icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: umrah


Polda Metro Jaya Tangani Kasus Dugaan Penipuan Umrah Travel Hanania Group, Kerugian Capai Rp60 Miliar

LensaDaily - Polda Metro Jaya tangani laporan dari sejumlah korban dugaan penipuan oleh agen Travel Umrah Hanania Group. Pelaporan dilayangkan setelah para korban menggeruduk kantor agen travel tersebut di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.“Benar, Polda Metro Jaya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan perjalanan umrah yang diduga melibatkan pihak Hanania Travel pada 28 Mei 2026,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, Kamis 28 Mei 2026.Menurut Kombes Pol. Budi, pelapor dalam kasus ini berinisial NN. Dalam laporannya, pelapor mengaku dirugikan oleh terlapor Ahmad Syah Farhan alias ASF setelah membayar biaya keberangkatan umrah, namun tidak dapat berangkat pada jadwal yang dijanjikan.“Terlapor dilaporkan atas dugaan tindak pidana Pasal 492, Pasal 486, dan atau Pasal 607 KUHP,” ujarnya.Dalam kasus ini, antara korban dengan pemilik travel agen bernama Ahmad Syah Farhan sudah sempat melakukan mediasi. Kendati demikian, tidak ada titik tengah dari kedua belah pihak.Salah satu korban sekaligus perwakilan korban bernama Joko mengatakan alasan membuat LP. Para korban merasa ada kejanggalan dalam proses pemberangkatan umrah."Ya, kita bikin laporan, LP, ke Saudara Ahmad Syah Farhan ya, selaku Direktur Utama PT Hanania ya. Perusahaannya tuh travel apalah gitu, profesional. Karena memang kita jemaah merasa ada yang janggal atas proses pemberangkatan umrah yang memang harusnya sudah terjadi gitu ya," kata Joko kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis 28 Mei 2026.Joko mengatakan para korban telah melakukan pelunasan untuk pemberangkatan umrah. Namun setelah mediasi di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel), para korban sepakat membawa persoalan tersebut ke Polda Metro Jaya untuk berdiskusi sekaligus membuat LP."Karena rata-rata teman-teman sudah lunas, tapi prosesnya masih nggak jelaslah gitu. Tadi ada mediasi memang di kantornya Hanania di Kokas. Atas kesepakatan jemaah, akhirnya kita bawa dia ke sini, diskusi, cari solusinya, kita buat LP," tuturnya.Joko mengaku dirinya rugi Rp60 juta terkait dugaan penipuan tersebut. Dia mengatakan ada ratusan korban yang membuat LP mengenai hal tersebut."Kalau saya? Rp60 juta. Tapi sebenarnya tadi sempat ngobrol juga, persuasif lah sama si Farhan, 'Han, ini dari total semua kira-kira lu harus refund berapa?' Besar juga. Dia sampai tadi menyampaikan sampai Rp60 miliar yang dia harus kembalikan. Iya, kurang lebih," tuturnya."Tadi ada 127 yang datang, tapi mewakili 300 sekian orang gitu," tutupnya.

