icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: jalantol


Pembunuhan Cucu Mpok Nori Diduga Direncanakan, Pelaku WNA Mantan Suami Siri Korban

LensaDaily - Kematian cucu Mpok Nori, Dewhinta Anggary (37) oleh suami sirinya RFTJ (49) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Irak diduga telah direncanakan. Pembunuhan tersebut terjadi di rumah kos korban di Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu 21 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.RFTJ ditangkap tim gabungan Polda Metro Jaya pada Sabtu (21/3/26) sekitar pukul 12.49 WIB di Jalan Tol Tangerang–Merak KM 68, Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Tersangka ditangkap saat menumpang bus menuju Pulau Sumatera.Panit Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah menyatakan, dugaan pembunuhan berencana oleh tersangka RFTJ masih terus didalami hingga saat ini.“Saat ini penyidik dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya tengah mendalami adanya dugaan pembunuhan berencana dalam kasus ini,” jelasnya, Senin 23 Maret 2026.Menurutnya, dugaan itu ditemukan setelah penyelidik berhasil menelusuri rekaman CCTV. Terlihat dari gerak-gerik RFTJ sempat terekam beberapa kali bolak balik ke rumah kontrakan korban atau tempat kejadian perkara (TKP).“Dari temuan tersebut, pelaku didapati kembali ke tempat tinggalnya untuk mengambil pisau yang diduga digunakan sebagai alat untuk membunuh korban,” ujarnya.Kematian cucu Mpok Nori Dewhinta Anggary ini diketahui langsung oleh ibunya, berinisial B yang melihat pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam saat mendatangi kontrakan korban. Selanjutnya saksi A yang merupakan kakak korban, datang melakukan pengecekan dan membuka pintu rumah.Setelah pintu terbuka, korban DA ditemukan sudah meninggal dunia di lantai. Sementara pada lantai dan kasur terlihat bercak darah yang telah mengering.Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110, petugas KA SPK, Unit Identifikasi, serta piket SatReskrim Polres Metro Jakarta Timur segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan langkah-langkah penanganan.Petugas melakukan pengecekan TKP, mencari dan memintai keterangan saksi-saksi, serta membawa korban ke RS Polri untuk dilakukan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.Berdasarkan hasil pendalaman awal, tersangka diketahui merupakan mantan suami siri korban. Setelah keberadaannya teridentifikasi, tim Subdit Resmob melakukan pengejaran dan menangkap tersangka saat berada di dalam bus yang melintas di Jalan Tol Tangerang–Merak KM 68.

24 Maret 2026

Pantau Jalur Mudik Melalui 1.351 CCTV di Jalan Tol dan Nontol

LensaDaily - Sebanyak 1.351 CCTV tersebar di jaringan jalan tol dan jalan nasional nontol di berbagai wilayah untuk memantau arus mudik Idulfitri 1447/2026 yang disediakan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang menghadirkan platform digital informasi mudik Lebaran 2026 mudik.pu.go.id. Melalui platform ini membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi jalan sehingga perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih baik.“Melalui platform ini masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara real time. Di dalamnya tersedia akses pemantauan CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, dikutip dari laman Kementerian PU, Jumat 13 Maret 2026.Titik CCTV tersebut terdiri dari 1.270 titik pada jaringan jalan tol, 41 titik pada jaringan jalan nasional nontol, serta 40 titik CCTV dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang turut terintegrasi dalam sistem informasi mudik.Selain pemantauan CCTV, platform ini juga menyediakan berbagai fitur informasi jalur mudik, antara lain peta jaringan jalan nasional, kondisi jalan dan jembatan, lokasi posko mudik, lokasi alat berat dan material, hingga titik rawan kemacetan, banjir, kecelakaan, dan longsor. Dengan memanfaatkan platform tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik sebelum berangkat maupun selama perjalanan, sehingga dapat menyesuaikan waktu perjalanan atau memilih rute alternatif apabila terjadi kepadatan maupun gangguan di jalur utama.Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan di jalur mudik, Kementerian PU juga menyiapkan disaster relief unit (DRU) di sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalur mudik. DRU terdiri dari alat berat, material, serta tim teknis yang dapat segera diterjunkan apabila terjadi gangguan akibat bencana seperti longsor, banjir, maupun kerusakan jalan yang berpotensi menghambat arus mudik.Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan posko dan tim tanggap darurat di sejumlah lokasi strategis untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran. Berdasarkan data Kementerian PU, panjang jalan nasional nontol mencapai 47.603,39 kilometer dengan tingkat kemantapan mencapai 93,50 persen, sementara jaringan jalan tol nasional telah mencapai sekitar 3.115 kilometer yang turut mendukung konektivitas antarwilayah di Indonesia.Selain melalui platform mudik.pu.go.id, Kementerian PU juga menyediakan layanan call center mudik 24 jam yang dapat dihubungi masyarakat apabila membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan. Menteri PU menekankan bahwa di era digital saat ini, ketersediaan informasi yang cepat dan akurat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, khususnya pada masa mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.“Di era sekarang, informasi yang cepat seringkali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur itu sendiri. Karena itu kami menghadirkan platform informasi ini agar masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara langsung,” ujarnya.

13 Maret 2026

10 Ruas Tol Fungsional Disiapkan untuk Arus Mudik 2026

LensaDaily - Kementerian PU menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan total ruas tol yang disiapkan tersebut sepanjang 290,855 km.“Kami menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 km,” ujar Wamen PU di Jakarta, Jumat 20 Februari 2026.Tambahan ruas tol fungsional tersebut meliputi Ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Ruas Tol Palembang–Betung Seksi 1–2–3–4, Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1–2–3, Solo–Yogyakarta Seksi Prambanan–Purwomartani, serta Ruas Tol Yogyakarta–Bawen Seksi Ambarawa–Bawen. Ruas-ruas tersebut disiapkan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.Dalam rangka mendukung kelancaran tersebut, Kementerian PU memastikan kesiapan menyeluruh baik pada jalan tol maupun jalan nasional.“Untuk jalan tol, saat ini terdapat 76 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang 3.115,98 km, didukung oleh 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/rest area),” kata Wamen PU.Selain itu, infrastruktur jalan tol juga didukung oleh 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan 539 gerbang tol.Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah berdasarkan hasil survei nasional. Jumlah tersebut berpotensi meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.Ia menjelaskan operasional posko angkutan Lebaran akan berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.Sejumlah langkah antisipasi juga telah disiapkan, di antaranya pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama lintas kementerian.Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.

21 Februari 2026

H-2 Natal, Lima Ruas Tol Regional Nusantara Meningkat

LensaDaily - Lima ruas tol Regional Nusantara mengalami peningkatan volume lalu lintas (lalin) sejak sejak H-7 hingga H-2 Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) atau 18-23 Desember 2025. Tercatat, total volume lalin sejumlah 1.209.255 kendaraan atau meningkat 7,23% dibanding lalin normal yaitu 1.127.764 kendaraan. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengungkapkan Jasa Marga telah mengintensifkan koordinasi lintas instansi dan menyiagakan sumber daya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, andal, dan responsif.“Untuk mengantisipasi lonjakan volume tersebut, Jasa Marga mengimplementasikan penguatan monitoring real-time, penambahan personel operasional di titik-titik strategis, pengaturan arus lalu lintas bersama Kepolisian, serta optimalisasi fasilitas pendukung di rest area," terang Rivan dalam keterangannya Kamis 24 Desember 2025.Ruas-ruas tol di Regional Nusantara yang konsisten mengalami peningkatan lalin selama enam hari berturut yaitu Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera), Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit), serta Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan. Ruas Tol Belmera tercatat jumlah volume lalin sebanyak 492.622 kendaraan melintas atau meningkat 2,1% dibanding total volume lalin normal yaitu sebesar 482.427 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, 122.250 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Amplas untuk menuju Kota Medan.Angka tersebut meningkat 8,24% dibanding total volume lalin normal yaitu 112.945 kendaraan. Sementara lalin yang meninggalkan Kota Medan melalui GT Amplas sejumlah 133.226 kendaraan atau meningkat 8,81% dibanding total volume lalin normal 122.440 kendaraan.Sementara itu, di Ruas Tol MKTT tercatat sejumlah 104.154 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 15,5% dibanding total volume lalin normal yaitu 90.209 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, 33.927 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu.Angka tersebut lebih tinggi 26,74% dibanding total volume lalin normal yang melintas di GT Kualanamu yaitu 26.769 kendaraan. Sementara, 36.988 kendaraan terdata menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu, meningkat 23,14% dibanding total volume lalin normal yaitu 30.037 kendaraan.Ruas Tol Balsam tercatat total volume lalin sejumlah 88.471 kendaraan atau meningkat 33,3% dibanding total volume lalin normal yaitu 66.386 kendaraan. Sedangkan di Ruas Tol Mabit tercatat total volume lalin sebanyak 51.790 kendaraan atau meningkat 33,5% dibanding dengan total volume lalin normal yaitu 38.787 kendaraan. Adapun Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan tercatat total volume lalin sejumlah 118.175 kendaraan atau meningkat 45% dibanding total volume lalin normal yaitu 81.525 kendaraan.Berdasarkan data operasi, terdapat 67.408 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 63,02% dibanding total volume lalin normal yaitu 41.350 kendaraan. Kemudian, tercatat sebanyak 62.272 kendaraan meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 44,59% dibanding total volume lalin normal yaitu 43.067 kendaraan. Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Nataru 2025/2026 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.  

24 Desember 2025

Jasa Marga Kembali Diskon Tarif Tol 20% di 12 Ruas Tol Strategis

LensaDaily - Jasa Marga kembali memberlakukan diskon tarif tol 20% di 12 Ruas Tol strategis Jasa Marga. Ini menjadi kali ketiga Jasa Marga memberikan program diskon tarif untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendongkrak mobilitas ekonomi nasional di kuartal kedua.Diskon tarif tol 20% pada periode Akhir Libur Sekolah dimulai dari tanggal 11 Juli 2025 pukul 00.00 WIB s.d 13 Juli 2025 pukul 24.00 WIB. "Jasa Marga mengharapkan dengan adanya program diskon tarif tol ini dapat menurunkan beban perjalanan masyarakat pada periode Akhir Libur Sekolah dan mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II Tahun 2025," jelas Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Rivan Achmad Purwantono dalam keterangannya Kamis 10 Juli 2025.Diskon tarif ini berlaku pada seluruh golongan kendaraan dan hanya berlaku apabila pengguna jalan melakukan transaksi dengan saldo kartu uang elektronik yang mencukupi, serta data asal dan golongan kendaraan terbaca. Diskon tarif tol yang diterapkan di ruas Trans Jawa berlaku bagi perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung dan sebaliknya serta GT Kejapanan Utama menuju GT Singosari dan sebaliknya. Sedangkan untuk Jalan Tol Trans Sumatra dari GT Kisaran menuju GT Pangkalan Brandan serta sebaliknya serta GT Sinaksak menuju GT Pangkalan Brandan dan sebaliknya.Sebelumnya, Jasa Marga juga telah memberlakukan diskon tarif tol 20% pada periode libur Iduladha 1446H yang diberlakukan selama empat hari (6-9 Juni 2025) dan libur Tahun Baru Islam 1447H yang diberlakukan selama tiga hari (27-29 Juni 2025). Rivan mengimbau kepada seluruh pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan mengunduh aplikasi Travoy. Ia menyampaikan bahwa Travoy memberikan informasi lalu lintas melalui CCTV real-time, lokasi rest area, fitur GetPay, informasi tarif tol dan fitur menarik lainnya yang sangat berguna bagi pengguna jalan sehingga perjalanan dapat berlangsung aman, tenang dan menyenangkan.Di samping itu, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.Adapun 12 Ruas Tol Jasa Marga Group tersebut adalah sebagai berikut: Diskon Tarif Tol di Jabotabek* Jalan Tol Lingkar Dalam Kota Jakarta* Jalan Tol JagorawiDiskon Tarif Tol di Trans Jawa* Jalan Tol Jakarta-Cikampek, * ⁠Jalan Tol Layang MBZ, * ⁠Jalan Tol Palimanan-Kanci, * ⁠Jalan Tol Batang-Semarang,* ⁠Jalan Tol Semarang Seksi ABC, * ⁠Jalan Tol Surabaya-Gempol* ⁠Jalan Tol Gempol-Pandaan, * ⁠Jalan Tol Pandaan-MalangDiskon Tarif Tol di Trans Sumatra* ⁠Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung  Morawa (Belmera), dan* Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT).

11 Juli 2025