icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: sopir


Pekan Depan Gelar Perkara Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Fokus Kelalaian Sopir Taksi dan Palang Pintu

LensaDaily - Gelar perkara tabrakan maut antara taksi listrik dengan KRL dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam, akan dilakukan dalam waktu dekat. Gelar perkara tersebut guna menentukan terjadinya atau tidak tindak pidana pada peristiwa tersebut.Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, mengatakan bahwa gelar perkara diperlukan agar strategi penyidikan bisa ditentukan secara tepat."Tentunya akan dilakukan gelar perkara terlebih dahulu. Agar strategi penyidikannya tepat. Kemungkinan minggu depan," jelasnya, dikutip Kamis 30 April 2026.Ia menambahkan, penyidik mengerucutkan fokus pada dua aspek utama, yakni dugaan kelalaian sopir taksi listrik Green SM yang menjadi pemicu awal insiden, serta kewajiban pemerintah daerah terkait keberadaan palang pintu di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur. Penyidikan pun dilakukan oleh Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.“Fokus penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik Laka Satlantas Polres Metro Bekasi Kota mungkin saja pada kelalaian sopir serta kewajiban Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan palang pintu kereta api sesuai aturan UU Perkeretaapian," ujarnya.Peristiwa kecelakaan ini bermula saat taksi listrik mogok di perlintasan sebidang hingga akhirnya tertabrak KRL menuju Cikarang. Kemudian, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi menghantam KRL dari belakang.Sedangkan update korban tabrakan maut antara KRL dan Kereta Api Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang dan korban terluka 90 orang.Berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/26) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang. Jumlah tersebut, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka.Dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, jumlah korban meninggal juga bertambah menjadi 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.

30 April 2026

Update Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo: Korban Meninggal 16 Orang, Sopir Taksi Listrik Diamankan

LensaDaily - Korban tabrakan maut antara KRL dan Kereta Api Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam, bertambah menjadi 16 orang dan korban terluka 90 orang.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan, berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/26) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang. Jumlah tersebut, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka.Dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, jumlah korban meninggal juga bertambah menjadi 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.“Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” ungkapnya, Rabu 29 April 2026.Menurutnya, sampai saat ini terus didalami penyebab kecelakaan beruntun kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat. Ia pun menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut, serta memastikan proses penyelidikan dan penyidikan tengah berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.“Pertama, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Saat ini penyidik masih mendalami rangkaian kejadian secara komprehensif,” ujar Kombes Pol. Budi.Sopir Taksi Listrik Green SM DiamankanSementara itu, polisi telah mengamankan sopir taksi listrik online Green SM imbas kecelakaan yang terjadi antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini sopir taksi tersebut telah diamankan dan diperiksa di Polres Metro Bekasi Kota."Pengemudi sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Kasat Lantas," ujar Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe.Kompol Sandhi menjelaskan, insiden ini bermula akibat adanya korsleting listrik di kendaraan taksi online elektronik di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Ia menyebut, mobil listrik yang konslet itu kemudian tertabrak oleh KRL dari arah Cikarang menuju Jakarta.Akibat insiden itu, menyebabkan terganggunya proses perjalanan kereta lainnya."Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, perjalanan kereta api lainnya terganggu, KRL yang menunggu proses evakuasi," ungkapnya.

29 April 2026

Seram Saat Palak Sopir Bajaj, Preman di Pasar Tanah Abang Kalem Ditangkap Polisi

LensaDaily - Pelaku pemalakaan sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat diamankan Polres Metro Jakarta Pusat. Penangkapan ini menindaklanjuti video viral aksi pelaku berinisial DP (27) memalak sopir bajaj di kawasan Pasar Blok A Tanah Abang, Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang.Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menerangkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 12 April 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Menindaklanjuti video yang beredar luas di media sosial, Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait pelaku.Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan mengamankannya di rumah kontrakannya. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.“Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku negatif dari penggunaan narkoba berdasarkan tes urine,” ujarnya, Senin 13 April 2026.Kombes Pol. Reynold menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindakan yang meresahkan melalui layanan 110.“Pelaku sudah kami amankan. Kami pastikan setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, sekecil apapun, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat jangan ragu melapor agar dapat segera kami tindak lanjuti,” ujar Kapolres.

13 April 2026

Satgas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Selidiki Penembakan Sopir Truk oleh KKB di Yahukimo

LensaDaily - Penembakan menyasar seorang sopir truk yang melintas sekitar Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat, 30 Januari 2026. Laporan isiden penembakan masyarakat diterima aparat sekitar pukul 15.20 WIT, menyebutkan adanya aksi penembakan di sekitar jembatan KM 7 Logpon.Korban diketahui bernama Jany Trio Mayaut (42), warga Jalan Jenderal Sudirman KM 1, Dekai, yang bekerja sebagai karyawan swasta. Saat kejadian, ia tengah mengemudikan truk boks dari arah Logpon menuju Kota Dekai.Berdasarkan keterangan korban dan saksi, sekitar pukul 15.00 WIT terdengar lima kali letusan senjata dari arah kanan jalan. Salah satu peluru mengenai lengan kanan atas korban. Dalam kondisi terluka dan menahan rasa sakit, Jany tetap menginjak pedal gas dan melaju menuju Dekai demi menyelamatkan diri.Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD Dekai. Ia dalam kondisi sadar, sementara luka tembak di lengannya telah mendapatkan penanganan medis. Truk boks yang dikemudikannya juga mengalami kerusakan, dengan bekas lubang tembakan terlihat pada badan kendaraan.Sejumlah saksi di sekitar lokasi menyebut melihat beberapa orang bersenjata berada di sisi jalan sebelum melarikan diri ke arah hutan. Dari hasil pendalaman awal, aparat menduga aksi tersebut dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Namun, dugaan itu masih terus didalami melalui proses penyelidikan.Merespons kejadian tersebut, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo langsung bergerak mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan penyisiran area, serta mengumpulkan barang bukti. Di lokasi, petugas menemukan selongsong amunisi yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap respons operasi.“Kami sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa korban. Aparat bergerak cepat untuk memastikan korban mendapatkan pertolongan medis dan situasi di lokasi tetap terkendali. Saat ini, fokus kami adalah memburu pelaku serta menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa pendekatan keamanan akan terus dibarengi dengan perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah rawan.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada.“Kami meminta warga tidak panik. Bila melihat atau mengetahui aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam mempercepat pengungkapan kasus seperti ini,” kata Adarma.Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar khawatir, namun kehadiran cepat aparat di lapangan membantu menenangkan situasi. Aktivitas masyarakat di Distrik Dekai berangsur kembali normal dengan pengamanan yang ditingkatkan di sejumlah titik.Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah penegakan hukum secara tegas dan terukur, sekaligus memastikan perlindungan bagi masyarakat sipil agar kehidupan sosial dan ekonomi di Yahukimo tetap berjalan.

01 Februari 2026

Wujudkan Zero ODOL, Kemenko Polkam Dorong Kolaborasi Nasional

LensaDaily - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong sinergi lintas sektor untuk mewujudkan sistem transportasi logistik yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung implementasi dan rekomendasi kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Loading).Kemenko Polkam pun mendorong pentingnya kolaborasi nasional dalam mendukung implementasi dan rekomendasi kebijakan Zero ODOL yang merupakan bagian dari komitmen nasional untuk menciptakan sistem transportasi darat yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.Hal ini ditegaskan Staf Khusus Menko Polkam Bidang Manajemen Organisasi Christian H. Siborob dalam rapat sinergi lintas sektor mewujudkan sistem transportasi logistik yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.“Sekaligus menjawab berbagai tantangan, termasuk resistensi kebijakan dan kesenjangan implementasi di lapangan. Selain aspek penegakan hukum, pemerintah perlu memberikan sosialisasi berupa pembinaan dan edukasi kepada sopir maupun pelaku usaha angkutan logistik,” sebut Christian, Senin 28 Juli 2025.Pemerintah sendiri telah merancang strategi penanganan ODOL melalui Rencana Aksi Nasional yang menjadi bagian dari Rancangan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional, Seluruh kementerian dan lembaga yang hadir dalam rapat menyatakan dukungan dan sepakat untuk menerapkan kebijakan Zero ODOL sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.Pemerintah berkomitmen untuk senantiasa membuka jalur komunikasi dan menerima aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri, asosiasi transportasi, serta masyarakat luas, guna memastikan implementasi kebijakan berjalan secara adil, proporsional, dan berkesinambungan. Esensi utama dari penerapan kebijakan Zero ODOL ke depan adalah menciptakan keseimbangan antara penegakan aturan dan kelangsungan kegiatan ekonomi.Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Intelijen Negara, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.

28 Juli 2025