29 Mei 2026

Kloter Pertama Haji Berangkat 22 Apri, Pemerintah Pastikan Kesiapan Angkutan

LensaDaily - Keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Indonesia direncanakan mulai Rabu 22 April 2026 dan pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Haji Tahun 2026. Tahun ini, total jemaah haji Indonesia mencapai 221.000 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap hingga Mei 2026.“Penyelenggaraan angkutan haji ini bukan operasi biasa. Kita memindahkan lebih dari 221 ribu jemaah dari 14 embarkasi melalui 525 kloter. Karena itu, aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi prioritas utama,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi usai meninjau langsung kesiapan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mengutip setneg.go.id, Selasa 21 April 2026.Menhub menambahkan, kesiapan penyelenggaraan Angkutan Haji tersebut utamanya mencakup aspek sarana dan prasarana transportasi udara untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan perjalanan jemaah.“Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek operasional telah siap sebelum pemberangkatan kloter pertama,” kata Menhub.Terminal 2F sendiri akan melayani sekitar 35.000 calon haji yang berasal dari 84 kloter embarkasi Jakarta (Pondok Gede, Cipondoh, dan Bekasi).“Terminal 2F ini disiapkan secara khusus untuk melayani jemaah haji dan umrah, sehingga seluruh proses dibuat lebih terintegrasi, efektif, dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah,” ujar Dudy.Lebih lanjut, Menhub pun memastikan kesiapan operasional penerbangan haji, yang didukung oleh dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, dengan total puluhan armada pesawat untuk melayani ratusan kloter penerbangan.Selain itu, Menhub juga menegaskan bahwa berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penguatan pengawasan keselamatan melalui ramp check pesawat, kesiapan 14 bandara embarkasi, serta koordinasi internasional untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mempengaruhi penerbangan haji.“Kami memastikan seluruh aspek keselamatan penerbangan terpenuhi, termasuk kelaikudaraan pesawat dan kesiapan operasional maskapai. Koordinasi dengan seluruh stakeholder juga terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” pungkasnya.Berikut rencana perjalanan haji 2026 mulai dari keberangkatan, puncak haji, dan kepulangan jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M:    21 April 2026 (4 Dzulqaidah 1447 H) – Jemaah mulai masuk asrama haji.    22 April – 6 Mei 2026 (5 – 19 Dzulqaidah 1447 H) – Pemberangkatan jemaah haji gelombang 1 dari tanah air ke Madina.    1 – 15 Mei 2026 (14 – 28 Dzulqaidah 1447 H) – Pemberangkatan jemaah haji gelombang 1 dari Madinah ke Makkah.    7 – 21 Mei 2026 (21 Dzulqaidah – 4 Dzulhijjah 1447 H) – Pemberangkatan jemaah haji gelombang 2 dari tanah air ke Jeddah.    25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 H) – Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah.    26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H) – Wukuf di Arafah.    27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H) – Iduladha 1447 H.    28 – 30 Mei 2026 (11–13 Dzulhijjah 1447 H) – Hari Tasyrik I, Tasyrik II (Nafar Awal), Tasyrik III (Nafar Tsani).    1 – 15 Juni 2026 (15–29 Dzulhijjah 1447 H) – Pemulangan jemaah gelombang 1 dari Makkah ke tanah air melalui Jeddah.    1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H) – Awal kedatangan jemaah haji gelombang 1 di tanah air.    7 – 21 Juni 2026 (21 Dzulhijjah 1447 H – 6 Muharram 1448 H) - Pemberangkatan jemaah haji gelombang 2 dari Makkah ke Madinah.    16 - 30 Juni 2026 (1 - 15 Muharram 1448 H) – Pemulangan jemaah haji gelombang 2 dari Madinah ke tanah air.    16 Juni – 1 Juli 2026 (1 – 16 Muharram 1448 H) – Kedatangan jemaah haji gelombang 2 ke tananah air.

21 April 2026

Satgas Haji dan Umrah Dibentuk, 95 Kasus Ditangani

LensaDaily - Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat dari berbagai praktik pelanggaran penipuan dan tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah tersebut.Pembentukan Satgas ini disampaikan Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, serta Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid di Lobby Bareskrim Polri, Senin 20 April 2026.Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna menegaskan bahwa pembentukan Satgas merupakan perintah langsung Kapolri sebagai respons atas berbagai persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.“Satgas Haji ini dibentuk untuk menjamin dan memberikan pelayanan keamanan kepada para calon jamaah, serta mencegah terjadinya tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tidak kurang dari 15 hingga 20 laporan kasus setiap hari terkait penyelenggaraan haji dan umrah, dengan total sekitar 95 kasus yang saat ini ditangani.“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan penuh dari Kepolisian sangat kami butuhkan agar upaya pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana ini bisa berjalan efektif dan memberikan efek jera,” jelasnya.Ia juga mengungkapkan bahwa Satgas telah mulai bekerja sejak diterbitkannya surat perintah Kapolri. Salah satu hasil awalnya adalah penggagalan keberangkatan delapan warga negara Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji menggunakan visa non-haji di Bandara Soekarno-Hatta.“Semua pihak yang terlibat akan dilakukan pendalaman, termasuk travel yang memberangkatkan maupun pihak lain yang bertanggung jawab,” tegas Harun.Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah titik rawan pemberangkatan ilegal yang kini dalam pengawasan, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, Lombok, dan Batam.Di sisi lain, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan indikasi praktik ilegal dalam penyelenggaraan haji dan umrah.“Kami mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan hotline pengaduan dengan nomor 081218899191. Jika menemukan indikasi penipuan atau pelanggaran, segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa Polri bersama Kementerian Haji akan mengedepankan langkah preventif dan represif secara simultan guna menekan angka pelanggaran, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.Dengan terbentuknya Satgas gabungan ini, diharapkan praktik penyelenggaraan haji dan umrah ilegal dapat diminimalisir, serta memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh calon jamaah Indonesia.

21 April 2026

Nekat Pakai Visa Non Haji, 8 Orang Dicegah Berangkat ke Mekkah

LensaDaily - Delapan orang warga negara Indonesia yang hendak berangkat ke tanah suci Mekkah diamankan oleh Satuan Tugas (Satgas) Haji dan Umrah yang merupakan penindakan dilakukan setelah mulai beroperasi sejak 14 April. Mereka dicegah keberangkatannya karena menggunakan visa non-haji.Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, mengatakan bahwa pencegahan 8 jamaah tersebut itu dilakukan pada Sabtu 18 April 2026. Delapan orang tersebut diamankan dan kini kasusnya masih didalami, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak travel.Ia menegaskan seluruh pihak yang terlibat akan ditelusuri dan ditindak sesuai aturan. Praktik penggunaan visa non-haji disebut masih marak, terutama dari sejumlah titik keberangkatan seperti Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, Lombok, dan Batam."Kemarin Alhamdulillah pada hari Sabtu dini hari kita sudah melakukan upaya penggagalan ya, upaya mencegah warga negara Indonesia yang kemudian akan melaksanakan haji dengan menggunakan visa non-haji," jelas Harun di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 20 April 2026.Pencegahan itu, ujar Harun, dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta hasil kerjasama dengan pihak imigrasi. Ia memastikan, penindakan akan dilakukan ke semua pihak yang terlibat dalam melakukan pelanggaran ini termasuk pihak travel."Dan saat ini sedang dilakukan pendalaman terkait dengan kegiatan mobilisasi delapan warga negara Indonesia yang melaksanakan haji dengan menggunakan visa non-haji ini," ungkapnya.Satgas Haji gabungan Polri dan Kementerian Haji menggagalkan keberangkatan delapan WNI yang hendak berhaji menggunakan visa non-haji di Bandara Soekarno-Hatta. Kementerian Haji juga mencatat laporan terkait penyelenggaraan haji dan umrah ilegal cukup tinggi, yakni sekitar 15 hingga 20 laporan per hari. Untuk itu, Bareskrim membuka hotline pengaduan bagi masyarakat terkait tindak pidana haji.

21 April 2026

Bonus Cair, Siti Aisyah Peraih 2 Emas ASEAN Para Games Siapkan Beli Rumah hingga Umrahkan Orang Tua

LensaDaily - Peraih 2 medali emas cabang olahraga para renang atlet muda Indonesia dalam ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, Siti Aisyah (15), tengah dirundung kebahagiaan dengan bonus yang telah diserahkan pemerintah. Meski masih sangat muda, Siti sudah memiliki rencana matang untuk masa depan dengan bonus yang dia terima tidak ingin dihamburkan.Dua medali emas yang dibawa pulang Siti berasal dari nomor pertandingan 100 meter backstroke S14 Women’s dan 200 meter backstroke S14 Women’s. Dibalik pencapaiannya ini, tersimpan kisah perjuangan, kejutan, dan mimpi sederhana yang menginspirasi.Siti mengaku tak menyangka bisa meraih hasil impresif di pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia Tenggara itu. Apalagi ditambah mendapatkan bonus yang besar dari pemerintah. â€śSebenarnya nggak nyangka, karena informasi bonusnya setelah Lebaran. Eh ternyata sudah cair sekarang. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo (Subianto),” ujarnya mengutip kemenpora.go.id, Selasa 24 Maret 2026.Debutnya di ASEAN Para Games pun menjadi momen tak terlupakan dalam perjalanan kariernya. Meski masih sangat muda, Siti sudah memiliki rencana matang untuk masa depan. Bonus yang dia terima tidak ingin dihamburkan. Perempuan asal Padang, Sumatera Barat tersebut berencana menabungnya, sekaligus mewujudkan impian besar membelikan rumah untuk keluarganya. Tak hanya itu, Situ juga ingin memberangkatkan orang tuanya untuk umrah sebagai bentuk bakti dan rasa terima kasih.“Saya mau tabung dulu. Rencananya mau buat investasi, mungkin usaha juga. Yang penting bisa bantu keluarga. Mau buat umrah orang tua,” katanya.Keputusan untuk berinvestasi, termasuk rencana membeli rumah, juga dilandasi kesadarannya akan masa depan sebagai seorang atlet. Siti memahami bahwa waktu pelatnas memiliki masanya, sehingga dia ingin lebih waspada dan menyiapkan kehidupan jangka panjang sejak dini. Dia sendiri baru kurang dari setahun bergabung dengan NPC.Ke depan, Siti menargetkan tampil di ajang Asian Para Games di Jepang. Dalam waktu dekat, dia juga dijadwalkan menjalani try out untuk mengumpulkan poin kualifikasi.“Tentu harapannya bisa punya karier panjang, lancar tanpa hambatan, dan bisa pecahkan rekor,” jelasnya.Di tengah kesibukannya sebagai atlet nasional, Siti tetap memperhatikan pendidikan. Kini dia mendapatkan dispensasi khusus untuk menyesuaikan dengan jadwal latihan dan kompetisi.Prestasi Siti Aisyah bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang ketekunan, rasa syukur, dan mimpi besar seorang remaja yang ingin membahagiakan orang tuanya. â€śSemoga aku bisa tampil lebih baik lagi, mohon doanya,” pungkas Siti.

24 Maret 2026