LensaDaily - PSMS Medan menjadi tamu menghadapi Garudayaksa FC pada pekan ke-24 Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu 11 April 2026 pukul 15.30 WIB. Posisi PSMS masih tertahan di posisi keenam dengan 31 poin, sedangkan tuan rumah percaya diri sebagai penghuni peringkat kedua dengan 42 poin.Bagi PSMS, laga sangat penting dan perlu kemenangan demi menjaga asa bertahan di zona Championship. Mengingat dua laga sebelumnya skuad Ayam Kinantan menelan kekalahan. Plus, pertemuan musim ini yang belum berpihak dengan PSMS saat menghadapi Garudayaksa.Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan kesiapan timnya meski menghadapi lawan berat. “Kita tahu Garudayaksa tim besar di klasemen nomor dua. Pasca melawan Persikad kemarin, kita masih stay di Bogor untuk persiapan empat hari. Mereka main di kandang, tapi pemain kita siap memberikan yang terbaik,” ujarnya saat sesi temu pers jelang pertandingan, Jumat 10 April 2026.Soal perubahan di kubu lawan yang kini ditangani Widodo Cahyono Putro, Eko meyakini laga besok akan berlangsung menarik.“Wajar pergantian pelatih, kami mencoba memanfaatkan setiap kelemahan lawan. Bismillah besok kita bisa mendapatkan hasil terbaik. Pemain yang akumulasi sudah kembali, semua siap. Semoga laga besok bagus dan enak ditonton,” tambahnya.Menariknya, Eko dan Widodo memiliki kedekatan tersendiri, pernah sama-sama membela timnas Indonesia. “Kami sama-sama pernah di timnas dan Bali United,” katanya.Sementara itu, pemain PSMS, Nazar Nurzaidin, memastikan tim dalam kondisi prima. “Persiapan kami bagus, semua pemain siap. Kami ingin memberikan yang terbaik. Untuk suporter di Jabodetabek maupun Medan, kami harap dukungannya agar tim terus mendapatkan poin,” ucapnya.
10 April 2026Tag: persikad
LensaDaily - PSMS Medan gagal menang dari Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Minggu 5 April 2026. PSMS yang unggul jumlah pemain, harus puas berbagi angka atas dua gol telat dipenghujung laga yang berakhir 2-2.Laga berlangsung penuh emosi dan drama. PSMS datang dengan tekanan setelah hasil minor dalam tiga laga terakhir. Namun, harapan untuk bangkit nyaris pupus ketika Persikad tampil efektif sejak awal, namun PSMS mampu mengimbangi.Tim tuan rumah membuka keunggulan lewat striker asing mereka, Rosalvo, pada menit ke-30. Situasi semakin menarik ketika bek Persikad, Belhadj Kacem, diusir wasit tak lama kemudian. Unggul jumlah pemain, PSMS justru kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.Di babak kedua, alih-alih menyamakan kedudukan, PSMS kembali kebobolan. Adriano Castanheira sukses menggandakan keunggulan Persikad pada menit ke-76, membuat tim tuan rumah unggul 2-0 meski bermain dengan 10 orang.Namun, mental juang PSMS akhirnya berbicara. Gol pembuka datang dari Clayton da Silva pada menit ke-86 yang membakar semangat tim tamu.Puncak drama terjadi di masa injury time. Felippe Cadenazzi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+2, memastikan skor berubah menjadi 2-2.Persikad sempat kembali mencetak gol menit ke-90+7, namun dianulir wasit sehingga skor tetap imbang hingga peluit akhir.Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya meski timnya berhasil comeback.“Kami sangat kecewa. Bermain dengan 11 lawan 10 seharusnya bisa menang, tapi pemain sudah berusaha maksimal,” ujar Eko usai pertandingan.Ia menilai timnya kesulitan menghadapi pertahanan dalam Persikad meski unggul jumlah pemain.“Setelah kartu merah, mereka main sangat deep (dalam). Kami kesulitan membongkar pertahanan. Bahkan sempat lengah dan kebobolan lagi. Tapi setelah menambah pemain depan, Alhamdulillah bisa menyamakan skor,” tambahnya.Eko juga menyoroti kelemahan tim saat menyerang hingga menyisakan celah pertahanan yang mampu dieksploitasi barisan penyerang tim tuan rumah.“Saat menyerang kami terlalu terburu-buru, bahkan lupa bertahan. Itu yang membuat kami kebobolan. Secara permainan menyerang sudah bagus, tapi hasilnya belum maksimal,” ujarnya.PSMS memilih tetap bertahan di Bogor untuk melakukan evaluasi jelang laga berikutnya dengan Garudayaksa FC.“Kami tidak pulang (ke Medan). Kami akan evaluasi di sini. Garudayaksa tim papan atas, tapi kami tetap fight untuk ambil poin di laga tandang berikutnya,” tegas Eko.Sementara itu, pemain PSMS, Rudiyana, juga mengakui timnya kurang tenang dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.“Kami kecewa. Mungkin kami terlalu terburu-buru untuk mencetak gol saat unggul jumlah pemain,” katanya.Hasil ini menjadi suntikan moral bagi PSMS Medan jelang laga berat berikutnya menghadapi Garudayaksa FC di stadion yang sama Sabtu (11/4/2026) mendatang.
05 April 2026LensaDaily - PSMS Medan wajib menang pada sisa laga kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026 demi menjaga asa peluang bertahan Liga 2 musim depan. Besok, PSMS akan menghadapi tuan rumah Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu 5 April 2026 pukul 15.30 WIB.PSMS datang dengan tekanan setelah hasil kurang memuaskan dalam tiga laga terakhir, dua kekalahan dan satu hasil imbang. Tim berjuluk Ayam Kinantan kini tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara Grup A (wilayah barat) dengan 30 poin, hanya terpaut satu angka dari Persikad di posisi ke-7.Di sisi lain, Persikad justru tengah dalam tren positif. Dari tiga laga terakhir, mereka meraih dua kemenangan dan satu kekalahan, termasuk kemenangan telak 4-1 atas Persekat Tegal pekan lalu di Stadion Pakansari, home base Singa Margonda, julukan Persikad. Kondisi ini membuat duel dipastikan berjalan sengit dan terbuka.Dengan selisih poin yang tipis dan situasi klasemen yang ketat, pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan hidup mati demi kelangsungan di Liga 2. Setiap poin akan sangat menentukan kelangsungan tim di kompetisi Pegadaian Championship yang mulai memasuki fase akhir.Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya siap tempur demi mengamankan poin penuh.“Kami siap melakoni pertandingan besok menghadapi Persikad. Hari ini kami sudah melakukan official training, dan target kami jelas, meraih tiga poin,” ujar Eko, Sabtu 4 April 2026.Ia juga mengakui kekuatan lawan yang tengah meningkat, namun tetap optimistis timnya mampu tampil maksimal.“Di klasemen ini semua tim bisa saling mengalahkan. Kami tahu Persikad penampilannya sedang naik, tapi kami bertekad menampilkan permainan yang bagus dan meraih hasil terbaik untuk PSMS,” tambahnya.Sementara itu, perwakilan pemain PSMS, Bhudiar, menegaskan kesiapan penuh tim untuk mencuri poin di kandang lawan.“Kami sebagai pemain sudah siap untuk pertandingan besok. Kami akan berusaha mencuri tiga poin di Pakansari. Dalam beberapa laga terakhir kami kehilangan poin, jadi besok kami akan berjuang mati-matian untuk mendapatkan kemenangan,” tegasnya.
04 April 2026LensaDaily - Kekalahan dialami PSMS Medan 1-0 dari Persikad Depok pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu 3 Januari 2026. Kemenangan ini tak hanya membalaskan kekalahan Persikad atas PSMS di pertemuan pertama, tapi juga mempertegas persaingan Grup A.Gol semata wayang Persikad dicetak oleh Nico Sitepu pada menit ke-59, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSMS. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah sekaligus mengamankan tiga poin penting dalam persaingan ketat Championship Round Grup A.Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil disiplin dan saling menekan di babak pertama tanpa gol. PSMS Medan bahkan sempat menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, efektivitas Persikad di babak kedua menjadi pembeda. Pelatih PSMS, Kas Hartadi, mengakui timnya kehilangan fokus sesaat yang berujung fatal. “Kami sebenarnya bermain bagus dan bisa menekan Persikad, tapi kami hilang fokus di menit ke-60. Kami terus menyerang, tapi belum bisa mencetak gol karena masih lemah di finishing,” ujar Kas Hartadi usai laga.Kekecewaan juga diungkapkan oleh salah satu pemain PSMS, Bhudiar, yang tetap memberikan apresiasi kepada lawan. “Sebelumnya saya ucapkan selamat buat Persikad yang mendapatkan tiga poin. Kami sebagai pemain sudah bekerja keras, tapi inilah sepak bola, mungkin belum rezeki. Ini jadi bahan evaluasi kami untuk laga berikutnya melawan Adhyaksa. Banyak peluang tercipta, tapi tidak ada gol sampai akhir pertandingan,” ujarnya. Hasil ini membuat Persikad semakin percaya diri menatap laga selanjutnya, sementara PSMS Medan harus segera berbenah, khususnya dalam penyelesaian akhir, mengingat lawan yang dihadapi berikutnya, Adhyaksa FC, merupakan tim kuat.
03 Januari 2026LensaDaily - Persaingan tim papan tengah Grup A Wilayah Barat akan tersaji antara Persikad Depok yang menjamu PSMS Medan lanjutan kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pukul 15.30 WIB, Sabtu 3 Januari 2026. Siapa pemenang laga ini, akan menembus persaingan zona atas.Kedua tim juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Persikad dan PSMS sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan terakhir, menjadi modal berharga untuk melanjutkan tren positif.Persikad saat ini berada di peringkat ke-6 klasemen Grup A (wilayah barat) dengan 18 poin, PSMS di bawahnya (peringkat ke-7 dengan 17 poin dari 13 pertandingan yang digelar). Selisih tipis tersebut membuat hasil laga ini berpotensi langsung mengubah peta persaingan klasemen.Persikad Depok menunjukkan grafik performa yang meningkat sejak melakukan pergantian pelatih. Tim asuhan Achmad Zulkifli konsisten meraih poin, baik di kandang maupun tandang, membuat mereka kembali diperhitungkan sebagai kuda hitam di Grup A. Bermain di Pakansari pun menjadi keuntungan tersendiri bagi Persikad yang dikenal agresif sejak menit awal, terutama lewat skema serangan balik cepat.Faktor inilah yang menjadi perhatian serius PSMS Medan. Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, menyadari tantangan berat yang menanti timnya di Bogor. PSMS berangkat dengan keterbatasan komposisi pemain, namun tetap membawa misi jelas.“Untuk pertandingan besok, PSMS ke Bogor bawa 23 pemain. Kami tidak tampil full team karena ada pemain cedera dan akumulasi, jadi kita punya tekad besok mencuri poin di kandang Persikad Depok,” ujar Kas Hartadi kepada media Jumat 2 Januari 2026. Ia menilai Persikad sebagai tim yang solid dan mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. “Pasca Persikad ganti pelatih, progresnya sangat bagus sekali. Di home bisa meraih poin, di away bisa meraih poin. Persikad adalah tim yang bagus, tim kuat juga, tapi kita sudah antisipasi,” tambahnya.Meski begitu, Kas menegaskan PSMS tidak akan mengubah identitas permainan mereka. “Kita tetap waspada untuk counter-counter attack dari Persikad Depok. Kita tetap dengan karakter yang Medan punya, rap-rap,” tegasnya.Dari sisi pemain, Bhudiar memastikan kondisi tim cukup siap menghadapi laga krusial ini. Meski beberapa pemain harus absen, semangat skuat Ayam Kinantan tetap terjaga.“Kami pemain dalam kondisi fit meskipun ada beberapa pemain yang cedera dan akumulasi. Tapi kami antusias untuk pertandingan besok, semoga bisa menampilkan permainan yang menghibur,” ucap Bhudiar.Ia juga menekankan PSMS tak akan fokus mengawal satu-dua pemain lawan saja.“Mungkin kita bukan mewaspadai satu-dua pemain, tapi semua pemain. Semangat dan daya juangnya sangat luar biasa, seperti pertandingan kita kemarin (menghadapi Persikad) di Medan. Kita kecolongan di menit-menit akhir, itu yang kita waspadai besok,” jelasnya.Dengan posisi klasemen yang saling berhimpitan, momentum kemenangan dimiliki kedua tim. Pertarungan taktik kedua pelatih, agresivitas Persikad dan karakter keras PSMS, dipadu kesiapan mental pemain, membuat duel di Stadion Pakansari dipastikan berlangsung ketat dan penuh tensi.
02 Januari 2026


