025.

β€œSaya rasa kami cukup percaya diri untuk menghadapi pertandingan besok. Kami percaya dengan kondisi tim yang ada saat ini. Kami tahu Thailand adalah tim yang kuat. Kami sudah sempat bertemu dengan mereka di fase grup pada awal turnamen, dan sekarang kami kembali bertemu di akhir turnamen,” kata Reva dalam sesi jumpa pers jelang laga, Selasa 16 Desember 2025.


Dirinya melanjutkan, Timnas Putri Indonesia telah mempersiapkan segala hal demi meraih kemenangan di laga penutup. Sekaligus mengunci medali perunggu untuk dibawa pulang. 

β€œDari Timnas Putri Indonesia, mulai dari pelatih hingga ofisial, semuanya sudah mempersiapkan taktik dengan cukup baik. Saya rasa kami siap untuk meraih medali perunggu besok,” tegasnya. 

Reva menyadari pertemuan kali ini berbeda dengan laga fase grup, baik dari segi tekanan maupun situasi pertandingan. Ia menilai persiapan tim menjadi faktor penting untuk bisa tampil lebih kompetitif.

Selain soal pertandingan, Reva juga membagikan pengalamannya mengikuti SEA Games untuk pertama kali dalam kariernya sebagai pesepak bola putri profesional.

β€œIni adalah pertama kalinya saya bisa mengikuti SEA Games, dan tentunya menjadi modal yang sangat penting bagi saya secara pribadi sebagai atlet Indonesia.  Selama event berlangsung, menurut saya semuanya berjalan dengan baik. Mulai dari fasilitas, hotel, transportasi, dan hal-hal lainnya sudah cukup memadai,” jelas pemain kelahiran 8 Oktober 2003 tersebut. 

Timnas Putri Indonesia sebelumnya tersingkir di semifinal setelah kalah dari Vietnam. Sementara itu, Thailand selaku tuan rumah harus mengakui keunggulan Filipina. Laga perebutan perunggu ini menjadi kesempatan terakhir bagi Indonesia untuk menutup SEA Games 2025 dengan hasil terbaik.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini