icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Menang 1-0 dari Sriwijaya, Posisi PSMS Medan Belum Aman

Lensa Daily - Nasional
Minggu, 19 Apr 2026 22:58 WIB

LensaDaily - PSMS Medan gagal penuhi ambisi dengan pest gol ke gawang Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu 19 April 2026 malam. Tuan rumah PSMS Medan hanya mampu menang tipis 1-0 dari Sriwijaya FC dengan 2 kartu merah masing-masing tim.

Babak baru berjalan 1 menit, umpan matang Clayton disambar Felipe untuk membawa PSMS unggul cepat. Publik tuan rumah sempat berpikir pesta gol akan terjadi. Sayangnya, itu satu-satunya gol yang tercipta sepanjang 90+ menit.

Sriwijaya FC berusaha bangkit, tapi lini akhir mereka tumpul. Menit 30, Fahrezi (Sriwijaya) mendapat kartu kuning. Menjelang jeda, petaka datang untuk PSMS Antoni diusir wasit Subro Malisi usai melakukan pelanggaran keras di menit 43. Keunggulan jumlah pemain pun beralih ke tim tamu.

Memasuki babak kedua, pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, langsung mengganti tiga pemain untuk meningkatkan daya gedor. 

Namun justru tim tamu yang harus bermain dengan 10 orang setelah wasit meninjau VAR dan mengganjar kartu merah untuk salah satu pemainnya karena pelanggaran brutal.


PSMS kembali unggul jumlah pemain, tapi anehnya mereka justru tampil ketakutan. Pelatih Eko Purdjianto mengakui di babak kedua, pemain terlihat takut mencetak gol. Tidak ada tambahan gol. Tapi inilah sepakbola.

Adlin Cahya cedera dan harus ditandu keluar, digantikan Qadri. Dua peluang emas Rudi Yana di menit 80 dan injury time gagal dimanfaatkan  sundulan dan umpan silangnya melambung sia-sia.

Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan mengaku bangga dengan perlawanan anak asuhnya dengan PSMS. Sriwijaya dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan.

β€œAnak asuh saya sudah maksimal. Kami unggul jumlah pemain di babak pertama, tapi momen itu tidak kami manfaatkan. Maaf atas bahasa kasar ofisial kami. Selamat buat PSMS," ujar Setiawan. 

Sedangkan pelatih PSMS, Eko Purdjianto mengaku fokus ke depan dengan sisa dua pertandingan lawan Persiraja dan laga berat dengan Garudayaksa. "Tapi tekad kami all out. Mudah-mudahan poin penuh," ungkap Eko.

Dengan kemenangan tipis ini, PSMS Medan mengoleksi 34 poin di Grup A. Meski belum aman, posisi mereka masih kokoh. Sebaliknya, Sriwijaya FC resmi terdegradasi setelah musim yang penuh kekecewaan.

Laga ini bukti bahwa sepakbola Indonesia tak pernah kehabisan emosi. Dari gol cepat, kartu merah beruntun, cedera pemain, hingga peluang-peluang mubazir semuanya ada. Warganet sudah ramai membahas keputusan VAR dan ketakutan aneh pemain PSMS di babak kedua.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini