icon

LensaDaily.com

Kategori Berita

Cabang Berita

Pilih Tema:

Kapolri Murka Oknum Brimob Polda Maluku Hajar Siswa dengan Helm hingga Tewas

Lensa Daily - Nasional
Senin, 23 Feb 2026 10:47 WIB

LensaDaily - Kapolri Jenderal Polisi LIstyo Sigit Prabowo murka keberingasan oknum Brimob Polda Maluku Bripda Masias Siahaya alias MS yang menganiaya seorang pelajar hingga tewas akibat hantaman keras helm ke wajah korban. Peristiwa penganiayaan ini pun dinilai Kapolri mencoreng institusi.

“Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai marwah institusi Brimob yang harusnya melindungi masyarakat,” ujar Kapolri, Senin 23 Februari 2026.

Menurut Jenderal Sigit, insiden tersebut tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga melukai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Kapolri pun menyampaikan duka cita secara langsung kepada keluarga korban.

“Saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam terhadap seluruh keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi,” ungkap Kapolri.

Dipastikan Jenderal Sigit, proses hukum terhadap Bripda Masias Siahaya akan berjalan tanpa kompromi. Kapolri juga telah memberi instruksi tegas agar perkara ini dibongkar secara menyeluruh.


Peristiwa itu terjadi di ruas Jalan Marren, tidak jauh dari RSUD Maren dan Universitas Uningrat, seusai waktu sahur. Korban saat itu melintas bersama kakaknya, Nasri Karim (15), menggunakan sepeda motor masing-masing pada Kamis 19 Februari 2026.

Menurut keterangan keluarga, keduanya sempat melewati ruas jalan yang disebut kerap menjadi lokasi balapan liar dan dijaga sejumlah anggota Brimob.

Setibanya di lokasi kejadian, korban yang berada di posisi belakang diduga dipukul pada bagian muka menggunakan helm oleh Bripda MS. Hantaman tersebut membuat korban kehilangan kendali, terjatuh ke aspal, dan mengalami cedera berat di kepala.

Nasri juga mengaku sempat diinterogasi dan ditekan untuk mengakui bahwa mereka terlibat dalam balapan liar. Ia membantah tudingan tersebut dan menyatakan mereka hanya berkendara setelah sahur hingga akhirnya keberingasan Bripda Masias menghentikan laju kendaraan abang adik itu.

Komentar Postingan

Belum Ada Komentar Untuk Postingan Ini