icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

2 Gol Telat PSMS Selamatkan Kekalahan dari 10 Pemain Persikad

Lensa Daily - Nasional
Minggu, 05 Apr 2026 19:17 WIB

LensaDaily - PSMS Medan gagal menang dari Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Minggu 5 April 2026. PSMS yang unggul jumlah pemain, harus puas berbagi angka atas dua gol telat dipenghujung laga yang berakhir 2-2.

Laga berlangsung penuh emosi dan drama. PSMS datang dengan tekanan setelah hasil minor dalam tiga laga terakhir. Namun, harapan untuk bangkit nyaris pupus ketika Persikad tampil efektif sejak awal, namun PSMS mampu mengimbangi.

Tim tuan rumah membuka keunggulan lewat striker asing mereka, Rosalvo, pada menit ke-30. Situasi semakin menarik ketika bek Persikad, Belhadj Kacem, diusir wasit tak lama kemudian. Unggul jumlah pemain, PSMS justru kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

Di babak kedua, alih-alih menyamakan kedudukan, PSMS kembali kebobolan. Adriano Castanheira sukses menggandakan keunggulan Persikad pada menit ke-76, membuat tim tuan rumah unggul 2-0 meski bermain dengan 10 orang.

Namun, mental juang PSMS akhirnya berbicara. Gol pembuka datang dari Clayton da Silva pada menit ke-86 yang membakar semangat tim tamu.

Puncak drama terjadi di masa injury time. Felippe Cadenazzi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+2, memastikan skor berubah menjadi 2-2.


Persikad sempat kembali mencetak gol  menit ke-90+7, namun dianulir wasit sehingga skor tetap imbang hingga peluit akhir.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya meski timnya berhasil comeback.

“Kami sangat kecewa. Bermain dengan 11 lawan 10 seharusnya bisa menang, tapi pemain sudah berusaha maksimal,” ujar Eko usai pertandingan.

Ia menilai timnya kesulitan menghadapi pertahanan dalam Persikad meski unggul jumlah pemain.

“Setelah kartu merah, mereka main sangat deep (dalam). Kami kesulitan membongkar pertahanan. Bahkan sempat lengah dan kebobolan lagi. Tapi setelah menambah pemain depan, Alhamdulillah bisa menyamakan skor,” tambahnya.

Eko juga menyoroti kelemahan tim saat menyerang hingga menyisakan celah pertahanan yang mampu dieksploitasi barisan penyerang tim tuan rumah.

“Saat menyerang kami terlalu terburu-buru, bahkan lupa bertahan. Itu yang membuat kami kebobolan. Secara permainan menyerang sudah bagus, tapi hasilnya belum maksimal,” ujarnya.

PSMS memilih tetap bertahan di Bogor untuk melakukan evaluasi jelang laga berikutnya dengan Garudayaksa FC.

“Kami tidak pulang (ke Medan). Kami akan evaluasi di sini. Garudayaksa tim papan atas, tapi kami tetap fight untuk ambil poin di laga tandang berikutnya,” tegas Eko.

Sementara itu, pemain PSMS, Rudiyana, juga mengakui timnya kurang tenang dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

“Kami kecewa. Mungkin kami terlalu terburu-buru untuk mencetak gol saat unggul jumlah pemain,” katanya.

Hasil ini menjadi suntikan moral bagi PSMS Medan jelang laga berat berikutnya menghadapi Garudayaksa FC di stadion yang sama Sabtu (11/4/2026) mendatang.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini