icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Tag: Uzbekistan


Polwan Polda Sumut Bripda Aprilia Lumbantungkup Juara Kickboxing World Cup 2025

LensaDaily - Personel Polwan Polda Sumut Bripda Aprilia Eka Putri Lumbantungkup, S.Pd mengibarkan bendera merah putih pada ajang kejuaraan dunia 'Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025'. Prestasi gemilang ini menjadi kebanggaan Korps Bhayangkara dan Bripda Aprilia menjadi contoh bagi polwan lain untuk menunjukkan bakat dan prestasi.Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 7-12 Oktober 2025 di Tashkent, Uzbekistan ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dari negara-negara dengan tradisi dan pembinaan kickboxing yang sangat kuat. Di tengah persaingan yang ketat, Bripda Aprilia tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai juara dunia pada kategori K-1 52 KG Female.Merespons kemenangan ini, Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si selaku Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada Bripda Aprilia. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan daya saing personel Polri di bidang olahraga tidak kalah tangguh dibanding di medan tugas operasional. Di panggung dunia yang keras, ia tidak hanya bertanding, tetapi menang dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar IJP Ritonga.Lebih lanjut, IJP Ritonga menegaskan komitmen Komite Olahraga Polri (KOR) dalam membina bakat-bakat unggulan di tubuh Polri.“Komite Olahraga Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi personel berprestasi. Kemenangan Bripda Aprilia menjadi inspirasi dan pembuktian bahwa program pembinaan atlet kita berada di jalur yang tepat. Ini baru awal, kita akan terus pertahankan dan tingkatkan prestasi ini. Kami buktikan, Polri turut aktif mengibarkan Merah Putih melalui prestasi olahraga dunia,” tegasnya.

12 Oktober 2025

Timnas Indonesia U-17 VS Mali Penentuan Juara Piala Kemerdekaan, Ini Persiapan Nova Arianto

LensaDaily - Penentuan juara Piala Kemerdekaan 2025 akan ditentukan hari ini, dari laga antara Timnas Indonesia U-17 dengan Mali yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin 18 Agustus 2025 malam. Timnas Indonesia U-17 pun akan tampil all-out pada laga pamungkas ini.Diketahui Mali saat ini menempati peringkat pertama setelah memetik nilai sempurna dari dua pertandingan sebelumnya. Sementara Timnas Indonesia menempati peringkat kedua setelah menang melawan Uzbekistan dan bermain imbang saat menghadapi Tajikistan. Partai pembuka, mempertemukan Uzbekistan dengan Tajikistan juga berlangsung di Stadion Utama Sumut.Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengatakan, pertandingan menghadapi Mali merupakan pertandingan yang paling ditunggu. Dikatakannya, anak asuhnya tak sabar pada laga ini dan berharap diturunkan laga pamungkas Piala Kemerdekaan ini."Para pemain saya lihat sangat antusias karena sekali lagi kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di Afrika. Ini menjadi hal pertama bagi pemain, karena itu saya harap mereka banyak belajar dari pertandingan besok karena pastinya akan bermanfaat nanti saat tampil di piala dunia," ujar Nova di sela sesi latihan di Stadion Mini Pancing, Minggu 17 Agustus 2025.Nova menyebutkan, Timnas Mali bermain sangat baik di dua pertandingan sebelumnya. Ini terlihat dari skor akhir dimana Mali mampu mencetak 5 gol pada saat menghadapi Uzbekistan dan 4 gol saat menghadapi Tajikistan."Ini yang harus diwaspadai. Karena itu saya tekankan ke para pemain untuk memiliki mental yang kuat apapun teknikal yang akan diterapkan. Karena mental merupakan kunci pada pertandingan besok," kata Nova.Nova pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Sumatra Utara yang luar biasa. Ia mengakui, anak asuhnya banyakendapay pelajaran dari kompetisi yang dijadikan sebagai persiapan Piala Dunia U-17 ini."Ini pastinya menambah motivasi pemain. Semoga pemain bisa bermain maksimal dan semoga hasilnya bisa sesuai," pungkasnya.

18 Agustus 2025

Penonton Piala Kemerdekaan Meningkat Pesat, Hari Kedua Capai 21 Ribu

LensaDaily - Pagelaran Piala Kemerdekaan 2025 menjadi magnet bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung jalannya pertandingan di Stadion Utama Sumatera Utara-Deli Serdang, yang berlangsung 12 hingga 18 Agustus 2025. Hari kedua pertandingan, penonton yang datang mencapai 21 ribu orang meningkat pesat dari hari pertama pertandingan.Jumlah ini meningkat dari hari pertama Piala Kemerdekaan yang mencapai 12 ribu lebih pasang mata menyaksikan langsung pertandingan datang ke Stadion Utama Sumut. Hari pertama, pertandingan berlangsung Mali VS Uzbekistan dan Timnas Indonesia U-17 melawan Tajikistan.Pada hari kedua yang mempertemukan Tajikistan vs Mali dan Indonesia vs UzBekistan, tiket yang terjual meningkat mencapai 21 ribu penonton. Angka itu menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut sangat tinggi.Antusiasnya masyarakat menyaksikan Piala Kemerdekaan tersebut tidak terlepas juga dengan hadirnya Timnas Indonesia U-17 yang menjadikan laga tersebut sebagian ajang uji coba menghadapi Piala Dunia U-17 mendatang.Salah seorang penonton asal Kita Medan, Riandi Indra menyebutkan ia bersama teman temannya sengaja datang khusus untuk menyaksikan Timnas Indonesia U-17 berlaga. Selama ini ia hanya menyaksikan melalui televisi.Sumatera Utara, kata dia, sudah punya stadion yang sangat layak.Tentunya sudah wajar jika even even besar digelar di stadion yang diresmikan oleh Presiden Jokowi tahun 2024 yang dipakai sebagai arena penutupan PON 2024."Kalau bisa ke depan, PSSI bisa membawa timnas senior berkah disini. Itu tentunya akan semakin menggairahkan dunia persepakbolaan di Sumatera Utara dan diharapkan akan semakin banyak muncul bibit bibit berbakat dari sini," katanya.Ikbal, salah seorang jurnalis yang meliput Piala Kemerdekaan tersebut mengaku, antusiasnya penonton menyaksikan turnamen tersebut membuktikan bahwa masyarakat sangat merindukan digelarnya even besar sepakbola.Apalagi kali ini hadir timnas dari empat negara U-17 tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk menyaksikannya. Apalagi ini turnamen sepakbola perdana digelar di stadion utama Sumut itu dan dihadiri tiga tim dari luar negeri."Sungguh luar biasa antusias penonton.Ini merupakan hiburan yang lama tidak didapat. Semoga ke depan akan lebih banyak lagi turnamen seperti ini disini.Apalagi kalau bisa Timnas senior main disini," katanya.Sebelumnya Ketua Umum PSSI Erick Tohir saat menyaksikan laga perdana Indonesia versus Tajikistan, Selasa lalu, memuji Stadion Utama Sumatera Utara yang merupakan salah satu dari tiga stadion khusus sepak bola yang ada di Indonesia.Pihaknya berharap fasilitas di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini bisa dijaga dan terus dikembangkan."Saya rasa di Indonesia cuma ada tiga stadion yang benar-benar untuk sepak bola, Sumatera Utara, Balikpapan dan JIS Jakarta. Saya rasa fasilitas seperti ini hal yang positif dan harus kita jaga," tutur Erick.Ada lebih dari 12 ribu suporter menonton laga Indonesia versus Tajikistan langsung di Stadion Utama Sumatera Utara, sehingga atmosfer laga ini semakin hidup.Ditambah lagi desain stadion membuat penonton dekat dengan pemain, sehingga bisa merayakan gol bersama-sama."Luar biasa 12 ribu penonton untuk pertandingan U-17 dan memang kebetulan para peserta yang hadir tim berkualifikasi di Piala Dunia U-17. Ini saya rasa pertandingan yang dibutuhkan tim U-17 kita, tetapi juga secara tontonan sangat layak," jelas Erick.

16 Agustus 2025

Kalahkan Uzbekistan, Timnas Indonesia U-17 VS Mali Penentu Juara Piala Kemerdekaan 2025

LensaDaily - Timnas Indonesia U-17 memang atas Uzbekistan 2-0 di Piala Kemerdekaan 2025 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat 15 Agustus 2025. Laga selanjutnya melawan Mali menjadi penentu siapa juara Piala Kemerdekaan 2025.Gol kemenangan Timnas Indonesia U-17 atas Uzbekistan ini dicetak Dimas Adi Prasetyo dan Muhamad Al Gazani. Sedangkan bagi Uzbekistan yang membawa skuad U-16, kekalahan ini yang kedua mereka rasakan di turnamen Piala Kemerdekaan 2025.Jalannya pertandingan ini, babak pertama Timnas U-17 terus melakukan penyerangan dan penekanan terhadap Uzbekistan. Alhasil, menit ke-16 Indonesia unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak Dimas Adi Prasetyo, hingga pluit panjang ditiupkan dengan skor 1-0 untuk tim tuan rumah.Dibabak kedua, kedua tim saling jual beli serangan hingga penekanan di jantung pertahanan. Gol kedua Timnas Indonesia di menit ke-68 melalui Muhamad Al Gazani. Berawal umpan sepak pojok dari sisi kanan pertahanan Uzbekistan, dengan sigap Gazani menyambut bola dengan sundulan dan gagal diblok kiper Uzbekistan, Olimjon. Hingga laga usai tidak ada gol tambahan, skor 2-0 bagi kemenangan Indonesia. Dengan hasil ini, Timnas U-17 mengkoleksi empat poin dan menduduki runner up klasemen sementara piala kemerdekaan 2025. Sedangkan pemuncak klasemen adalah Mali dengan enam poin.Sedangkan bagi Uzbekistan, ini adalah kekalahan kedua dan berada di dasar klasemen tanpa poin. Sedangkan peringkat ketiga adalah Tajikistan yang mengumpulkan satu poin.Usai pertandingan, Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto mengucapkan rasa syukur terhadap anak asuhnya, bermain dengan bangga dan menghasilkan tiga poin dalam pertandingan ini."Saya sangat bangga karena dua ujicoba yang dijalani secara kualitas dan pressing sangat puas," kata Nova kepada wartawan, dalam konferensi pers. Nova mengungkapkan dirinya memberikan kesempatan kepada seluruh pemain merasa atmosfer laga di Piala Kemerdekaan tahun 2025."Hari ini, saya berikan kesempatan beberapa pemain yang sebelumnya tidak tampil dan hanya 4 pemain yang sama sebelumnya. Walau begitu tetap banyak evaluasi, saya yakin pemain bisa belajar dari pertandingan ini," kata Nova. Meski meraih kemenangan, Nova mengungkapkan bahwa masih ada catatan dan evaluasi ke depan terkait performa semua pemain, khususnya yang baru bergabung. "Saya cukup puas, meski ada banyak catatan dari pemain seperti Noha dan Eren. Saya masih lihat, apakah mereka pantas kami bawa ke piala dunia. Untuk ke depan, skuat yang ada saat ini masih banyak kekurangan. Seperti Lucas, Nicholas, dan Mike yang belum bergabung," ungkap Nova.Sementara pemain Indonesia, Dimas Adi Prasetyo, mengucap syukur bisa membawa Indonesia meraih kemenangan. Dirinya juga mengucap terima kasih atas dukungan suporter yang hadir maupun masyarakat di rumah. "Saya sangat bersyukur bisa membawa kemenangan untuk tim Indonesia. Saya dan teman-teman sangat terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir di Stadion maupun di rumah," kata Dimas.Laga selanjutnya yang merupakan hari terakhir Piala Kemerdekaan di Stadion Utama Sumut berlangsung Senin 18 Agustus 2025. Pertandingan pertama, Uzbekistan lawan Tajikistan. Sedangkan laga Indonesia dengan Mali pertandingan kedua yang merupakan penentu juara Piala Kemerdekaan 2025.

16 Agustus 2025

Piala Kemerdekaan: Nova Arianto Rotasi Pemain-Tak Anggap Enteng Uzbekistan U-16

LensaDaily - Rotasi pemain akan dilakukan Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto pada laga kedua Piala Kemerdekaan 2025 melawan Uzbekistan di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat 15 Agustus 2025 pukul 19.30 WIB. Nova memastikan tak anggap enteng Uzbekistan meski skuad yang tampil bukan yang akan berlaga di Piala Dunia U-17.Nova memastikan skuad Garuda Muda dalam kondisi siap tempur jelang laga kedua melawan Uzbekistan. Nova menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi prima."Mengenai kondisi pemain, semua pemain dalam kondisi baik dan semuanya siap buat tampil besok. Kita lihat siapa pun pemain yang siap besok, pasti kita akan turunkan, dan semoga bisa maksimal," ujar Nova ditemui di sela latihan tim di Stadion Mini Dispora Sumut, Kamis 14 Agustus 2025 sore.Timnas Indonesia U-17 sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan U-17 pada laga perdana di Stadion Utama Sumut, Selasa 12 Agustus 2025 malam. Nova berharap pada laga kedua ini, timnya mampu tampil lebih baik."Kita tahu kita menghadapi Uzbekistan, walaupun mereka bukan tim yang tampil di Piala Dunia, saya minta pemain tetap fokus. Saya akan mencoba sekali lagi semua pemain yang ada di sini untuk tampil. Kita akan melakukan rotasi dengan beberapa pemain yang belum tampil kemarin, dan saya akan memberi kesempatan kepada mereka," jelasnya.Nova mengungkapkan hampir 50 persen komposisi pemain akan berubah dibanding laga sebelumnya. Ia berharap para pemain yang baru mendapat kesempatan bisa menunjukkan kualitas terbaik."Semoga pemain yang baru bisa memberikan hasil maksimal, karena ini akan menjadi catatan bagi kami setelah turnamen ini, apakah mereka bisa membantu di Piala Dunia nanti," kata pelatih berusia 45 tahun itu.Selain soal strategi, Nova juga menyinggung pentingnya sikap profesional saat merayakan gol. Ia menegaskan, perayaan gol yang berlebihan dan merugikan diri sendiri harus dihindari.  "Yang pasti saya sangat menyayangkan dan berharap itu menjadi kejadian terakhir. Saya selalu pesan kepada pemain, jangan sampai selebrasi membuat sesuatu yang merugikan dirinya sendiri. Lakukan selebrasi seperti biasa, karena kita juga harus menghormati lawan. Semoga ini menjadi pembelajaran," tegasnya.Laga melawan Uzbekistan U-16 menjadi kesempatan bagi Timnas U-17 untuk meraih kemenangan perdana di Piala Kemerdekaan 2025, sekaligus memperkuat persiapan menuju Piala Dunia U-17.

14 Agustus 2025