icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Bungkam PSMS di Kandang, Garudayaksa Makin Kokoh di Puncak

Lensa Daily - Nasional
Sabtu, 01 Nov 2025 07:56 WIB

LensaDaily - PSMS Medan dipermalukan dihadapan publik sendiri usai kekalahan yang harus diterima 2-0 dari Garudayaksa FC pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Utama Sumatera Utara Jumat 31 Oktober 2025. Kekalahan ini makin memperlebar jarak poin PSMS dengan Garudayaksa pada klasemen sementara.

Tuan rumah PSMS Medan dengan taktik dan strategi yang sudah disiapkan pelatih. Wasit Fibay Rahmatullah meniup peluit babak pertama dimulai. Garudayaksa tampil berhasil mencetak gol setelah wasit memberikan hadiah pinalti kepada Garudayaksa.

Everton berhasil mengemas menjadi gol. Garudayaksa unggul 1-0. Tertinggal satu gol, Welliansyah sang pelatih memberikan instruksi dari pinggir lapangan. 

Felipe mendapatkan peluang emas di menit "19. Felipe gagal membuat peluang menjadi gol.  Di menit "29 Welliansyah menarik Reyki dan digantikan Marhaen untuk menambah daya dobrak Ayam Kinantan. 

Rapatnya pertahanan Garudayaksa membuat asa tuan rumah makin menurun. Lagi-lagi tuan rumah mendapatkan peluangl lewat Arif Setiawan. Arif mengambil tendangan free kick. Tapi bola masih mengarah ke atas mistar gawang. 

Wasit bunyikan peluit berakhirnya babak pertama. Di babak kedua tuan rumah bermain taktikal. Welli merotasi pemain. Rudiyana masuk menggantikan Hidayat untuk mempertajam serangan. Di menit "60 kedua tim bermain keras. Menit "71 Maring mendapatkan peluang emas. Dewi fortuna belum berpihak pada Ayam Kinantan. Bola hanya bersarang disamping jaring gawang.


Di menit "71 Maring mendapatkan peluang emas di depan gawang namun dewi fortuna belum berpihak pada Ayam Kinantan. Kedua tim masih bermain saling menyerang. Wasit menghentikan sejenak permainan melihat VAR. Sebelumnya, Ryu dilanggar di dalam kotak penalti. 

Akhirnya, wasit kembali menunjuk titik putih. Ryu pun berhasil mengeksekusi bola di menit "76. Skor 2-0 keunggulan Garudayaksa. 

Menjelang injurytime PSMS Medan makin drop ditambah keputusan wasit yang dinilai kurang baik. Garudayaksa makin mudah mencuri bola. Keberuntungan belum berpihak untuk Medan. Skor akhir 2-0 yang harus diterima PSMS kalah di Stadion Utama Sumut.

Perolehan ini tentu memperlebar poin. PSMS Medan masih memperoleh poin 12 sementara Garudayaksa 20. Dalam kesempatan tersebut, Welliansyah memohon maaf kepada warga Sumut dan suporter belum bisa memberikan yang terbaik. 

"Pemain sudah bermain baik. Tapi kondisi ketinggalan 1-0 lewat penalti anak-anak sudah drop. Di babak kedua saya coba bangkitkan semangat. Nah untuk wasit saya enggak bisa komentari. Sekali lagi kami mohon maaf," tutur Welli. 

Erwin Gutawa sang pemain bertahan kecewa dengan keputusan wasit. Namun begitu, Erwin berharap kinerja wasit lebih baik lagi.  "Saya juga minta maaf pada suporter. Kita sudah memberikan segalanya di lapangan. Saya minta kinerja dan keputusan wasit harus diperbaiki," tutup Erwin. 

Semwntara itu,  pelatih Garudayaksa, Khamid Mulyono mengucapkan rasa syukurnya bisa mencuri poin di kandang lawan. "Alhamdulillah sesuai misi kita bisa mencuri angka di kandang lawan. Kita juga sudah melihat dimana kelebihan dan kekurangan tim lawan (PSMS). Untuk keputusan wasit kita tidak bisa menghakimi. VAR sudah ada," ungkap Khamid.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini