icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Piala Kemerdekaan: Nova Arianto Rotasi Pemain-Tak Anggap Enteng Uzbekistan U-16

Lensa Daily - Nasional
Kamis, 14 Agt 2025 21:48 WIB

LensaDaily - Rotasi pemain akan dilakukan Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto pada laga kedua Piala Kemerdekaan 2025 melawan Uzbekistan di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat 15 Agustus 2025 pukul 19.30 WIB. Nova memastikan tak anggap enteng Uzbekistan meski skuad yang tampil bukan yang akan berlaga di Piala Dunia U-17.

Nova memastikan skuad Garuda Muda dalam kondisi siap tempur jelang laga kedua melawan Uzbekistan. Nova menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi prima.

"Mengenai kondisi pemain, semua pemain dalam kondisi baik dan semuanya siap buat tampil besok. Kita lihat siapa pun pemain yang siap besok, pasti kita akan turunkan, dan semoga bisa maksimal," ujar Nova ditemui di sela latihan tim di Stadion Mini Dispora Sumut, Kamis 14 Agustus 2025 sore.

Timnas Indonesia U-17 sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan U-17 pada laga perdana di Stadion Utama Sumut, Selasa 12 Agustus 2025 malam. Nova berharap pada laga kedua ini, timnya mampu tampil lebih baik.

"Kita tahu kita menghadapi Uzbekistan, walaupun mereka bukan tim yang tampil di Piala Dunia, saya minta pemain tetap fokus. Saya akan mencoba sekali lagi semua pemain yang ada di sini untuk tampil. Kita akan melakukan rotasi dengan beberapa pemain yang belum tampil kemarin, dan saya akan memberi kesempatan kepada mereka," jelasnya.

Nova mengungkapkan hampir 50 persen komposisi pemain akan berubah dibanding laga sebelumnya. Ia berharap para pemain yang baru mendapat kesempatan bisa menunjukkan kualitas terbaik.

"Semoga pemain yang baru bisa memberikan hasil maksimal, karena ini akan menjadi catatan bagi kami setelah turnamen ini, apakah mereka bisa membantu di Piala Dunia nanti," kata pelatih berusia 45 tahun itu.

Selain soal strategi, Nova juga menyinggung pentingnya sikap profesional saat merayakan gol. Ia menegaskan, perayaan gol yang berlebihan dan merugikan diri sendiri harus dihindari.  

"Yang pasti saya sangat menyayangkan dan berharap itu menjadi kejadian terakhir. Saya selalu pesan kepada pemain, jangan sampai selebrasi membuat sesuatu yang merugikan dirinya sendiri. Lakukan selebrasi seperti biasa, karena kita juga harus menghormati lawan. Semoga ini menjadi pembelajaran," tegasnya.

Laga melawan Uzbekistan U-16 menjadi kesempatan bagi Timnas U-17 untuk meraih kemenangan perdana di Piala Kemerdekaan 2025, sekaligus memperkuat persiapan menuju Piala Dunia U-17.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini