LensaDaily - Pelarian Direktur N.Co Living by NIX, Reindy alias Rendy Sentosa, yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga terlibat peredaran narkotika berakhir. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkapnya di area parkir Black Owl PIK, Jakarta Utara, pada Senin malam 6 April 2026.Penangkapan yang dilakukan tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC ini merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus peredaran narkotika di tempat hiburan malam N.Co Living by NIX yang berlokasi di Kuta Utara, Bali.Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengungkapkan peran tersangka diduga kuat memberikan izin dan melakukan permufakatan jahat bersama manajer operasional untuk mengedarkan narkoba di tempat hiburan malam miliknya. Motifnya adalah untuk menarik pengunjung serta meningkatkan pendapatan operasional."Dari hasil interogasi dan pemeriksaan pelaku yang sudah diamankan, didapatkan informasi bahwa Direktur dari N Co Living, yakni R mengizinkan terhadap peredaran narkoba di tempat hiburan malam," ungkap Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso Kamis 9 April 2026.Sebelumnya, polisi telah mengamankan tiga tersangka lainnya di Bali, yaitu seorang pengedar, kapten penghubung, dan manajer operasional. Dari tangan Reindy, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa iPhone 16 Pro Max, Oppo Find, buku rekening, serta kartu ATM.Saat ini, tersangka telah dibawa ke kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan penelusuran aliran dana guna menyelidiki adanya potensi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus ini.
10 April 2026Tag: bali
LensaDaily - Gubernur Bali I Wayan Koster disentil Presiden Prabowo Subianto yang murka soal sampah di pantai dinilai sudah mencemari lingkungan dan mengancam keberlanjutan pariwisata nasional. Prabowo pun mengancam akan mengerahkan TNI/Polri untuk membersihkan sampah bila tak ada aksi dari pemerintah daerah.Sentilan ini disampaikan langsung Prabowo secara terbuka pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026.Prabowo menegur secara terbuka jajaran pemerintah daerah Bali, termasuk gubernur dan para bupati, terkait persoalan sampah yang dinilai sudah mencemari lingkungan dan mengancam keberlanjutan pariwisata nasional.Presiden menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan tidak dapat diselesaikan dengan saling menyalahkan, melainkan harus dihadapi dengan kerja nyata dan kepemimpinan yang tegas.“Penyelesaian masalah sampah, kita perlu kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tapi, kita tidak boleh menunggu. Karena itu, bila perlu, demi kepentingan rakyat, pemerintah pusat yang akan memimpin,” tegas Presiden dalam taklimatnya.Presiden menyoroti secara khusus kondisi pantai-pantai di Bali yang dinilai telah mencoreng citra pariwisata Indonesia. Presiden mengungkapkan bahwa dirinya menerima langsung keluhan dari tokoh-tokoh luar negeri mengenai kondisi Bali yang makin kotor.“Dia ngomong ke saya. Dia bilang, ‘Your Excellency, I just came from Bali. Oh, Bali so dirty now. Bali not nice.’ Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi. Ini kita harus atasi bersama,’” ujar Presiden.Presiden menyampaikan bahwa pariwisata merupakan sektor yang paling cepat menciptakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, sektor tersebut tidak akan bertahan apabila lingkungan, khususnya destinasi wisata unggulan seperti Bali, dibiarkan kumuh dan kotor.“Ini maaf ya, gubernur, bupati-bupati dari Bali. Ini real, lho. Bali bulan Desember 2025. Ini Pantai Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?” kata Presiden.Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara langsung meminta gubernur dan para kepala daerah di Bali untuk mengambil tanggung jawab penuh atas kebersihan lingkungan, termasuk melibatkan sekolah-sekolah dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti secara rutin.Presiden menegaskan bahwa apabila pemerintah daerah tidak bergerak cepat, pemerintah pusat siap mengambil alih kepemimpinan penanganan sampah demi kepentingan rakyat. Presiden bahkan menyatakan akan mengerahkan TNI, Polri, BUMN, serta seluruh kementerian dan lembaga untuk terlibat langsung dalam kerja bakti massal.“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintah Dandim, Danrem, saya perintahkan kau gerakan anak buahmu korve. Setiap hari atau setiap berapa hari, korve, korve, korve. Kepolisian, gerakan korve, korve, korve. Nanti dia bisa selamatkan,” tegas Presiden.Menutup arahannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia harus menyatakan perang terhadap sampah. Menurut Kepala Negara sampah bukan sekadar persoalan estetika, melainkan ancaman kesehatan publik dan potensi bencana lingkungan yang serius.Pesan Presiden Prabowo tersebut menjadi peringatan keras sekaligus panggilan aksi bahwa pariwisata Indonesia hanya akan bertahan jika lingkungan dijaga, dan kepemimpinan harus hadir tegas, cepat, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
03 Februari 2026LensaDaily - Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Rumania bernama Zuleam Costinel Cosmin alias ZCC (33) yang merupakan buronan paling dicari di Eropa sejak 2023 ditangkap di Bali. ZCC dicari Interpol atas kasus pembunuhan perampokan dan pembunuhan sadis atas perannya sebagai otak pelaku bersama 2 temannya yang sudah ditangkap.Penangkapan ZCC ini berlangsung dalam Operasi Gabungan Divhubinter Polri dengan Polda Bali selama 3 hari dan berhasil diringkus Selasa 20 Januari 2026. Pernyataan tersebut disampaikan saat konfrensi pers di ruang Ditreskrimum oleh Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko didampingi Kabagjatranin Set NCB Kombes Pol Ricky Purnama, Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman, dan Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy.Penangkapan ini dilakukan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri melalui Sekretariat NCB-Interpol Indonesia bekerja sama dengan jajaran Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Gianyar. Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengatakan, ZCC tokoh utama dalam aksi kriminalitas yang sangat sadis dan kejam di Kota Sibiu Rumania, pada 6 November 2023."Ia bersama dua komplotannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal dan melakukan penyiksaan ekstrem hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan mengancam anak perempuan korban dengan senjata api, dalam aksi para pelaku membawa kabur jam tangan mewah milik korban senilai 200.000 Euro," kata Brigjen Pol Untung Widyatmoko.Sementara dua rekan ZCC sebelumnya telah ditangkap di Irlandia dan Skotlandia, keduanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. ZCC yang dikenal sebagai individu yang sangat berbahaya dan memiliki kecenderungan kekerasan tinggi, menjadi target utama buronan internasional sejak surat perintah penangkapan dikeluarkan oleh Pengadilan Sibiu Rumania pada 19 November 2023.ZCC terdeteksi memasuki Indonesia pada tanggal 14 November 2023 dari Chengdu China menuju Bandara Soekarno Hatta dan diketahui yang bersangkutan pernah mencoba keluar Indonesia dengan data pemesanan tiket Air Asia QZ0554 dari Denpasar menuju Kuala Lumpur.Namun setelah dilakukan pengecekan yang bersangkutan tidak tercatat dalam data perlintasan keimigrasian dan setelah mendapatkan informasi tambahan dari NCB Bucharest melalui unggahan Facebook subjek terdeteksi masih berada di Bali Indonesia.Sehingga Set NCB Interpol Indonesia kembali melakukan proses pencarian dan pelacakan keberadaan tersangka di wilayah hukum Polda Bali sejak (12/1) dan benar saja tiga hari berlangsung tersangka ZCC berhasil di tangkap pada 15 Januari 2026.Keberhasilan penangkapan ini menegaskan komitmen Polri dalam kerja sama keamanan global dan penangkapan ini merupakan bukti nyata bahwa Indonesia bukan tempat yang aman bagi buronan Internasional. Sinergi antara Interpol Indonesia dengan jajaran Polda Bali menunjukkan profesionalisme tinggi dalam merespons ancaman kejahatan transnasional dan Internasional."Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Bali sebelum dilakukan proses penyerahan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum Rumania," ungkap Brigjen Pol Untung Widyatmoko.Pada kesempatan tersebut Untung juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan buronan Interpol warga negara asing (WNA) yang diduga masuk ke wilayah Indonesia.Buronan Internasional tersebut umumnya terlibat dalam tindak pidana serius dan terorganisasi lintas negara, seperti penipuan, kejahatan siber, narkotika, tindak pidana perdagangan orang, serta pencucian uang, maupun kejahatan serius lainnya.Waspada jangan mudah percaya terhadap WNA yang menawarkan kerja sama bisnis, investasi, pekerjaan, maupun hubungan personal yang mencurigakan, khususnya yang disertai dengan janji keuntungan tidak wajar, penggunaan identitas palsu, serta permintaan untuk merahasiakan aktivitas tertentu.Polri menegaskan bahwa upaya pencarian dan penangkapan buronan Interpol dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama internasional bersama Interpol serta sinergi dengan instansi terkait, termasuk Dirjen Imigrasi. Dalam konteks tersebut peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan sebagai bentuk pencegahan agar tidak menjadi korban kejahatan transnasional.Apabila ada masyarakat mengetahui atau mencurigai keberadaan WNA dengan aktivitas mencurigakan, dokumen keimigrasian yang diragukan, atau indikasi perbuatan melawan hukum, agar segera melaporkannya kepada Kepolisian terdekat atau melalui saluran pengaduan resmi Polri dan masyarakat tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan."Polri berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan maksimal dari segala bentuk ancaman kejahatan, termasuk kejahatan transnasional, sinergitas antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tutup BJP Untung.
21 Januari 2026LensaDaily - Lima warga negara asing (WNA) asal China tewas dan 8 lainnya terluka akibat mengalami kecelakaan maut di KM 7 Jalan Raya Singaraja–Denpasar, Banjar Dinas Prabukula, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat 14 November 2025 sekitar pukul 04.30 Wita.Polisi masih selidiki kecelakaan penumpang mobil travel minibus Toyota Hiace N 7605 TA yang kondisinya rusak parah itu. Mobil tersebut membawa 13 penumpang yang semuanya WNA China, yang dikendarai Arif Al Akbar (40). Dugaan awal mobil nahas tersebut hilang kendali di turunan tajam lalu melaju lurus keluar badan jalan, terjun ke kebun warga, dan menghantam pohon durian. Lima wisatawan yang tewas di lokasi adalah:• Xu Huangyuan (66)• Xu Mingbiao (61)• Xu Yuexiang (52)• Zhong Yuemei (63)• Xu Huijuan (61)Jenazah seluruh korban dibawa ke RSUD Buleleng dengan ambulans PMI. Delapan korban lain luka-luka, termasuk balita 5 tahun berinisial YC.- Xu Yuehao (62)- Xu Lihua (62)- Xu Shaoling (62)- Yang Junle (34)- Deng Zhimian (66)- Xu Jianchao (74)- Chen Jiao (36)- YC (5).Semua dirawat di RSU KDH-BROS Singaraja. Sementara sopir, Arif Al Akbar (40), selamat dengan luka lecet."Untuk sementara masih dalam lidik, belum bisa dipastikan secara saintifik, secara teori. Nanti, kita akan sampaikan lebih lanjut," ujar, Dirlantas Polda Bali, Kombes. Pol. Turmudi, Senin 17 November 2025.Turmudi mengatakan ada banyak faktor yang bisa jadi diduga penyebab kecelakaan itu. Karena itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut agar mendapatkan kesimpulan yang komprehensif dan akurat."Kalau indikasi itu banyak karena lalai, orang, kendaraan, jalan dan sebagainya. Tentunya kita akan koordinasi," jelasnya.Menurut dia, hingga kini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak konsulat China agar bisa menangani insiden tersebut khususnya WNA yang meninggal dunia."Sampai saat ini sudah ditangani oleh Polres Buleleng dan kita sudah kerja sama dengan konsulat dengan Interpol bagaimana penanganan laka lantas yang melibatkan korban dari WNA," jelasnya.
18 November 2025LensaDaily - Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penanganan cepat bencana banjir yang menerjang Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Prabowo menegaskan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, sekaligus memastikan instruksi yang diberikan kepada jajaran terkait sesaat setelah kejadian terlaksana.Kepala Negara telah meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Sabtu 13 September 2025. Sebelumnya, Presiden Prabowo telah memberikan respons cepat terhadap musibah yang melanda sejumlah wilayah Bali.Kepala Negara secara langsung menginstruksikan instansi terkait untuk bergerak cepat ke lokasi bencana dan menekankan agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Titik yang ditinjau oleh Presiden yakni pemukiman warga di gang Gajahmada IV, Banjar Gerenceng. Di titik ini, Presiden melihat secara langsung kondisi perumahan yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.Dengan menyusuri gang kecil yang masih penuh dengan lumpur, Presiden banyak berhenti untuk menyapa sekaligus berbincang-bincang dengan para warga terdampak terkait kondisi keluarga dan rumah saat banjir terjadi. Kepada Presiden, warga pun menceritakan kondisi yang terjadi saat air sungai mulai naik hingga masuk ke rumah-rumah warga. Dalam peninjauan ini, Kepala Negara memastikan bahwa langkah darurat telah dilakukan dengan baik, termasuk diantaranya distribusi bantuan yang harus menjangkau seluruh masyarakat terdampak. Tidak hanya masyarakat, pemerintah juga menaruh perhatian jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana serupa ke depannya. Kepala Negara menekankan agar seluruh proses penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan menyeluruh. Kunjungan Presiden di lokasi banjir menunjukkan keseriusan pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian terkait untuk menangani bencana dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.
14 September 2025


